To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Babak Ketiga Yang Sangat Lama- Putri Yewan Er



Putaran pertama berlalu dalam waktu 3 hari, meski sangat lama semua orang menikmatinya karena  mereka dapat melihat kompetisi diantara para genius muda. Pada putaran ini, mereka yang cenderung menyembunyikan dan menahan kekuatannya mulai perlahan terkuak.


Zhen Yuan disisi lain tidak terlalu peduli, ia hanya peduli terhadap peringkat para anggota faksinya. Putri Embert berhasil mendapatkan rangking 100, sementara didepannya ada Nanqing De di posisi 78.


Selain keduanya, baik Botak Kun, Shu Lian, Empat Jendral Iblis, Yi Shang, Di Sheng dan Feng Li berhasil berada diurutan 60 besar. Apalagi dua yang pertama berhasil menggeser peringkat 4 dan 6


“Botak Kun dan Shu Lian pasti mendapatkan 3 tempat terbaik, sementara saya percaya Feng Li dan Jendral Iblis pertama untuk masuk 10 besar. Yang lainnya akan mudah mendapatkan peringkat 30 besar kecuali Putri Embert, ia sangat beruntung jika masuk posisi 60 besar”


Meski Zhen Yuan sangat optimis terhadap kekuatan mereka, namun lawan yang mereka hadapi adalah bibit- bibit unggul yang mungkin secara kualitas dan kekuatan tidak lebih rendah dari mereka.


“Bisakah saudari Embert menjadi 100 besar?” Putri Yewan bertanya disamping. Karena ia dan Xian Xian telah gagal untuk mencapai tahta sehingga keduanya kembali ketempat mereka didekat Zhen Yuan.


“Jika saudari Embert mampu menerobos dan membuat teknik Pedang 4 Musimnya menjadi teknik Bijak, saya rasa kekuatannya akan sebanding dengan Yi Shang” Qing Hongyun menjawab. Meski Du Lian yang duduk disebelahnya tidak mengatakan apapun, ia masih mengangguk tanda setuju dengan ucapan Qing Hongyun.


Qing Hongyun dan Du Lian adalah anggota faksi dari golongan tetua yang akan ikut bertanding di turnamen para tetua nantinya. Bersama dengan Chu Xingtian dan Zhen Yuan, mereka berempat akan bertarung untuk membawa nama faksi Asal Mula menjadi lebih terkenal.


“Bagaimana bisa kalian mengkhawatirkan orang lain sedangkan diri kalian belum tentu bisa lolos untuk babak pertama nanti? Bahkan jika kalian berdua menguasai kedalaman hukum dengan sempurna, kultivasi kalian masih terlalu lemah! Akan sangat bagus jika kalian berhasil masuk ke babak dua” Bagaikan air dingin, nona Seven datang dan menghina keduanya.


Baik Du Lian dan Qing Hongyun terdiam, mereka memang tidak yakin mampu bersaing dengan para tetua lainnya.


“Nona Seven, anda tidak boleh terlalu keras pada nona Qing dan nona Du. Ingatlah mereka berdua lebih muda beberapa tahun dari anda, seharusnya liga mereka berada di liga genius muda bukan liga tetua. Namun mereka mampu lolos seleksi dan berhasil mendapatkan tempat di Liga tetua sudah mencerminkan mereka berbakat” Chu Xingtian tidak lagi diam. Ia takut keduanya merasa rendah diri dan akan kalah sebelum bertarung itu sebabnya ia memberi mereka pujian.


Putaran kedua dimulai, seperti sebelumnya itu dimulai dari peringkat terendah. Sayangnya untuk mereka diperingkat 171 sampai 174 tidak bisa berbuat apa- apa selain menunggu peringkat 170 tergantikan. Sayangnya 170 juga gagal dalam tantangannya .


Tantangan demi tantangan berlanjut, entah sampai kapan tapi setidaknya mereka menikmati setiap pertarungan. Para genius muda yang sebelumnya tereliminasi juga ikut menonton. Barulah ketika pertandingan itu mereka saksikan dan mendapatkan pemahaman yang layak bahwa mereka sebenarnya berada dalam liga yang berbeda.


“Tidak perlu berkecil hati dengan kegagalan kalian, lagipula tidak ada yang tahu dimasa depan kalian akan lebih kuat dari mereka” Chu Xingtian berkata ketika melihat putri Yewan dan Xian- Xian frustasi.


Zhen Yuan tidak mengatakan apapun, keduanya mungkin  setara dengan mereka yang berada di peringkat 110 atau mungkin 100 namun sialnya dibabak kedua mereka harus satu formasi dengan kultivator Bijak Maju.


Putri Yewan Er melirik Zhen Yuan, pemuda itu dari dulu tidak pernah sekalipun tertarik dengannya. Putri Yewan Er berjuang dan berusaha untuk melampaui semuanya hanya untuk pemuda itu agar ia tidak melangkah terlalu jauh dan menjadi beban.


Namun pemikirannya terlalu naif, “Saya mungkin tidak terlihat dimatamu hari ini. Tapi dimasa depan anda akan membuat saya setara dengan anda. Jika itu tidak terkabul maka saya akan tiada di dunia ini”


Tidak ada yang tahu bahwa Putri Yewan Er telah bertekad dengan kuat didalam hatinya. Setelah turnamen ini dan mereka kembali ke pulau Kelompok Surga, putri Yewan akan memutuskan untuk pergi berkelana sendirian. Hanya dengan begitu ia akan mendapatkan rasa bahaya dan tekanan.


Ada juga noda dihatinya ketika melihat pulau Jeritan Neraka. Salah satu anggotanya berhasil menghancurkan dataran Asal Mula yang menjadi tempat asalnya, tempat keluarganya berada, tempat dimana ia merasa pulang selain pemuda itu.


“Pulau Jeritan Neraka, jika saya masih hidup saat itu, saya akan membalaskan dendam”


Di putaran kedua ini, Putri Embert berhasil mendapatkan tempat ke 90 sementara Nanqing De berhasil di posisi 70.