To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Pertarungan Akhir V



“Tenang saja, kalian memiliki waktu untuk bersatu di alam kematian!” kata Zhen Yuan ketika ia menyerbu kearah master istana Pill. Sedangkan Du Lian beralih menuju master istana Pemurnian.


Sayang sekali Master Pill juga tidak bodoh, ia tahu kelemahan master istana Pemurnian adalah Du Lian sebab itu ia segera mengarahkan Master Pemurnian pada Zhen Yuan.


“Kau meremehkanku bocah!” Istana Pemurnian begitu marah, ia dengan cepat menciptakan sepuluh lubang di udara yang mana dalam sedetik itu telah dipenuhi oleh panah- panah yang setingkat dengan senjata kelas 8. Dengan ratusan panah seperti itu, mustahil bagi seorang kultivator Mortal untuk meloloskan diri.


Tapi itu berbeda dengan Zhen Yuan, ia segera melepaskan seratus sulur lotus api dan air miliknya membentuk sebuah pertahanan diri dari panah- panah yang melesat kearahnya. Perlahan Zhen Yuan mulai mendekati sang master lalu melepaskan seluruh kekuatannya pada telapak tangannya yang kini berwarna keemasan akibat aura Pagoda Surgawi.


Master Istana juga melepaskan tinjunya, tinju yang berwarna merah dengan api yang mengelilinginya. Kedua serangan bertemu membentuk hembusan angin yang kuat dan merobohkan beberapa pohon dan batu besar yang ada.


Ketika istana pemurnian percaya jika ia akan menang, Zhen Yuan tiba- tiba melepaskan pedang Terbangnya dan melesat kearah belakang master istana pemurnian.


“Pedang Terbang Menusuk Mangsa!” Zhen Yuan melepaskan jurus pertama dari Pedang Terbang. Pedang yang awalnya terbang lurus kini mulai menukik kearah titik vital master istana.


Master Istana terlambat menyadari, dan membuatnya hanya bisa mengeluarkan sebagian kekuatannya. Alhasil, pedang terbang Zhen Yuan berhasil membelah telapak tangan master istana pemurnian sebelum akhirnya musnah.


Master Istana sangat marah, ia tidak lagi meremehkan Zhen Yuan, dengan cepat menukik dan mengarahkan tinjunya yang tersisa. Karena itulah, telapak tangan Zhen Yuan dikalahkan, pemuda itu terlempar kebelakang dan memuntahkan seteguk darah segar dari mulutnya.


Ia menderita beberapa luka dalam yang parah, “Kekuatan master istana tidak bisa diremehkan!” Zhen Yuan segera menelan beberapa butir Cedera Emas tingkat Mortal yang ia miliki lalu melirik pertarungan Du Lian dan Istana Pill. Posisi Du Lian sedikit tidak menguntungkan sebab beberapa racunnya tidak memiliki efek pada lawan.


“Sepertinya saya memang harus meminta bantuannya.” Zhen Yuan sedikit tidak rela jika kartu asnya terlihat ketika menghadapi istana pusat. Sebab ia masih akan menghadapi bangsa iblis yang jauh lebih kuat dari istana pusat. Selain itu Zhen Yuan berpikir jika ada beberapa penghianat yang akan bekerja sama dengan bangsa iblis selain kerajaan BlueMoon..


Zhen Yuan melepaskan segel tangan yang mudah lalu sebuah suara sihir aktif dan memberikan pancaran warna merah di langit. Master Istana Pemurnian berpikir jika Zhen Yuan memiliki teknik lainnya. Tapi ketika warna merah di langit menghilang, senyumnya semakin melebar.


“Hujan Penghakiman!” Master Pemurnian mengarahkan seluruh tombak yang ada kearah Zhen Yuan. Sedikit tentang teknik Hujan Penghakiman, ia merupakan teknik tertinggi yang dimiliki istana pusat pemurnian. Setiap master atau kultivator yang berhadapan dengan Hujan Penghakiman tidak akan bisa selamat bahkan jika ia memiliki senjata perlindungan kelas 6.


Sekali lagi master pemurnian merasa yakin dengan kemenangannya, ia tidak berpikir jika Zhen Yuan akan memiliki teknik yang menandingi dirinya. Sayang sekali, keyakinannya segera dipatahkan ketika Zhen Yuan teknik Kemarahan Petir untuk menghancurkan setiap senjata kelas 7 yang di arahkan kepadanya. Selain itu sayap petir muncul di punggung Zhen Yuan, membawanya menjauh dari master Pemurnian.


Teknik Kemarahan Petir jauh lebih kuat dibandingkan Hujan Penghakiman, sebab teknik tersebut menyatukan 2 teknik Mortal yang mana teknik terakhir akan segera hancur ketika saling berhadapan. Melihat tekniknya dihancurkan dengan begitu mudah, Master Pemurnian terkejut, baru pertama kalinya teknik tertinggi yang ia miliki dihancurkan. Akibatnya ia tidak dapat bereaksi tepat waktu.


Master Pemurnian dihujani oleh Kemarahan Petir membuatnya harus merelakan salah satu harta paling berharga yang ia miliki, Perisai kelas 6 yang juga menjadi pusaka bagi istana pemurnian pusat. Perisai itu hancur bersamaan dengan berakhirnya teknik Zhen Yuan.


Adapun Zhen Yuan, ia mengeluarkan kabut ungu yang sangat tebal disekitarnya, menghalangi master pemurnian untuk mendekat sementara ia mengalirkan seluruh energinya yang tersisa untuk pulih.


“Menggunakan teknik Mortal terus- menerus membuat tubuh saya terbebani! Jika saya berhasil menguasai lantai ketiga dari Tubuh Pagoda Surgawi maka saya tidak akan jatuh di dalam kondisi seperti ini!” Zhen Yuan menutup matanya, mempercepat pemulihan tubuhnya.


Master Pemurnian ingin menyerang Zhen Yuan sekali lagi setelah melihat pemuda itu tidak lagi dapat menyerangnya, namun kabut beracun yang sangat tebal disekitar Zhen Yuan menghalanginya. Ia tidak seperti master Pill yang memahami racun. Sementara ia ingin meminta bantuan master Pill, sebuah serangan Jiwa datang kepadanya secara tiba- tiba.


Serangan itu mengejutkan semua orang sebab selain membawa kerusakan yang hebat juga membawa haus darah dari hewan buas. Bahkan jika 6 hewan buas sekte Serangga Beracun tidak berada pada formasi kelas 6, mereka pasti akan gemetar ketakutan merasakannya.


Master Pemurnian tidak baik- baik saja ketika menerima serangan tersebut, ia terlempar sejauh belasan meter dengan beberapa luka dalam yang sangat parah. Melihat hal itu semua orang yang menonton menjerit ketakutan, pasalnya master Pemurnian adalah salah satu kultivator terkuat di istana pusat.


Untuk dapat membuatnya terluka seperti itu membuktikan bahwa orang yang menyerangnya mungkin memiliki kekuatan yang sama atau jika bukan lebih kuat.