To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
23/30



Zhen Yuan beranjak pergi dari restoran itu ketika sebuah rombongan dengan pakaian hitam- hitam datang dan duduk di beberapa kursi dekat tempat Zhen Yuan. Mereka tidak menahan aura kekuatan mereka sama sekali yang merupakan kultivator Bijak Awal. Awalnya, pemuda itu tidak peduli pada mereka, namun kemudian percakapan mereka yang membuat Zhen Yuan berhenti bergerak.


“Apa kau tahu jika murid dari tetua tertinggi sekarang telah menjadi kultivator Bijak Sejati dan telah melewati kesengsaraan surgawi”


“Yah itu benar, saya dengar muridnya bahkan hanya berumur 20 tahun dan telah mencapai prestasi yang begitu mengagumkan. Bahkan diantara kita tidak ada yang mencapai kekuatan seperti itu di usia yang begitu muda.”


“Itu karena bakat bawaannya yang cocok dengan teknik tertinggi klan. Yang mengejutkan hal itu mengubah kesengsaraan surgawinya menjadi petir hitam yang menakutkan.”


“Kalian semua mendengar informasi begitu jelek. Apa kalian tahu jika bakat bawaannya itu berkaitan dengan Pembunuhan dan termasuk bakat bawaan yang sangat langka”


Yang menarik untuk Zhen Yuan bukanlah apa- apa melainkan bakat bawaan Pembunuhan yang sedikit mirip dengan apa yang dimiliki oleh Liu. Pembicaraan itu terus berlanjut hingga Zhen Yuan mengetahui bahwa pemuda berbakat itu sekarang telah menjalani pelatihan tertutup untuk dapat mencapai Ranah Bijak lapisan 5 dan ditemani oleh 3 orang yang memiliki kekuatan setara dengan Mayor di Pulau Utama.


Sayang sekali, Zhen Yuan tidak mendapatkan informasi tentang tempat mereka melakukan pelatihan jika tidak maka ia akan segera kesana dan memeriksa apakah pemuda itu adalah Liu atau bukan. “Sayang sekali saya mengharapkan banyak informasi dari mereka yang hanyalah tetua biasa. Tapi saya mungkin akan bisa mendapakan informasi yang lebih jelas dimasa depan”


Zhen Yuan tidak khawatir untuk kehilangan sumber informasi. Keahlian utamanya diantara semua kemampuan adalah mengumpulkan informasi. Segera ia membayar pesanannya sekaligus memberikan sebuah kotak kecil pada pelayan.


“Berikan ini pada kelompok yang memakai pakaian hitam disana. Katakan terimakasih atas informasinya. Dan saya menunggu informasi selanjutnya dari mereka” ucap Zhen Yuan sambil menunjuk kelompok yang masih sibuk bercerita.


Pelayan yang polos itu hanya mengangguk patuh, ia telah bahagia mendapatkan tip dari Zhen Yuan sehingga tidak peduli dengan permintaannya yang mungkin dapat membahayakan nyawa. Zhen Yuan sama sekali tidak peduli dengan pelayan itu, bagaimanapun, ia yang menyetujuinya lebih dulu. Di dunia ini, seorang harus berhati- hati dalam melakukan tindakan.


Setelah itu Zhen Yuan pergi dari restoran itu dan mulai mencari jalan keluar ke dunia yang asli. Meski kehidupan yang dibangun didalam dunia kecil itu sangat bagus dan indah namun tetap saja itu adalah dunia kecil .


Pada akhirnya, Zhen Yuan harus rela meninggalkan dunia kecil itu dengan kehilangan 10 kristal merah dengan percuma. Ia harus menyuap seorang penjaga disana demi mengetahui cara meninggalkan dunia kecil itu.


Zhen Yuan akhirnya keluar dari dunia kecil tersebut, rupanya dunia kecil itu milik salah satu kekuatan tingkat atas yang ada di pulau Kelompok Surga. Kekuatan itu setidaknya memiliki 10 dunia kecil yang serupa.


Pemuda itu segera mencari informasi mengenai Pulau Kelompok Surga lebih jauh, sebab itu ia putuskan untuk mencari perpustakaan terdekat. Sama dengan dunia kecil yang ia datangi, perpustakan itu juga dikelola oleh kekuatan yang sama.


“3 kristal merah untuk membaca di lantai dasar, dan kelipatan dua untuk setiap naik lantai!” Penjaga berjubah merah duduk di depan pintu perpustakaan sambil memperingati orang- orang yang masuk. Pemuda itu menggeleng pelan, semuanya menjadi sangat pemerasan disini. Bahkan memasuki perpustakaan juga harus membayar mahal.


“Kau bisa meletakkan pembayaran kristalmu pada sebuah kotak formasi di depan pintu perpustakan dan tangga.” 


Zhen Yuan mendengus dingin lalu meletakkan 3 kristal merah di pintu perpustakaan. Sebuah penghalang transapan terbuka dan menampilkan isi dari dalam perpustaakn tersebut. Awalnya Zhen Yuan tidak dapat melihatnya karena mereka tertutup formasi. Ia juga tidak dapat membukanya dengan energi spiritual karena itu akan memperingatkan penjaga jubah merah di depan pintu.


Walau kekuatan Zhen Yuan saat ini telah menyamai kultivator Bijak Master sendirian namun di pulau Kelompok Surga atau bahkan di kepulauan Terbuang, paling tidak ia hanyalah seorang Letnan tingkat atas, bahkan penjaga perpustakaan memancarkan aura Bijak lapisan awal yang jauh lebih kuat dari Zhen Yuan saat ini. Kecuali jika ia bergabung dengan Singa Kecil dan Kaisar Iblis mungkin ketiganya dapat berakhir imbang dengan penjaga.


Sebab itu Zhen Yuan tidak ingin mencari masalah lebih lanjut dan mulai memasuki perpustakaan. Berbeda dengan perpustakaan di dataran, perpustakaan disini jauh lebih modern. Itu dilengkapi dengan fitur pencarian sehingga mereka tidak perlu lama mencari satu persatu buku dan lembaran yang tersimpan. Mereka hanya perlu mengatakan kata kunci tentang informasi yang ingin dicari lalu itu akan menampilkan beberapa pilihan buku beserta tata letaknya. Zhen Yuan menyebutkan kata kunci Devisi Surgawi namun kemudian informasi yang muncul mengatakan jika informasi tidak berada di lantai rendah.


Segera Zhen Yuan naik ke lantai dua dengan menggunakan 6 kristal merah namun sama seperti di lantai sebelumnya, Zhen Yuan mendapatkan informasi tidak berada di lantai rendah. Akhirnya karena tidak ingin rugi, Zhen Yuan naik dilantai 5 yang merupakan puncak dari perpustakaan. Ia mengeluarkan 15 kristal merah sebelum memasuki lantai puncak.


Kali ini Zhen Yuan puas sebab 3 buku telah muncul setelah ia  menyebutkan kata kunci. Ia segera mengambil ketiga buku itu lalu duduk disebuah bangku kayu yang disediakan. Di lantai puncak, hanya Zhen Yuan yang ada membuatnya terlihat menguasai seluruh buku yang ada.


Jika seorang teman dari masa lalu melihat Zhen Yuan membaca buku maka ia akan terkejut atau bahkan tidak percaya. Sebab Zhen Yuan adalah Dewa Pengetahuan yang mendapatkan berkah pengetahuan tak terbatas dari surga. Tidak ada pengetahuan yang tidak diketahuinya. Tapi sekarang ia mencari tahu tentang Devisi Surgawi yang sama sekali tidak ada di pengetahuannya.