
“Master Zhen...” Xi Xian ingin menyapa Zhen Yuan, tapi segera pemuda itu memberinya tatapan tajam dan membuat Xi Xian menutup mulutnya rapat- rapat.
Zhen Yuan melanjutkan pengobatannya pada Botak Kun. “Ia telah kehilangan banyak sekali darah. Jika tidak maka, pill cedera emas akan segera membuat dirinya pulih lebih cepat.” Zhen Yuan berkata sedikit khawatir melihat Botak Kun yang telah kehilangan kesadarannya.
“Apakah Botak Kun dapat diselamatkan?” Meski takut dengan Zhen Yuan, itu tidak membuat Xi Xian tidak khawatir dan menanyakan keadaan dari penyelamatnya itu.
“Meski sulit, saya masih bisa menyelematkannya. Kau terlalu memandang rendah orang lain” Jawab Zhen Yuan dengan sinis. Xi Xian tertunduk, matanya memerah mendengar perkataan Zhen Yuan. Ia berusaha untuk tidak menjatuhkan air matanya itu disana sebab akan menodai dirinya jika seorang melihatnya menangis.
Zhen Yuan fokus mengobati Botak Kun membuat keempat tetua dari sekte Muara Dalam memiliki kesempatan untuk memberikan serangan sembunyi- sembunyi pada Zhen Yuan. Mereka percaya, walau kekuatan Zhen Yuan sangat kuat tapi jika mendapatkan serangan mendadak maka ia juga akan terluka parah.
“Master Zhen, awas!” Xi Xia berteriak keras mengingatkan Zhen Yuan ketika keempat tetua luar itu bergerak menyerangnya dari segala arah, melihat hal tersebut Zhen Yuan tidak panik, bahkan tersenyum tipis.
“Salah satu karakter yang paling tidak saya sukai adalah menyerang secara diam- diam tanpa mengetahui kekuatan asli dari targetnya.” Zhen Yuan mengangkat tangannya lalu melemparkan energi jiwa dalam jumlah yang sangat besar kelangit dan membuat langit membentuk gumpalan awan hitam.
“Empat Naga Petir! Hanguskan mereka” teriak Zhen Yuan lagi. Dari balik gumpalan awan hitam, muncul 4 naga petir berwarna merah kekuningan lalu masing- masing menghantam tetua luar yang tersisa.
Tetua luar sangat tidak menduga hal itu terjadi, belum lagi kekuatan mereka sama sekali tidak bisa bersaing dengan Zhen Yuan dan membuat mereka seketika hancur ketika bertemu dengan serangan petir yang menjadi salah satu teknik andalan Zhen Yuan.
Lima tetua luar Sekte Muara Dalam tewas ditangan Zhen Yuan malam itu, tapi ia tidak menunjukkan perubahan sama sekali. Inilah yang membuat Xi Xian sepanjang perjalanan bingung dan penasaran tapi selain tidak memiliki kesempatan untuk bertanya, ia masih sangat takut dengan Zhen Yuan.
Zhen Yuan telah berhasil membuat keadaan Botak Kun sedikit lebih baik, karena merasa tidak terlalu cocok untuk mengobati Botak Kun disana, ia berniat kembali dan melanjutkan pengobatan dipenginapan. Xi Xian yang masih merasa bersalah juga mengikuti Zhen Yuan untuk memastikan Botak Kun hingga sadar.
Dari penjelasan Xi Xian lah mereka mengetahui kronologi peristiwa tersebut. Yang mencengangkan adalah Zhen Yuan tidak menunjukkan ketakutannya pada Sekte Muara Dalam.
“Memangnya sekuat apa sekte Muara Dalam ini?” Shu Lian bertanya dengan penasaran.
Chun Jian kemudian menjelaskan bahwa walau Sekte Muara Dalam jauh lebih lemah dibandingkan 10 klan dan 3 kerajaan, tapi kekuatan mereka masih mengimbangi kekuatan teratas wilayah Tengah. Bahkan kerajaan besar seperti Batu Mulia dan Bendera Putih masih berpikir beberapa kali untuk bersinggungan dengan mereka.
Baru setelah mendapatkan penjelasan seperti itu, Shu Lian gemetar ketakutan. Membayangkan sekuat apa sekte Muara Dalam itu.
“Tenanglah, saya sudah menghungi beberapa tetua kerajaan yang kebetulan ada disekitar sini. Mereka akan menyampaikan hal ini pada Ratu. Meski tidak sekuat 4 sekte itu, tapi kerajaan Musim Semi juga tidak lemah, paling tidak mereka masih harus berpikir ulang apalagi yang dibunuh master Zhen adalah tetua luar yang jumlahnya mencapai puluhan ribu di sekte Muara Dalam.”Chun Jian berkata. Meski begitu, Shu Lian sama sekali tidak bisa merasa tenang.
Zhen Yuan mengobati Botak Kun selama 3 jam penuh sampai akhirnya keadaan Botak Kun telah sangat membaik. Meski tubuhnya masih sangat lemah, tapi setidaknya ia sudah bisa mempertahankan kesadarannya.
“Master Zhen, maaf karena telah merepotkanmu lagi.” Botak Kun meminta maaf.
Zhen Yuan melambaikan tangannya, “Kalau kau tidak ingin merepotkan siapapun maka cepatlah bertambah kuat! Hanya dengan bertambah kuat, kau setidaknya dapat melindungi dirimu sendiri.”
Perkataan Zhen Yuan membuat beberapa hal di dalam hati Botak Kun terbuka. Seolah merasakan kehausan untuk bertambah kuat, Botak Kun mulai memejamkan matanya dan berkultivasi untuk menyembuhkan kondisinya sendiri.