To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Ikut Campur



Zhen Yuan cukup terbiasa dengan pemandangan seperti itu, namun tidak dengan yang lainnya. Botak Kun, Shu Lian dan Baiseng masih sering berdecak kagum melihat keindahan kota. Apalagi sepanjang jalan, mereka dapat merasakan beberapa kultivator jiwa dan roh puncak yang mana keberadan seperti itu sosok yang amat tinggi diwilayah rendah.


“Lepaskan! Kalian tidak boleh merebutnya, saya membelinya lebih dulu” terdengar suara keras dari seorang wanita di sebelah kelompok 4 itu. Sontak mereka menoleh melihat sang wanita yang begitu marah kepada tiga orang pria dihadapannya.


“Hehehe... Cantik, jika kau ingin memiliki kalung ini maka kau harus ikut bersama kami menikmati malam ini dengan penuh gairah” ucap salah seorang dari ketiganya. Ia memamerkan sebuah kalung itu tepat di sang wanita.


Wanita itu merengut kesal, mencoba merebut kalung dari tangan sang pria. Tapi kemudian pria itu bergerak cepat memundurkan tangannya lalu tangan lainnya dengan cepat menahan tangan sang wanita.


“Turuti saja kami malam ini! Kau tidak akan menyesal” ucap sang pria lagi sambil mencengkram tangan sang wanita dengan keras. Kali ini sang wanita meringis keras merasakan sakit ditangannya.


Botak Kun yang melihatnya sungguh tidak dapat menghentikan geraknya, ia tidak tahu mengapa tangannya tiba- tiba mengeluarkan jurus tapak kearah sang pria.


Jurus tapak Botak Kun memancarkan aura roh yang kuat membuat sang pria terkejut. Ia memiliki gerakan cepat mendorong sang wanita kebelakang dan membuatnya terjatuh lalu dengan telapak tangannya ia menahan tapak Botak Kun.


Meski berhasil menahan tepat waktu, wajah sang pria sedikit memucat dan terdorong mundur dua langkah. Pria itu menoleh kearah Botak Kun  yang kini tengah membantu sang wanita untuk berdiri.


“Ah tidak! Kalungnya” Sang wanita sedikit menjerit melihat kalung permata yang hancur ditanah. Pria sebelumnya menahan tapak Botak Kun menggunakan tangan yang memegang kalung sang wanita. Karena itulah kalung itu pecah.


“Maafkan saya” Botak Kun segera meminta maaf, merasa bersalah pada sang wanita.


“Tidak! Ini bukan salahmu.” Tapi sang wanita menggeleng, ia kemudian menunjuk ke arah 3 pria yang kini menatap keduanya dengan penuh amarah.


Walau sepanjang waktu akan terjadi pertarungan dan perkelahian di kota Bintang Merah, namun tetap saja tindakan Botak Kun membuat beberapa orang yang kebetulan berada disekitar melihat tindakannya. Mereka kemudian berdiri menonton karena merasa akan ada pertunjukan yang bagus.


“Saudara, mengapa kau menyerangku sebelumnya? Saya ingat ini baru kali pertama kita bertemu bukan?” Meski pria itu sangat marah dan jengkel pada Botak Kun, namun setelah pertukaran serangan sebelumnya. Ia dapat memastikan beberapa hal dari Botak Kun dan kekuatan dari pria itu tidaklah lebih rendah atau mungkin lebih tinggi darinya.Sebab itu ia tidak boleh bertindak gegabah.


“Hmph! Saudara bisa saya maafkan jika menyebutkan asal saudara. Mungkin saja kita memiliki hubungan yang baik dimasa lalu” ucap pria itu.


Botak Kun menyadari bahwa pria itu mencoba menguak identitas dan asalnya. Tapi melihat Zhen Yuan masih berdiam diri dipinggir sambil menonton membuat Botak Kun sedikit percaya diri. Ia kemudian berkata bahwa dirinya berasal dari sekte Obat Mujarab.


Alis ketiga pria itu bersama sang wanita disebelah Botak Kun mengerut dalam. Mereka mencoba mengingat nama sekte Obat Mujarab dalam ingatan mereka.


“Dimana sekte Obat Mujarab itu? Saya sepertinya baru mendengarnya untuk pertama kali” seorang penonton juga ikut kebingungan.


“Ya, saya rasa tidak ada sekte bernama Obat Mujarab di wilayah pusat, apakah mungkin ia berasal dari wilayah tengah?” tanya yang lainnya.


Melihat mereka semua bingung dan tidak mengetahui sekte Obat Mujarab, Botak Kun kemudian menambahkan asal wilayahnya. Kali ini kebingungan orang- orang berubah menjadi tanda jijik dan merendahkan, jelas bahwa mereka semua memandang rendah orang- orang dari wilayah rendah.


Ketiga pria itu juga sedikit terkejut lalu kemudian tersenyum puas. Raut wajah ragu- ragu mereka tidak lagi nampak sementara sang wanita melirik ke belakang menatap Botak Kun. “Pergilah secepatnya. Saya akan mencoba untuk menahan mereka.” ucap sang wanita pada Botak Kun.


Kali ini Botak Kun yang terlihat bingung, “Kenapa kau menyuruhku untuk pergi? Saya disini untuk melindungimu” ucapnya


Sang wanita sedikit tersenyum, “Terimakasih karena berniat untuk melindungiku. Tapi yakinlah, dengan kekuatanmu kau tidak bisa menyinggung mereka” Sang wanita tidak berhenti untuk memperingatkan Botak Kun.


“Mereka bertiga adalah murid- murid dari sekte Muara Dalam, salah satu sekte kerajaan Blue Moon. Orang yang tidak bisa kau singgung” ucapnya sambil mendorong Botak Kun menjauh.


Botak Kun belum sempat membalas, tapi sang wanita telah mengeluarkan kekuatannya yang setara kultivator lapisan 8. Botak Kun sungguh terkejut melihat kekuatan dari wanita yang nampak lemah itu. Sementara 3 pria lainnya juga mengeluarkan aura yang sama kuatnya dengan sang wanita membuat Botak Kun kembali terkejut.