To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Dadakan #4



Tiba- tiba sepuluh bayangan keluar dari cermin dan menyerang masing- masing dari mereka. Untunglah kelimanya sigap dan menyerang menggunakan kekuatan penuh. Lima kedalaman yang mencapai kesempurnaan dilemparkan secara bersamaan dan membentuk sebuah harmoni yang indah.


Harmoni itu menabrak sepuluh bayangan dari cermin, kekuatan dari harmoni itu begitu kuat sehingga sepuluh bayangan terpaksa mundur kembali. Sayangnya ketika mencapai cermin, harmoni itu terserap kedalam dan membuat lima cermin pecah disaat bersamaan.


Pecahan cermin terlempar disegalah arah merobek sedikit ruang sebelum dinetralkan oleh sebuah formasi yang kuat.


Es Utara terkejut didalam, ia mendapati luka yang cukup berat dengan pecahnya lima cermin disaat yang bersamaan. Namun harga dirinya semkin tinggi, ia tidak ingin kalah dari mereka yang memiliki kultivasi dibawahnya.


Akhirnya es utara bertekad dan mengeluarkan seluruh bayangan yang ada disetiap cermin yang ia ciptakan. Tidak kurang dari seratus bayangan keluar dan menyerang masing- masing dari kelima bawahan Zhen Yuan.


Bahkan kekuatan gabungan kelimanya tidak akan bisa mengalahkan Es Utara kali ini, mereka hanya akan menderita kekalahan dan luka serius jika ingin menyerang mereka semua.


“Serang secara bersamaan! Saya akan mencari tahu dimana posisi aslinya!” Wu Cang bersemangat, ia mulai melepaskan teknik pemindaiannya menggunakan Hati Dao, Pendengaran Arya dan Mata Dewa. Setelah beberapa serangan Wu Cang akhirnya menemukan pusat kekuatan yang paling besar diantara para bayangan.


“Disana!” Wu Cang bergerak, bersamaan dengan itu empat lainnya juga bergerak. Mereka akhirnya bersatu pada satu titik dan mengabaikan bayangan lainnya.


Wu Cang menjadi yang pertama melakukan penyerangan, ia melemparkan teknik petir terkuatnya yang mirip dengan Badai Petir milik Zhen Yuan, bedanya petir miliki Wu Cang hanya berwarna kuning. Tidak lama empat serangan lainnya menerjang kearah yang sama dengan warna yang berbeda.


Sementara itu Es Utara terkejut ketika kelima sinar cahaya yang berbeda warna menuju dirinya. Ia tidak ragu jika kelimanya telah mendapati dirinya yang asli. Merasakan kekuatan yang begitu kuat ketika kelima sinar cahaya itu bergabung yang bahkan kultivator Mistik Master sepertinya bergetar ketakutan.


Ia tidak ragu untuk melepaskan pertahanan es abadi yang menjadi pertahanan terkuatnya sekaligus menjaga jarak aman jika pertahanannya dihancurkan.


Bang! Ledakan yang sangat besar terjadi formasi yang melindungi bergetar beberapa saat sebelum menjadi riak kecil. Kelima serangan itu masih ada dan kini ditahan dengan sekuat tenaga oleh dinding abadi milik Es Utara.


Untunglah Es utara dengan sigap pergi dan meninggalkan arena dengan wajah yang pucat akibat dindingnya yang dihancurkan. Jika ia tidak pergi maka mungkin Es Utara akan menderita cedera yang sangat besar.


Para penonton dari awal hingga akhir terpesona dengan perkelahian mereka, tidak ada satupun komentar selama pertarungan. Yang ada hanyalah pandangan tercengang yang dimiliki oleh mereka.


Butuh beberapa detik sebelum mereka semua terbangun dari kekalahan Es Utara.


Es Utara cemberut melihat kelimanya berdiri dengan tenang di medan pertarungan, “Kelimanya memiliki kekuatan yang dapat menandingi kultivator Mistik Master yang lemah karena pemahaman kedalaman mereka yang mencapai tingkat kesempurnaan!”


“Sebaiknya anda berhati- hati terhadap kelimanya kak” Es Utara memberi sedikit nasehat pada Api Selatan sebelum ia bergerak menuju medan pertarungan.


Api Selatan mengangguk kecil, ia juga menyadari kekuatan dari kelimanya tidak bisa diremehkan. Meski ia berada di peringkat ketiga namun kekuatannya hanya sedikit lebih kuat dari Es Utara, itupun karena ia memiliki pemahaman kedalaman hukum api sehingga membuatnya lebih kuat.


“Kalian bisa mulai” Api Selatan berkata setelah ia melambaikan tangannya yang seketika itu juga api yang besar mengelilinginya.


Pemimpin Suci kali ini tetap berada didepan, ia juga spesialis dalam megendalikan api. Wu Cang beserta seorang yang memahami kedalaman angin segera membantu pemimpin suci. Ketiganya mulai bekerja sama untuk memadamkan api yang mengelilingi api selatan.


Partikel api pemimpin suci dengan api selatan berbeda, jika yang pertama penuh dengan aura panas yang membakar maka yang terakhir penuh dengan pengendalian dan kekuatan yang membuat yang terakhir sedikit unggul dibandingkan yang pertama.


“Angin Pertama!” kultivator mistik maju yang menguasai elemen angin segera melemparkan salah satu teknik terkuatnya yang mengendalikan angin dalam jumlah besar memasuki api milik pemimpin suci.


Akibatnya api pemimpin suci semakin besar dan juga kekuatan kini berlipat ganda, api selatan kini menjadi pihak yang terpojok setelah Wu Cang juga ikut andil dengan mengendalikan petir disekitarnya yang membuat fokusnya sedikit terganggu.