To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Serangan Di Kerajaan Shen V



“Hentikan!” Shen Dao menyerbu setelah ia menghancurkan salah satu jiwa bayi milik raja iblis. Ia memiliki kesempatan dan segera sepuluh sinar laser menerjang menuju tetua pertama. Bahkan harus diakui tetua pertama tidak ceroboh dan memilih untuk menghentikan serangannya daripada harus terkena sinar laser Shen Dao.


Li Ahyi kemudian dibantu oleh patriark Duan. Segera ia dibawa untuk diberi perawatan, tulang tangan kanannya hampir dihancurkan oleh tetua pertama, ia tidak pernah merasakan seburuk itu selama ia hidup.


Setelah menghindari serangan dari Shen Dao, tetua pertama itu seolah tidak lagi ingin ikut campur dan berdiri diam. “Orang itu tidak akan pulih dengan cepat! Kau bisa membereskan sisanya, kan?”


Raja Iblis mengangguk, karena kelemahan alami dari kekuatannya yaitu Li Ahyi telah menderita, tidak ada lagi mampu menghalanginya menghadapi Shen Dao. Segera Shen Dao kembali mendapatkan perlawanan 3 versus 1.


Tentu saja selain dari pertarungan Li Ahyi, pertarungan kultivator Mortal lainnya sangat mengguncang langit dan bumi. Apalagi grand Elder keluarga Duan priode yang sama dengan Li Ahyi juga turut hadir. Kekuatannya juga sekuat dengan yang terakhir dan begitu menguncang pasukan iblis. Ia berhasil membunuh 3 iblis mortal dan menjadikannya kedua terbanyak setelah yang mulia keempat dari istana formasi.


Shen Dao tidak mendapatkan keunggulan saat menghadapi raja Iblis, teknik sobekan ruang miliknya sangat kuat hingga membuat beberapa kali Shen Dao hampir terhisap kedalamnya. Tetua pertama bangsa iblis itu benar- benar membuat pasukan kerajaan Shen kehilangan keunggulan.


Meski begitu, Shen Dao tetap menjaga ketenangannya dan terus bertarung dengan raja iblis dengan sekuat tenaga yang ia miliki. Sebab ia tahu jika bertindak ceroboh sedikit pun  maka ia akan menderita dalam pertarungannya kali ini.


Kemelut peperangan semakin intens, setiap menitnya akan ada teriakan dan jeritan dari bangsa iblis maupun kultivator manusia. Walau sampai saat ini bangsa manusia telah kehilangan 3 kultivator mortal mereka namun itu mereka harus puas setelah iblis yang ke dua puluh dibunuh oleh patriark Duan.


Sisa dari bangsa iblis itu berkurang lebih dari setengahnya, sehingga akan terlihat jika bangsa manusia yang akan memenangkan pertarungan. Tapi mereka sepenuhnya salah jika berpikir seperti itu. Sebab masing- masing pasukan kerajaan Shen yang tersisa telah menghadapi 2 kultivator iblis setidaknya membuat tenaga dan energi mereka telah terkuras habis.


Raja iblis juga menyadari hal itu, namun ia tidak memperdulikannya sebab yakin kemenangan mereka akan didapatkan hari ini. Itulah mengapa ketika patriark Duan membunuh salah satu iblis dengan mudah, Raja Iblis tiba- tiba melemparkan satu jiwa bayi miliknya untuk menyerang.


Shen Dao tidak menyangka itu akan terjadi, ia hanya menahan salah satu jiwa bayi dan serangan raja iblis dengan kedua tangannya ketika patriark Duan telah terluka parah oleh jiwa bayi raja iblis. kultivator Mortal dari keluarga Duan sangat marah, yang terkuat dari mereka setara dengan Li Ahyi segera menyerang  Jiwa iblis dengan kekuatan penuhnya. Dibantu dengan beberapa formasi dari orang tua, mereka berhasil menghancurkan jiwa bayi milik raja iblis. 


Bukannya sedih, raja iblis itu tertawa senang, dengan lambaian tangannya kabut berwarna merah keluar dari jiwa bayi yang meledak. Patriark Duan terlambat untuk menghindar ketika kabut merah itu telah membungkusnya.


Raja Iblis mengubah dirinya menjadi sobekan ruang yang sangat besar, sementara ia juga menciptakan sobekan ruang yang lebih kecil mengelilingi Shen Dao. Di kelilingi oleh sobekan ruang yang mempunyai kekuatan melahap yang sangat kuat membuat tubuh Shen Dao terasa ditarik dari beberapa arah.


Ia dapat merasakan banyak pembuluh darahnya mulai berkontraksi seolah ingin putus beberapa bagian sementara tulang- tulangnya mengeluarkan bunyi gemertak yang keras. “Arrgh!” Shen Dao tidak lagi dapat mengendalikan 10 laser panas, dengan begitu kekuatan utamanya telah menghilang.


Orang tua itu melihat Shen Dao yang dikurung oleh raja Iblis tidak bisa berdiam diri. Ia menggerakkan tangannya keatas seketika itu juga formasi yang sangat lengkap mengalir dari tangannya menuju Shen Dao.


“Aktifkan!” Seketika formasi itu berubah menjadi sebuah benang yang sangat panjang. Benang itu mulai berputar- putar pelan sebelum melesat dan menjahit satu persatu sobekan ruang yang ada. Ia menjadi yang mulia keempat dari istana formasi bukanlah tanpa sebab, walau ia jauh lebih lemah dari ketiga yang mulia  lainnya tapi ia masihlah sosok yang kuat dan dihormati diistana pusat.


Tidak sampai 10 detik, tiga sobekan ruang yang diciptakan raja iblis telah tertutup rapat oleh formasi, saat itu Shen Dao tidak lagi merasakan sakit yang parah dan dengan cepat meninggalkan pertarungan untuk memulihkan diri.


Orang tua itu tidak  lagi menutup sobekan ruang ketika Shen Dao berhasil keluar dari sana, sebagai gantinya, benang formasi yang ia miliki dengan mudah memasuki sobekan ruang yang menjadi tubuh raja iblis.


Tidak tahu apa yang terjadi, orang tua itu tiba- tiba memuntahkan beberapa teguk darah dan wajahnya memucat. Ia hampir terjatuh jika Li Ahyi yang telah hampir pulih tidak ada di sampingnya. Semua orang kembali panik melihatnya terluka, termasuk Shen Dao.


“Tidak apa- apa!” Orang tua itu berusaha untuk bangkit dan kembali berdiri walau telah terluka. “Saya telah memasukkan formasi itu kedalam tubuhnya, saya terluka karena meledakkan kekuatan formasi saya bersamanya. Sekarang ia tidak lagi ada di dunia ini!” lanjutnya.


Shen Dao dan yang lainnya terkejut dengan tindakan orang tua itu, mereka tidak berpikir jika ia akan senekat itu. Resikonya sangat besar ketika seorang master formasi meledakkan kekuatan formasi mereka sepertinya. Jika ia ceroboh dan gagal maka bukan hanya kekuatan formasi yang ia miliki menghilang, nyawanya juga akan terancam. Namun jika itu berhasil maka dampak buruknya adalah kekuatan formasinya akan secara bertahap melemah dan walau akan pulih di masa depan itu tidak lagi meningkat sampai kapanpun.


Shen Dao menunduk di depan orang tua itu, ia tahu jika gurunya melakukan ini semua hanya untuk menyelamatkan kerajaan Shen dan reputasinya. Juga demi dirinya, gurunya itu rela untuk kehilangan kekuatan formasinya.


“Terimakasih” ucap Shen Dao.