To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Untuk Waktu Yang Lama



Lima tahun kemudian, sosok remaja itu kini telah berubah menjadi sosok pemuda yang tampan. Alisnya yang setajam pedang dengan mata giok menambah kesan bagi para gadis untuk jatuh cinta padanya.


Pemuda itu terlihat duduk di sebuah batu besar di sebuah halaman dengan atap langit berbintang. Ia membuka matanya dan menatap tajam ke langit.


“Kemarahan Petir- Badai Kilat! Menyatu!” Ia tiba- tiba berteriak ke langit dengan energi yang sangat kuat keluar dari tubuhnya. Energi itu berubah menjadi sepuluh petir yang kemudian bertambah seiring waktu. Lama kelamaan jumlah petir yang muncul mencapai lebih dari sepuluh ribu. Setiap petir membentuk naga raksasa dengan kekuatan yang mampu mengguncang langit dan bumi.


“Kemarahan Petir- Sayap Petir! Menyatu!” sebuah sayap yang terbentuk dari petir berwarna merah ke kuningan muncul di punggung pemuda tersebut. Dengan secepat kilat, pemuda itu bergerak melewati 10 ribu naga petir tanpa tersentuh sedikitpun.


Setelah melewatinya, pemuda itu tertawa keras dan membuat Sayap petir maupun badai menghilang secara tiba- tiba.


“Akhirnya! Setelah lima tahun berlalu, saya berhasil menguasai kedua teknik mortal dan menggabungkannya dengan Kemarahan Petir!” Pemuda itu tidak lain adalah Zhen Yuan.


Ia telah berkultivasi selama 5 tahun tanpa henti dan menghasilkan kemajuan yang hebat. Kini ia sangat percaya diri menantang para kultivator lapisan 9.


“Sangat disayangkan Kemarahan Petir belum berubah menjadi teknik Mortal. Jika saja itu terjadi maka saya tidak perlu takut dengan kultivator Mortal Sejati!” Zhen Yuan mengepalkan tinjunya, mencoba merasakan kekuatan yang ia miliki sekarang ini.


“Saya mungkin menjadi orang pertama yang menguasai 2 teknik Mortal di pada ranah Jiwa lapisan ke dua!”


“Saya akan menamai kedua jurus itu dengan Badai Kemarahan dan Sayap Kemarahan!”


Diistana pusat, tepatnya istana pill tempat fraksi Zhen Yuan tinggal, dua orang pria sedang mengajarkan sosok remaja berumur 15 tahun berlatih teknik beladiri. Keduanya tidak lain adalah Botak Kun dan Shu Lian yang kini terlihat masih muda walau telah berumur 30 tahun.


“Tuan Zhen telah berlatih selama lebih dari 5 tahun, namun belum ada kabar darinya. Apakah ia baik- baik saja?”  Sosok Remaja itu bertanya pada keduanya. Ia terlihat sangat khawatir pada Zhen Yuan.


“Baisheng, kau tidak perlu mengkhawatirkan orang seperti Master Zhen. Bagaimana monster sepertinya dapat terbunuh dengan begitu mudah? Saya akan percaya master Zhen terbunuh jika sesuatu yang besar terjadi, seperti dikeroyok oleh 5 jendral iblis.” Ucap Shu Lian sambil tertawa lebar.


“Saudara Shu, tidak baik untuk mengatakan hal seperti itu!” Botak Kun segera menegurnya.


Percakapan ketiganya berhenti ketika seorang wanita cantik memasuki tempat latihan. Wanita itu mengenakan gaun merah muda lengkap dengan mahkota berlian di kepalanya.


“Suami, apakah sudah ada kabar mengenai Master Zhen?” tanya wanita itu pada Shu Lian.


Wanita cantik itu tidak lain adalah Putri Embert, ia sekarang telah tumbuh menjadi master kelas 6 yang cukup terpandang di istana pusat. Ia juga telah menjadi salah satu tetua tetap dan mengikuti faksi Zhen Yuan. Begitu pula dengan Botak Kun dan Shu Lian, mereka juga menjadi tetua tetap istana pusat karena telah menjadi master kelas 7.


“Belum ada kabar, tapi master Zhen Yuan pasti akan kembali. Mengingat dunia ini telah sangat kacau setelah kepergiannya” jawab Shu Lian sambil merangkul istrinya itu.


Botak Kun menggelengkan kepalanya pelan melihat tingkah pasangan itu. Ia menarik Baisheng menjauh sebab adegan selanjutnya akan menjadi adegan dewasa yang tidak boleh dilihat oleh remaja sepertinya.