
Berita mengenai kemampuan Zhen Yuan membuat 10 pill Esensi Jiwa dengan satu stok bahan membuat banyak master terkejut, bahkan para tetua utama juga ikut penasaran bagaimana Zhen Yuan memurnikannya.
Diruangannya, pemimpin tetua utama itu bernama Leng Wuchang. Ia sangat kesal ketika mendengar keterampilan Zhen Yuan. Di belakangnya, telah berdiri beberapa tetua tinggi yang menjadi pengikut setianya. Mereka sangat ketakutan melihat pemimpin mereka begitu marah.
“Bagaimana Zhen Yuan itu membuat pill Esensi Jiwa dengan begitu baik? Apakah resep yang ia berikan salah?” Leng Wuchang berpikir. Tapi ia segera menggeleng, “Tidak! Saya tidak mungkin berhasil membuat pill Esensi Jiwa jika resep itu salah. Ini berarti ada beberapa trik yang membuat keunggulan dari Zhen Yuan” Ia menyimpulkan.
Melirik ke 10 tetua tinggi dibelakangnya, Leng Wuchang mendengus kesal. “Tetua Fenglai, sepertinya anda tidak begitu tulus bergabung dengan faksi yang saya miliki. Anda pasti ingin menggunakan saya untuk membalas Zhen Yuan”
Tetua Fenglai tergagap ketika Leng Wuchang mengetahui niatnya. “Tuan, saya tidak bermaksud seperti itu. Tapi saya bergabung ke dalam faksi anda karena ingin mendukung tuan untuk mendapatkan resep yang sesungguhnya dari Pill Esensi Jiwa.”
“Resep Asli?” Leng Wuchang bingung.
Tetua Fenglai segera menjelaskan bahwa menurut asumsinya, Zhen Yuan melakukan beberapa trik khusus. “Beberapa obat langka dan istimewa memiliki penanganan khusus dan berbeda dengan kebanyakan pill lainnya. Begitu pula dengan Pill Esensi Jiwa, pasti ada tahapan khusus yang membuat Zhen Yuan mencapai hasil yang begitu tinggi.”
“Maksudnya?”
“Maksudnya adalah Zhen Yuan tidak memberikan anda trik khusus itu karena tidak ingin jika ada orang yang bersaing dengannya. Keunggulan Zhen Yuan itu hanya pada Pill Esensi Jiwa, jika ia kehilangan itu maka habislah riwayatnya sebagai tetua tinggi”
Tetua Fenglai sungguh pandai dalam membuat provokasi, Leng Wuchang yang seorang pemimpin tetua utama pun tidak luput darinya.
“Kalau begitu kita harus mendapatkannya!” Leng Wuchang bertekad.
Tetua Fenglai kembali berkata, “Tuan, saya memiliki ide untuk mendapatkan trik itu dari Zhen Yuan!”
Leng Wuchang terkejut, ia sedikit kagum dengan tetua Fenglai. “Apa itu?”
“Saya telah menyadari jika Zhen Yuan selain licik dia juga seorang pemikir! Akan sangat merugikan jika kita dengan terang- terangan memaksanya maka ia pasti akan melawan balik. Sebab itu kita perlu beberapa bidak untuk digerakkan dalam kegelapan”
Leng Wuchang memperhatikan, Fenglai mengambil salah satu bidak prajurit di depannya lalu kemudian sisi catur berwarna putih memakan bidak prajurit hitam.
“Saya telah kehilangan anak dan beberapa tetua tetap karena ini! Namun juga itu membuat langkah Zhen Yuan digiring dalam kegelapan. Jika kita menggunakan kuda dan benteng untuk mengepungnya maka mau tidak mau ia harus terus berjalan kedepan menuju sang raja dan mentri yang telah siap memakannya.”
Tetua Fenglai menggerakkan kuda dan benteng mereka secara bersamaan yang kemudian menutupi bidak catur putih. Bidak catur putih itu hanya bisa melangkah ke depan menuju sang raja dan mentri.
Leng Wuchang berdiri tegang, “Tapi dimana kita mendapatkan kedua bidak itu?”
“Mudah saja! Saya telah menyelidiki latar belakang Zhen Yuan. Ia berasal dari sekte Obat Mujarab yang menjadi sekte terbesar diwilayah tengah dan rendah untuk saat ini. Sekte itu memiliki permusuhan dengan 3 dari 4 sekte utama di kerajaan Blue Moon. Sekte Muara Dalam, Pedang Petir dan Seribu Pill. Ketiganya kini membentuk aliansi”
Leng Wuchang mengangguk, “lalu siapa yang menjadi benteng? Kekuatannya setidaknya harus sama seperti kuda.”
Tetua Fenglai dengan senyum lebar berkata, “Keluarga Zhen!”
“Keluarga Zhen? Apakah Zhen Yuan memiliki permusuhan dengan keluarga Zhen?”
“Bukan hanya permusuhan tapi lebih dari itu. Tuan muda pertama, Zhen Tian dan Putri Zhen Rou memiliki dendam kepada Zhen Yuan. Dikabarkan kematian dari seluruh alkemis kelas 6 keluarga Zhen juga berkaitan dengan Zhen Yuan.”
Efektivitas Fenglai tidak diragukan lagi, ia telah mengumpulkan banyak informasi mengenai Zhen Yuan seolah seluruh tentang pemuda itu ada di telapak tangannya.