
“Kita akan melihatnya nanti, jika ia belum membukanya maka saya tidak akan memberinya hukuman.” jawaban sang ratu terdengar tidak yakin, tapi Du Lian tidak memiliki banyak waktu untuk kembali bertanya. Semakin cepat ia memanggil Zhen Yuan maka semakin baik. Sebab itu, Du Lian memanggil Zhen Yuan dengan teknik yang telah diajarkan oleh pemuda itu sebelumnya.
Jauh di arah yang berbeda, seorang pemuda yang tengah bermeditasi membuka matanya, ia menatap sebuah arah yang jauh dari sana. “Du Lian menggunakan teknik ini? Apakah ia menemui bahaya?”
Zhen Yuan segera berdiri dari meditasinya, ia saat ini sedang mempelajari teknik Pengendali Serangga dan telah berhasil menguasai dasarnya. Ia masih ingin melanjutkannya tapi Du Lian tiba- tiba memanggilnya menggunakan teknik Pemanggilan Jiwa.
Dengan menggunakan teknik gerakkan Neteer Mendalam, Zhen Yuan melesat bagaikan angin menuju arah yang ditunjukkan oleh pemanggilan Jiwa Du Lian.
Butuh beberapa menit untuk Zhen Yuan melihat sebuah istana megah yang anehnya dibangun pada sebuah pucuk pohon yang sangat tinggi. Ketika tiba, ia segera menyadari bahwa terdapat puluhan ribu kepik hijau surgawi mengepung istana tersebut.
Terkejut dengan jumlahnya, Zhen Yuan berniat untuk bersembunyi dan melihat situasi lebih dekat tapi sebelum ia menemukan tempat persembunyian yang tepat, sebuah serangan jiwa yang sangat kuat menyambar kearahnya.
Pemuda itu tidak memiliki kesempatan untuk bersembunyi karena serangan itu membuatnya harus menghindar dan menampakkan dirinya pada puluhan ribu serangga Kepik Surgawi yang ada.
“Sialan!” Zhen Yuan bersiap mengerahkan kekuatan penuhnya, ketika seorang wanita keluar dari istana itu dan menghentikannya.
“Du Lian? Bagaimana keadaanmu? mengapa kau bisa ditangkap oleh mereka?” tanya Zhen Yuan. Ia mendekati Du Lian yang juga berjalan kearahnya.
Tapi seorang wanita cantik lainnya keluar dari istana megah tersebut. Wanita itu memiliki sayap kepik berbintik hijau dipunggungnya dengan dua antena melekat di dahinya. Zhen Yuan segera menyadari jika wanita itu adalah serangga kepik Hijau Surgawi.
“Untuk dapat berubah menjadi wujud manusia seperti itu tidak diragukan lagi bahwa umurnya melebihi batas maksimal yang telah ditentukan.” Zhen Yuan tercengang melihatnya.
“Zhen Yuan, kau tidak perlu melakukan hal itu! Mereka disini ingin berbicara baik- baik dengan kita” Du Lian menenangkan Zhen Yuan.
Zhen Yuan melirik Du Lian, “Jika begitu mengapa kau menggunakan metode pemanggilan jiwa? Jika saya tidak menghormati patriark Duchong, saya tidak akan melihatmu setelah ini”
Zhen Yuan berkata dengan kesal. Ia awalnya mengira Du Lian menggunakan teknik itu karena sedang dalam bahaya, tapi ternyata itu tidak sepenting yang ia pikirkan. Zhen Yuan harus menghabiskan sepertiga energi yang ia miliki untuk mengerahkan teknik Neteer Mendalam agar ia dapat sampai dengan kecepatan maksimal dan menyelamatkan Du Lian kini terbuang sia- sia.
Du Lian tersentak mendengar ucapan Zhen Yuan, ia mengigit bibir bawahnya lalu menunduk. “Maaf!” ucapnya pelan.
Zhen Yuan tidak terlalu menghiraukan ucapan maafnya, saat ini ia menatap ratu Kepik Hijau yang telah berubah menjadi wanita cantik dibelakang Du Lian.
“Anak muda, kau terlalu pemarah. Saya menyuruhnya memanggilmu secepatnya untuk kebaikanmu sendiri.” ucap ratu kepik dengan tenang.
Zhen Yuan bingung, “Maksudnya?”
“Saya telah menduga jika menghilangnya gulungan teknik pengendalian serangga surgawi ada kaitanya denganmu. Sebab itu sebelum semuanya menjadi rumit, lebih baik kau menyerahkannya kembali padaku” ucap ratu kepik sambil menjulurkan tangannya pada Zhen Yuan.
Zhen Yuan mengangkat bahunya, “Saya memang yang mengambil gulungan itu, tapi sekarang ini saya tidak bisa mengembalikannya pada kalian”
“Maksudmu?” aura sang ratu kepik secara tidak sengaja keluar dari tubuhnya.
“Saya sudah mempelajarinya” Zhen Yuan mengangkat bahunya acuh.
“APA?!” sang ratu mengeluarkan auranya yang setara dengan kultivator lapisan 8 membawa tekanan yang kuat bagi kepik surgawi yang ada disekitarnya.
Du Lian juga tercengang mendengar jawaban Zhen Yuan, sedikit ia merasakan sakit hati namun ia juga merasa gembira disisi lainnya.
Sang Ratu tidak lagi bisa menahan amarahnya, ia kembali berubah wujud menjadi seekor kepik surgawi dengan besar seperti bola basket. Ia menuju Zhen Yuan dengan kecepatan tinggi bersama dengan kabut hijau pekat yang keluar dari asapnya.
“Cih!” Zhen Yuan mendengus kesal, ia kemudian menggerakkan kedua tangannya lalu mulai bergerak cepat dari kiri ke kanan membentuk beberapa gerakan dasar. Tak lama sekitar dua ribu serangga kepik yang ada disana bergerak tak terkendali dan menuju Zhen Yuan dalam kecepatan tinggi.
Serangga- serangga tersebut kemudian membentuk sebuah perisai pertahanan didepan Zhen Yuan dibelakangnya terdapat dinding formasi yang juga dibentuk oleh Zhen Yuan dalam hitungan detik. Sejak menguasai penguasaan dasar, ia telah memiliki kemampuan untuk mengendalikan seribu hingga dua ribu serangga.
Ratu Kepik terkejut dengan kejadian tersebut, ia ingin berhenti ketika melihat bangsanya sendiri jauh dari serangannya sendiri tapi sayang jaraknya telah sangat dekat dan tidak memiliki waktu untuk membatalkannya.
Zhen Yuan menggerakkan tangannya kedepan dan membuat perisai itu akhirnya menabrak serangan ratu Kepik. Mereka semua hancur lebur ketika bertabrakan dengan serangan Ratu Kepik.
“TIDAKK! SAYA AKAN MEMBUNUMU!” Ratu Kepik telah dikuasai emosi kembali menyerang Zhen Yuan. Ia kali ini menggunakan salah satu jurus bawaan yang ia miliki.