To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
S3 - Penyamaran Terbongkar



Pria tua menyajikannya di meja makan sebelum naik dan membangunkan mereka semua. Ia berkata dengan lemah dan penuh muslihat, “Makanannya telah selesai! Mohon para tamu untuk mencicipinya sebelum dingin”


Karena pria tua itu juga seorang kultivator Mortal lapisan sejati, ia telah mampu mengirimkan pesan telepati pada mereka semua. Mendengar kata makanan, perut mereka seketika berbunyi. Mungkin efek kecapean, mereka semua kelaparan.


Zhen Yuan segera mendapat pesan telepati dari Singa Kecil dan menceritakan semua yang ia lihat kepada pemuda itu. Mendengarnya, selera Zhen Yuan menghilang digantikan rasa waspada yang semakin kuat. Ia dengan cepat mengirimkan pesan telepati untuk tidak memakan hidangan itu kepada mereka semua.


Sontak saja, mereka terkejut pasalnya godaan makanan itu telah membuat mereka lupa jika tidak lagi berada di dataran Asal Mula. Mereka mengingat pesan Zhen Yuan untuk selalu waspada apapun yang terjadi ketika di dunia luar.


“Kenapa? Apa kalian tidak suka dengan hidangan ini?” Pria tua itu nampak tidak senang melihat tidak seorangpun diantara mereka yang memakan masakannya.


“Kami berterimakasih karena perhatian anda dan telah merepotkan. Tapi kami masih kenyang dan perlu istirahat untuk saat ini” Zhen Yuan segera menyampaikan penolakannya.


Mendengar penolakan Zhen Yuan, pria tua itu semakin tidak senang. Namun ia masih memohon untuk mencicipi masakannya sedikit saja agar menghargainya yang telah repot memasak di malam hari.


“Dari awal kami tidak pernah meminta hidangan disiapkan, sebab itu kami akan kembali untuk beristirahat” kata Zhen Yuan dengan tegas. Ia meninggalkan meja makan bersama dengan yang lainnya.


Tapi sebelum mereka melangkah lebih jauh, energi yang kuat terasa dan berusaha untuk menarik mereka untuk kembali. Zhen Yuan segera memberi perintah untuk menggunakan kekuatan penuh mereka melawan energi tersebut.


Enam ledakan energi yang kuat datang dan menghancurkan energi yang menarik mereka. Zhen Yuan dan yang lainnya menoleh, mereka mendapati pria tua bungkuk itu telah berubah menjadi pria paruh baya dengan wajah yang menyeramkan.


Semuanya terkejut kecuali Zhen Yuan dan Singa Kecil, mereka bahkan tersenyum tipis merasakan kekuatan dari pria tua itu telah naik drastis dan menyentuh ranah Mortal Puncak. Kepanikan terlihat di wajah ketiga pengikut Zhen Yuan, mereka awalnya meremahkan pria tua itu, namun sekarang mereka sadar bahwa pria tua itu dapat membunuh mereka dengan mudah.


“Nak, sepertinya kalian berdua telah mengetahui kekuatan dan niat asliku sebelum ini” Pria tua itu tahu bahwa Zhen Yuan lah yang mengingatkan mereka semua dan ia jugalah yang mengetahui niat aslinya. Sebab itu ia sangat kesal dan marah pada Zhen Yuan.


“Kau bahkan masih bisa menghinaku setelah melihat kekuatanku, Mortal Puncak?” pria itu mengerutkan keningnya, ia heran dengan sikap Zhen Yuan dan yang lainnya.


“Hanya Mortal Puncak? Jika kau adalah seorang Bijak Suci lapisan awal maka mungkin kami akan ketakutan melihatmu” kali ini Singa Kecil yang menjawab.


Pria itu menganggap mereka semua tidak takut karena mengira jika ia hanya menggertak. Lagipula kekuatan Zhen Yuan hanyalah kultivator lapisan 5 sedangkan Singa Kecil hanya lapisan 8. Kekuatannya jauh lebih tinggi dari mereka semua.


“Hahaha kalau begitu saya akan memaksa kalian untuk memakan makanan yang telah saya masak dengan susah payah!” Pria itu mengeluarkan auranya, ia kemudian menerjang ke arah Baisheng yang merupakan orang paling lemah disana.


“Tidak semudah itu!” Zhen Yuan segera mengaktifkan formasi teleportasi yang ada di tubuhnya lalu berpindah ke depan Baisheng. Ia segera mengaktifkan kekuatan dari lantai ketiga pagoda surgawi yaitu pertahanan yang kuat. Dinding transaparan muncul di depan Zhen Yuan dan menghalangi pria itu mendekat.


Serangannya menghantam dinding transparan dan hancur begitu saja ketika Zhen Yuan mengaktifkan formasi miliknya. Pria itu segera melompat mundur takut jika formasi itu juga menyerangnya.


Melihat serangannya tidak berhasil, Pria itu mencoba mencari target baru. Kali ini ia melirik Singa Kecil yang berusaha melindungi ketiga tetua, dengan begitu ia mendapatkan target barunya.


“Kail Pengait Mangsa!” Pria itu menggunakan teknik Mortal yang ia miliki. Kail panjang keluar dari dalam tanah dan melesat dengan kecepatan penuh diantara sela- sela singa kecil membuatnya tidak siap untuk menghindar.


Ketiga tetua yang ada dibelakangnya segera memberi dukungan, mereka menyatukan kekuatan dan menggunakan kekuatan Mortal mereka untuk membantu Singa Kecil. Meski tidak dapat menghancurkan teknik dari pria itu, namun ketiganya berhasil mengganggu dan membuat arah kail itu berubah beberapa centi.


Singa Kecil memanfaatkan celah tersebut untuk melompat dan membuat badannya melengkung di udara menghindari kail pancing, dengan begitu serangan dari pria itu sekali lagi tidak mengenai sasaran. Ia bermaksud untuk menarik kembali serangannya, tapi sayang Badak Bercula yang ada di belakang menggigit kail pancingnya dan menariknya dengan kekuatan Surgawi.


Pria itu segera tertarik dan jatuh tersungkur akibat kekuatan surgawi badak bercula. Tidak melempaskan kesempatan emas, Tetua Bai mengaktifkan serangan terkuatnya yaitu dunia ilusi. Pria itu jatuh ke dalam dunia ilusi yang di buat oleh tetua Bai.