
Sementara itu jauh dari dataran Gurun Bandit, di salah satu pulau terkuat di kepulauan terbuang sebuah mansion yang didominasi oleh warna hitam. Seorang pemuda berusia 20 tahun tengah bermeditasi dengan kepulan awan hitam diatasnya.
Pemuda itu memiliki alis seperti pedang dengan wajah yang cukup tampan namun juga tampak kejam disaat yang sama. Yang paling menarik perhatian adalah kekuatan dari pemuda itu kini memancarkan ranah Mortal Puncak walau ia berusia masih sangat muda.
Jika Zhen Yuan melihatnya, ia pasti akan sangat gembira sebab pemuda itu tidak lain adalah Liu yang telah diculik beberapa tahun yang lalu. Ia diculik oleh seorang pria tua yang memiliki kekuatan Bijak sehingga tidak ada seorangpun di keluarga Zhen mampu mencegahnya. Kini Liu telah tumbuh menjadi seorang pemuda dengan kekuatan yang mencengangkan, ia mungkin tidak kalah kuat dari Zhen Yuan maupun Singa Kecil.
Liu membuka matanya, bola matanya nampak menghitam beberapa saat sebelum akhirnya kembali normal. Auranya juga berubah yang semula memiliki aura Mortal kini perlahan berubah menjadi Bijak.
Ketika itu terjadi, sosok pria berjubah hitam muncul bagai bayangan dihadapan Liu. Ketika pria itu muncul, Liu segera membungkuk hormat dan memanggilnya master.
“Kau berhasil melewati kesengsaraan Surgawi 9 Bayangan yang setara dengan kesengsaraan surgawi Besar yang dihadapi oleh Kultivator Mistik untuk naik ke tingkat selanjutnya. Kau juga berhasil mengolah teknik Pembunuhan 100 ribu jiwa dengan sempurna” Pria itu tertawa atas keberhasilan Liu.
Liu tersenyum dingin, ia sama sekali tidak memiliki ekspresi ketika mengucapkan terimakasih pada pria itu. “Master, sekarang kekuatan saya telah mencapai ranah Bijak Sejati. Saya akan memasuki tanah Pembantaian”
Pria itu menghentikan tawanya ketika mendengar niat Liu. Ia tersenyum dingin lalu berkata, “Tanah Pembantaian bukan milik sekte kita. Itu dimiliki oleh ratusan kekuatan yang jauh lebih kuat dari Pulau Utama, jika kau memasuki tanah Pembantaian sekarang maka kau segera menjadi mayat!”
“Lalu kapan saya bisa memasukinya? Saya ingin mendapatkan kendali penuh atas Bakat Bawaan saya secepatnya” Liu berkata dengan tidak sabar.
Liu yang mendengarnya terkejut, ia tahu sekuat Komandan dari Pulau Utama sama seperti sekuat pria yang ada dihadapannya, mereka setidaknya memiliki kultivasi Bijak lapisan 5 keatas. Sedangkan ia baru saja mencapai ranah Bijak Sejati, jalannya untuk memasuki tanah Pembantaian mungkin masih sangat panjang.
Pria di depannya terkekeh melihat ketidaksabaran dari Liu. “Kau bisa memasuki tanah Pembantaian dan menjadi kultivator Bijak Lapisan 5 dalam beberapa tahun kedepan dengan cepat asalkan kau melakukan sesuatu” Nampak jelas pria itu tersenyum kemenangan.
“Apa itu?”
“Kau telah menguasai teknik Pembunuhan 100 ribu jiwa, jika kau berhasil mengembangkannya menjadi Pembunuhan satu juta jiwa dalam 1 tahun maka kekuatanmu akan menerobos mencapai ranah Bijak lapisan 3. Jika kau mencapai pembunuhan tiga juta dalam 5 tahun maka kau bisa mencapai kekuatan peringkat Komandan” Pria itu menjelaskan.
Liu sedikit berubah mendengar ia harus membunuh 3 juta dalam waktu 5 tahun. Ia sedikit memikirkan ketika dirinya membunuh dengan gila 100 ribu jiwa hanya dalam waktu 2 tahun. Itu sudah cukup menghantuinya dan membuat Liu hampir menjadi gila. Jika saja ia tidak berhasil maka ia akan jatuh kedalam kegilaan dan menjadi mesin pembunuh.
“Tenang saja, sekte akan membantumu untuk mengumpulkan mereka. Di Kepulauan terbuang masih banyak dataran yang belum mendapatkan kendali dan beberapa masih mengandalkan diri mereka sendiri, akan mudah bagi kita untuk membunuh disana tanpa orang tua di pulau utama itu bergerak”
Kemudian 3 orang dengan pakaian yang sama muncul dibelakang pria tua. “Mereka adalah seniormu, kekuatan mereka setara dengan yang disebut Mayor di Pulau Utama. Ketiganya akan membantumu untuk mencapai ranah Bijak lapisan 5!” Dengan begitu, Liu berangkat bersama dengan 3 orang lainnya.