
Daya yang kuat menarik salah satu Hiu Kembar terangkat keudara lalu Wang Jian melepaskan gravitasi yang kuat dan membuat hiu itu terhempas ke laut dan menimbulkan gelombang tsunami setinggi 20 meter.
Tapi gelombang tsunami itu seakan menemukan penghalangnya dan kembali menabrak Hiu dan membuatnya terluka parah. Tidak ingin ketinggalan Ling Huier juga melepaskan serangannya, kali ini gelombang tsunami yang datang dalam sekejap di bekukan dan membentuk pedang es yang sangat panjang. Dipadukan dengan gaya gravitasi yang kuat, pedang itu segera meluncur dan melukai ekor Hiu.
“Saya juga ingin membunuhnya” Wang Jian berteriak, Ia melepaskan gravitasi yang jauh lebih kuat dari yang pertama. Lalu mengangkat air laut yang tak terhitung banyaknya untuk jatuh tepat di atas kepala ikan hiu.
Ikan Hiu itu hancur dan tenggelam kedasar laut menyisakan aura pertarungan dan darah. Wang Jian dan Ling Huier saling menatap. Keduanya berpikir jika lawan telah tewas, sayang sekali Zhen Yuan baru saja ingin mengingatkan jika terdapat riak yang besar dari dasar laut menuju keduanya.
Selain Zhen Yuan, nona Seven juga merasakan riak tersebut. Ia menatap keduanya dengan tatapan dingin sebelum melanjutkan duelnya dengan hiu lainnya. Ia nampak mengharapkan hal ini dan berharap jika keduanya tidak selamat. Jika itu terjadi maka rencanya akan semakin mudah.
Zhen Yuan sadar tidak memiliki waktu untuk memberi tahu mereka, sebab itu ia refleks melemparkan salah satu formasi tersembunyi yang ia simpan secara pribadi dilengan bajunya. Formasi dengan sinar keemasan yang disertai dengan beberapa sinar merah.
Formasi itu merupakan formasi perlindungan paling kuat yang dimiliki oleh Zhen Yuan. Ia bahkan mampu bertahan dari serangan kultivator Bijak Puncak. Tentu saja, energi dan pemakaiannya akan merugikan bagi pengguna.
Formasi tersebut berubah menjadi sebuah payung emas yang melindungi Wang Jian dan Ling Huier ketika gelombang ratusan gigi yang tajam keluar dari lautan dan bergegas menuju keduanya.
Keduanya terkejut mendapati ratusan gigi hiu yang sangat tajam itu terlempar, mereka bahkan tidak memiliki waktu untuk menghindar ketika payung emas muncul dan menahan seluruh serangan hingga selesai.
“Hiu itu memutuskan untuk meledakkan dirinya dan memberikan serangan terkuat mereka. Gigi mereka kini berubah menjadi ratusan senjata lempar yang sekuat senjata kelas 5.” Wang Jian masih melihat ngeri kepada sisa mayat hiu yang kini telah mengambang.
“Untungnya adik Zhen Yuan menolong kita, saya Ling Huier berhutang nyawa pada adik Zhen” Nada Ling Huier semakin ramah dan baik pada Zhen Yuan, sangat berbeda dengan nadanya di awal.
Nona Seven tidak menyadari apa yang terjadi karena lawannya juga memutuskan untuk meledakkan diri dan menggunakan kekuatan terkuatnya untuk melukai wanita itu. Sayangnya nona Seven memiliki tameng kelas 4 yang juga menjadi senjata terkuatnya saat ini. Bahkan tameng itu nyaris tidak dapat melindunginya.
Wanita itu berbalik dan bersiap melihat mayat dari Wang Jian dan Ling Huier namun ia terpengarah melihat keduanya baik- baik saja tanpa luka sedikitpun. Entah ia menjadi sangat kesal dan menyalahkan hiu itu tidak kompeten. Ia juga sangat penasaran dengan cara yang dipakai oleh Wang Jian maupun Ling Huier untuk berurusan dengan serangan putus asa hiu kembar.
Namun menanyakannya akan membawa kecurigaan yang tidak perlu. Menanyakan secara langsung akan membuktikan jika ia menyadari serangan yang ada namun tidak memperingatkan Wang Jian dan Ling Huier, seoalah berharap keduanya tewas.
Nona Seven segera mengubah sikapnya dan kembali ke dekat kereta formasi. Kelihaian nona Seven cukup tinggi, Wang Jian maupun Ling Huier sama sekali tidak merasakan perubahan yang terjadi namun tidak bagi Zhen Yuan yang memiliki energi spiritual yang kuat.
Ia menjadi lebih berhati- hati setelah serangan itu dan mulai mengeluarkan energi spiritualnya sembunyi- sembunyi memantau area sekitar. Tapi kemudian ia merasakan sesuatu yang aneh dari ekspresi nona Seven yang kemudian berubah dengan cepat ketika mendekati mereka.
Namun Zhen Yuan tidak menganggapnya terlalu besar sebab itu ia tidak membicarakan apapun dan memilih untuk menyebarkan sulurnya dan menyerap energi jiwa yang tersisa dari dua mayar hiu kembar. Samar- sama Zhen Yuan merasakan kekuatan yang sangat besar tersedot dan memasuki dunia kecilnya.