To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Permusuhan Meningkat



Adapun pemimpin pulau dan ketiga master kelas 4 awalnya tidak begitu tertarik, namun setelah pertunjukan keduanya mereka menjadi lebih bersemangat. Khususnya Master Ye dan Pemimpin Pulau.


“Senior Ye, apakah anda merasakan hal yang sama juga?” Pemimpin Pulau berkata melalui telepati.


“Yah! Saya melihat keduanya memiliki penguasaan yang tinggi terhadap salah satu kedalaman hukum!” balas master Ye.


“Siapakah keduanya? dan apa peringkat mereka?”


“Keduanya adalah penjaga pulau menengah atas! Mereka baru saja bergabung dengan kita dan sudah menjadi penjaga pulau peringkat tinggi. Selain itu keduanya memiliki faksi yang sama dengan Zhen Yuan”


Pemimpin pulau terkejut, “Maksud anda penjaga Zhen Yuan yang menjadi orang pertama keluar dari formasi besar dan memecahkan rekor luar biasa?”


Master Ye mengangguk, “Itu benar, siapapun yang berasal dari faksinya adalah genius! faktanya ada lebih dari 5 orang murid genius dibawahnya yang berhasil menjadi 100 murid teratas! Sungguh seorang jenius berkumpul dengan sejenisnya”


Pemimpin pulau tercengang mendengarnya, jika saja Qing Hongyun dan Du Lian menguasai kedalaman hukum maka apakah Zhen Yuan juga menguasainya? Bahkan dirinya hanya berhasil menguasai sepertiga dari kedalaman hukum Logam dan Cahaya. Bahkan dengan pemahamannya yang kecil itu sudah cukup untuk membuatnya menjadi yang terkuat dibawah ranah Mistik kepulauan terbuang.


Ia tidak bisa membayangkan jika Qing Hongyun atau Du Lian memiliki tingkat kultivasi yang sama sepertinya dengan kedalaman hukum yang mereka miliki saat ini. Keduanya mungkin akan bisa bertarung dengan kultivator Mistik jika bergabung.


“Jika bisa, saya ingin dipertemukan dengan Zhen Yuan dan seluruh faksinya”


Zhen Yuan merasa ini adalah kesempatannya, ia telah lama ingin berbicara dengan tuan pulau dan mengetahui informasi Devisi Surgawi yang telah lama dicarinya. Selain itu ia juga ingin meminta tuan pulau untuk memberikan  4 tempat tambahan untuk pengikut barunya. Keempatnya saat ini telah menerobos ranah Bijak Sejati dan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan untuk genius muda. Mungkin hanya Baisheng, dan beberapa orang lainnya yang dapat mengalahkannya.


“Apa permintaanmu?” Master Ye tidak terganggu ketika ia mengirimkan langsung permintaan Zhen Yuan pada pemimpin pulau. Yang terakhir terlihat berpikir sebentar sebelum menyetujui kedua permintaan Zhen Yuan.


“Setelah ini, saya akan mengirimkan pesan kapan pemimpin pulau akan mengunjungi anda. Saat itu buatlah persiapan kecil untuk kami” Master Ye memutuskan pesan telepatinya segera. Lima belas menit kemudian, 7 penantang telah dikalahkan masing- masing oleh Du Lian dan Qing Hongyun.


Mereka hanya tersisa satu penantang lainnya, jika keduanya dapat memenangkan pertandingan terakhir maka tidak diragukan lagi tempat pertama akan menjadi milik mereka berdua.


Penantang terakhir juga merasa sedikit gelisah, kemenangan beruntun Du Lian dan Qing Hongyun membuat mereka khawatir. Mereka tidak perlu lagi bertarung setelah mendapatkan kekalahan dari keduanya karena masing- masing hanya mendapatkan 8 kesempatan bertarung. Jika mereka kalah satu kali maka mereka akan berada ditempat kedua.


Dipertarungan terakhirnya, Du Lian dan Qing Hongyun mengeluarkan senjata kelas 5. Itu diberikan oleh Zhen Yuan dan merupakan senjata terbaik digudang persenjataannya. Du Lian memegang sebuah tongkat dengan panjang hampir satu meter. Tongkat itu memiliki ribuan lubang yang siap untuk mengirimkan ribuan jarum beracun.


Sementara Qing Hongyun memegang pedang berwarna merah yang dimurnikan menggunakan beberapa sari patih lotus api.


Dengan menggunakan senjata, keduanya menjadi semakin kuat. Yang awalnya mereka bertarung imbang dengan lawan mereka kini berubah dan mampu memojokkan lawan mereka dengan mudah.


Qing Hongyun bahkan tidak segan untuk memotong tangan kiri seorang tetua dalam aula hukum. Ia tahu bahwa aula hukum memiliki dendam dan permusuhan pada Zhen Yuan. Jika saja wasit tidak menghentikannya maka mungkin Qing Hongyun akan membunuh sang tetua atau membakarnya hidup- hidup.