To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Memasuki Wilayah Tengah



Disisi lain, Sekte Obat Mujarab tiba- tiba mengumumkan berita besar. Berita tersebut adalah diangkatnya Zhen Yuan menjadi Master Sekte yang kedua setelah Master Hayang. Berita tersebut tentu membuat banyak orang diwilayah rendah menjadi gempar.


Banyak orang tidak mengenal siapa itu Zhen Yuan kecuali mereka berasal dari kerajaan Neteer dan sekte Obat Mujarab. Banyak yang sedikit memandang rendah Zhen Yuan sebagai master kedua di sekte Obat Mujarab. Sebab menurut mereka, jika benar Zhen Yuan adalah sosok master yang hebat maka namanya pasti telah terkenal dan menyebar di wilayah Rendah.


Tentu saja 5 sekte besar lainnya juga ikut  bertanya- tanya. Khususnya para tetua sekte yang mengenal betul anggota dan petinggi Obat Mujarab. Mereka sama sekali tidak mengenal Zhen Yuan. Anehnya, sekte Raja Senjata yang terkenal selalu menentang Obat Mujarab kini berdiam diri seolah mereka mengakui master Zhen Yuan sebagai master kedua.


Zhen Yuan tentu saja tidak mengetahui bahwa namanya telah tersebar bagaikan angin di wilayah rendah sebab saat ini ia telah memasuki wilayah tengah.


Botak Kun dan Shu Lian terkagum- kagum melihat intensitas energi diwilayah tengah yang jauh lebih padat dibandingkan energi yang ada di tempat terbaik dalam sekte mereka sekalipun. Wilayah tengah dan wilayah rendah hanya dibatasi oleh sebuah garis panjang.


Disepanjang garis akan ada pos- pos penjaga yang akan memeriksa orang- orang dari wilayah rendah yang ingin memasuki wilayah tengah. Selain itu, mereka juga memungut biaya masuk untuk setiap orangnya terkecuali jika mereka berasal dari 6 sekte besar.


Zhen Yuan memperlihatkan tokennya sebagai master sekte Obat Mujarab pada pos penjaga yang ada disana. Setelah memastikan keaslian tokennya, para penjaga itu membiarkan Zhen Yuan masuk. Tentu saja, walau kekuatan di wilayah rendah lebih lemah dibandingkan wilayah tengah namun masih terdapat beberapa kekuatan yang menjadi perhatian. Ini seperti 3 istana dan 6 sekte besar. Sebab itu, perwakilan penting dari 6 sekte besar tidak akan mendapatkan pungutan biaya yg cukup mahal dari para penjaga.


“Sepertinya rumor bahwa wilayah rendah menjadi wilayah yang terlemah memang benar. Bahkan saya dapat merasakan beberapa ahli roh lapisan 7 dan 8 yang menjadi pedagang dijalanan.” Botak Kun berdecak kagum sambil memperhatikan sekelilingnya.


Mereka bertiga memasuki sebuah kota yang cukup besar disana. Karena ingin menyesuaikan diri terlebih dahulu, ketiganya berniat untuk berjalan- jalan di kota, mungkin saja mereka mendapatkan beberapa hal yang penting dan membantu.


Sepanjang jalan, ketiganya sibuk memperhatikan orang- orang dan keadaan kota yang ramai. Zhen Yuan dapat merasakan setidaknya ada 5 kultivator Jiwa sejati yang menjaga kota ini dari bayang- bayang.


Tepat ketika mereka bertiga fokus berjalana, seorang anak kecil dengan tubuh kurus penuh kotoran menabrak Shu Lian. Anak itu sampai terjatuh kebawah sambil meringis kesakitan karena menabrak tubuh Shu Lian yang kuat.


Tapi kemudian Zhen Yuan yang telah jauh berjalan di depan berhenti dan menoleh kearah Shu Lian. “Ketika ditempat yang baru, harusnya anda selalu memiliki kewaspadaan yang tinggi pada apapun. Kau mungkin saja akan kehilangan nyawamu karena ketidakwaspadaanmu itu”


Shu Lian mengerutkan keningnya, ia bingung dengan perkataan Zhen Yuan. Baru kemudian ketika ia ingin bertanya lebih lanjut, Botak Kun tiba dengan membawa anak yang tadi menabrak Shu Lian. Shu Lian melihat anak itu memegang medali tetau miliknya, membuat Shu Lian refleks memeriksa medali yang ia simpan di dalam kantong celananya. Tapi ia mendapati kantong itu telah robek dibagian bawah.


“Nak, kau sangat pandai mencuri sesuatu. Sepertinya kau sudah dilatih oleh seorang pencuri yang hebat sejak masih kecil. Bahkan tetua Shu Lian tidak menyadarinya” Botak Kun tertawa menggoda.


Anak itu ketakutan karena aksinya ketahuan oleh sang pemilik. Wajahnya berubah menjadi rasa bersalah dan buru- buru membungkuk minta maaf pada Shu Lian. “Maafkan saya! Saya benar- benar membutuhkan uang.”


Shu Lian mengambil token identitasnya dari bocah itu lalu memberikan beberapa koin perak sebagai gantinya. “Kau tidak salah, seandainya saya diposisimu maka mungkin saya akan melakukan hal yang sama. Lagipula ini juga kesalahan saya karena tidak menjaga kewaspadaan setiap saat dan mudah terkecoh pada bentuk luar.” Shu Lian tersenyum tipis, ia sama sekali tidak marah pada bocah itu apalagi memukulnya.


“Terimakasih tuan muda!” Bocah itu amat bersyukur ketika melihat 10 koin perak ditangannya. Ia yakin dengan uang sebanyak itu, maka kehidupannya dimasa depan akan sedikit terjamin.


“Bocah, darimana kau mendapatkan kemampuan pencuri seperti itu?” Botak Kun bertanya.


Bocah itu terdiam, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal seraya berkata, “Saya juga tidak tahu. Saya melakukannya tanpa menggunakan keterampilan apapun dari dulu.”


Botak Kun dan Shu Lian saling berpandangan tidak percaya, sementara Zhen Yuan memiliki mata yang berbinar. Ia tiba- tiba muncul dihadapannya lalu memegang kepalanya membuat bocah itu terkejut bukan main.


“Nak, apakah kau ingin menjadi pelayanku?” tanya Zhen Yuan secara tiba- tiba setelah ia selesai memeriksa bocah itu.