
Sang pelayan terkejut, ia akhirnya merasakan ketidakberdayaan menghadapi Lucifer. Sayangnya ia juga telah siap, sebagai pelayan dari salah satu pemimpin sejati pangkalan Goldenhowa, bagaimana ia tidak bersiap dan memiliki gudang senjata yang besar?
Dengan lambaian tangannya, sebuah perisai kelas 4 datang dan menutup serangan Lucifer melukai tuannya. Sayang sekali, Lucifer bahkan tidak berencana melawannya dari depan. Ketika pelayan itu sibuk dengan serangannya, Lucifer terbang dan memainkan serangan kuatnya sekali lagi. Namun kali ini targetnya bukan sang pelayan tapi selusin kultivator Bijak yang berada tepat dibawahnya.
Bang! Ledakan besar terjadi menimbulkan getaran hingga puluhan kilometer dari tempat kejadian, sebuah kawah yang dalam bisa terlihat bersama dengan beberapa potongan tubuh dan percikan darah baru.
“Saya ditipu!” Pelayan itu meraung keras, ia menerjang kearah Lucifer bermaksud untuk membiarkan yang lainnya bertarung dengan adil.
“Kau tidak bisa lari!” Pelayan itu mengejar Lucifer yang berlari kearah barat, Ia tidak mengerti maksud Lucifer namun ia tidak bisa membiarkannya lolos.
Apa yang terjadi selanjutnya adalah pemimpin sejati muncul dan menghalangi jalan Lucifer. Pemimpin sejati telah lama menunggu pelayannya dan pasukan elit yang berada dibawah komandonya akan dapat membunuh Lucifer dan pasukannya.
Tapi apa yang terjadi kemudian? Mereka bahkan tidak dapat menjalankan peran sesuai rencana. Ia kesal bahwa hidupnya dipenuhi dengan orang yang tak berguna.
Pangeran Lucifer mengerutkan kening, ia bisa merasakan dari aura orang yang menghalangi jalannya sekuat dirinya. Ini jelas akan menjadi pertarungan yang serius, Lucifer melirik kebelakang tidak sadar ia menjilat bibirnya melihat pelayan itu kebingungan sekaligus merasa bersalah.
“Mati!” Pangeran Lucifer tidak segan menggunakan teknik Mistik diseratai kedalaman yang ia kuasai. Kekuatan seperti itu jelas akan mengancam seorang kultivator Mistik sekalipun.
“Jangan coba- coba membunuh mereka dibawah pengawasan saya!” meskipun kesal, pemimpin sejati tidak berdiri mematung ketika pelayannya dibantai.
Ia melepaskan tekanan dan teknik Mistik yang ia kuasai bersama dengan beberapa kedalaman hukum menyerang pangeran Lucifer dari belakang membuatnya jatuh kedalam dilema yang besar.
Cahaya terang menyilaukan keluar dari tubuhnya, membungkus tubuh Lucifer dengan cepat lalu menjadikannya sebuah baju besi yang layak. Tepat ketika serangan pemimpin sejati mengenai punggung Lucifer itu berubah menjadi hempasan angin yang lemah.
Rahang pemimpin sejati rasanya ingin jatuh, ia mengumpat keras melihat serangannya gagal menghentikan Lucifer yang akhirnya membunuh sang pelayan dengan serangannya.
“Tidak!” Pemimpin sejati merasakan emosi yang mendalam. Pelayan itu telah melayani hidupnya selama bertarun- tahun namun kini ia harus dibunuh tepat didepannya.
“Kau harus mati!” Pemimpin sejati mengeluarkan aura yang berbeda.
“Hehehe, saya akan mati tapi bukan ditangan anda!” Pangeran Lucifer bergerak kearah lima kultivator Bijak Puncak, ia dengan santai membantai mereka berlima lalu melemparkan kepala mereka kearah pemimpin sejati.
“Kau!” Pemimpin sejati sangat marah, pelayannya telah dibunuh dan Lucifer masih berani untuk membantai mereka dan melemparkan jasad mereka kepadanya.
“Hahaha... pasukan anda sangat lemah, sebagai pemimpin sejati anda juga sangat lemah!” Pangeran Lucifer kembali bergerak, ditangannya kini terdapat empat kepala yang baru. Sama seperti sebelumnya, ia mengirimkan kepala itu ke pemimpin sejati.
Sebenarnya langkah Lucifer bukan hanya untuk mengejek pemimpin sejati tapi untuk meringankan beban dari sepuluh orang lainnya.
“Burung Hantu Pemakan Jiwa!” Pemimpin sejati tidak bisa lagi membiarkan Lucifer, ia berubah menjadi burung hantu yang memiliki kecepatan luar biasa.
Lucifer menjadi lebih serius, “Ini akan menjadi pertarungan yang sulit!” katanya sebelum tertawa. Ia melesat kearah pemimpin sejati dengan ganas dan memulai pertarungannya.