
Di pulau Kelompok Surga, lonceng bahaya tiba- tiba berbunyi di seluruh pusat pulau Kelompok Surga. Master Ye yang sedang menikmati waktunya di pegunungan terkejut dan melesat menjadi kilasan cahaya.
Begitupula dengan para tetua, pelindung dan eksekutif senior yang tidak memiliki tugas khusus untuk menjaga. Mereka semua bergerak menuju sumber bunyi, betapa terkejutnya mereka melihat ratusan ribu musuh sedang menembaki formasi pertahanan mereka dengan kekuatan penuh.
Master Ye berkilat dingin, ia menatap ratusan ribu penyerang dari dalam lalu menghela nafas pelan. “Untunglah saya telah membuat beberapa persiapan!”
Meksi tidak sepenuhnya yakin dengan peringatan Zhen Yuan, namun ia tetap membuat beberapa penyesuaian.
“Bajingan mana yang menyerang pulau Kelompok Surga ketika kakak saya tidak ada ditempat!” Pria kasar dan lusuh tiba dengan wajah penuh kemarahan. Ia tidak lain adalah master pemurnian senjata kelas 4, sekaligus adik dari pemimpin pulau.
Master Ye menenangkan master pemurnian ketika ia melihat ingin menerobos formasi dan menyerang. “Tenanglah, mereka tidak akan bisa meruntuhkan formasi begitu mudah! Kita punya waktu untuk menyerang mereka”
Tidak lama master Han Jin tiba dengan membawa sekelompok penatau dan pelindung pulau. Ia nampak terkejut mendapati ratusan orang menyerang formasi. “Apakah formasi akan runtuh master Ye?” Tanyanya dengan suara panik.
Master Ye tersenyum sinis, “Apa yang perlu dikhawatirkan? Ingatlah kita pusat pulau, yang memerintahkan seluruh pulau Kelompok Surga. Bahkan jika seluruh kekuatan tertinggi dipulau ini menyerang, kita akan bisa bertahan.
Master Han Jin mengangguk seolah ia menjadi tenang, namun didalam hatinya ia mencibir kepercayaan diri master Ye. “Mereka mungkin tidak akan bisa meruntuhkannya tapi akan membuat anda sibuk untuk tetap disini sementara aula hukum bergerak dibelakang.”
“Kumpulkan seluruh penatua inti, pelindung inti dan pelindung pulau atas, tinggi dan puncak untuk mengawal para master formasi. Kami akan keluar dan menyerbu mereka! Saya baru saja ingin menguji kekuatan formasi penyerangan yang saya buat” Tiba- tiba Master Ye berkata ketika semua orang fokus menonton pertunjukan.
Meski master Ye tidak memiliki murid namun ia memiliki sejumlah pengikut di arena formasi. Setidaknya setengah master formasi di pusat pulau adalah pengikutnya dan menerima beberapa petunjuknya sesekali.
Master Han Jin terkejut, ia tidak menduga master Ye akan keluar dengan sejumlah master formasi dan para penatua dan pelindung. “Gawat!” master Han Jin mengumpat.
Meski ia telah memberikan para muridnya formasi perlindungan kelas 3 ia tidak takut jika muridnya terluka oleh serangan master Ye ataupun formasi buatannya. Namun ia khawatir master Ye akan menemukan keanehan dari formasinya dan mendeteksi formasi itu berasal darinya.
“Tungu master Ye, apakah anda tidak khawatir jika penyerbu itu akan mengepung anda dan memisahkan anda sejauh mungkin dari pusat pulau?” Master Han Jin berpura- pura khawatir.
Sayangnya master Ye menggeleng pelan, “Itu akan lebih bagus sehingga saya bisa memaksimalkan kekuatan formasi saya yang baru”
Master Han Jin ingin kembali berbicar namun master Ye segera mendahuluinya. “Master Han Jin, bisakah anda membantu para eksekutif senior yang ada disini bersama dengan master senjata untuk mengamankan pusat pulau. Setidaknya anda semua dapat menjaga ketertiban dan keributan yang terjadi”
Sekali lagi master Han Jin mengutuk master Ye dalam hatinya. “Master Ye, anda akan menggagalkan rencana saya kali ini! Saya harap ketua aula hukum bertindak cepat.” Ia ingin memberikan saran agar master Ye tetap disana dan tidak mengambil tindakan serangan, tapi ia tahu semakin ia berkeras menyarankan hal tersebut maka semakin jelas pulau niatnya.
Sebab itu ia hanya bisa duduk dan menonton rencananya kini mulai berantakan. Sayangnya kali ini master aula hukum juga terjebak dalam formasi pegunungan Asal Mula. Ia dan pasukannya terperangkap disana dan tidak memiliki kekuatan untuk menerobos masuk.
Sebenarnya aula hukum dapat menghindari formasi tersebut, namun ketua aula hukum takut dengan Zhen Yuan dan sebab itu memilih untuk menjebak dirinya dan seluruh kekuatan aula hukum di dalam formasi.
Tetua Bai menghela nafas lega, ia sedikit kelelahan mengendalikan formasi yang menjebak aula hukum. Untungnya mereka bekerja sesuai dengan apa yang diperkirakan dan mengantisipasinya lebih dulu.