
Dua hari sebelumnya, tetua Huang memberikan undangan pertemuan pada Zhen Yuan. Ia mengatakan pada pertemuan tetua adalah pertemuan yang diadakan oleh para tetua Utama dan tetua Tinggi.
Karena sebagian besar produksi pill berasal dari faksi- faksi tetua membuat mereka yang bertugas mengelola pill dan pengeluarannya. Untuk itulah pembahasan mengenai pengelolaan pill akan dibahas melalui pertemuan tetua yang diadakan sebanyak 3 hingga 5 kali dalam setahun.
Zhen Yuan awalnya tidak ingin menghadiri pertemuan tersebut tapi mengingat ia masih belum lama menjadi tetua Tinggi maka ia harus menunjukkan sedikit kesopanan pada para tetua yang lainnya.
Pertemuan itu dilakukan pada sebuah aula besar dengan banyak kursi membentuk garis melingkar lengkap dengan nama dan peringkat para tetua. Ketika Zhen Yuan memasuki ruangan, telah terdapat puluhan kursi yang terisi.
Zhen Yuan bergerak menuju posisinya yang menjadi tetua ke 98, berada diposisi paling belakang. Ia cukup terkejut mendapati tetua Sazi dan Patriark Yiqian telah lebih dulu datang dan menempati posisi 99 dan 100.
“Zhen Yuan, saya tidak menduga kau akan datang hari ini.” Patriark Yiqian tersenyum licik.
“Memangnya saya tidak boleh datang? Kenapa patriark Yiqian terlihat sangat senang melihatku disini, tidak seperti biasanya”
“Tentu saja saya senang, dengan kau menghadiri pertemuan tetua maka artinya resep Pill Esensi Jiwa yang asli akan segera dimiliki oleh semua orang” kali ini patriark Yiqian tertawa terbahak- bahak.
Mata Zhen Yuan menyipit, ia melirik tetua Sazi yang ikut tersenyum samar. “Oh jadi pertemuan ini khusus diadakan karena diriku? Hahaha... Saya sangat tersanjung, saya menantikan hal itu terjadi” Tapi sikap Zhen Yuan berubah menjadi santai seolah tidak takut dengan kata- kata Yiqian.
“Tertawalah! Karena sebentar lagi keuntunganmu sebagai tetua Tinggi akan berakhir” Yiqian mengejek. Zhen Yuan tidak ambil pusing, ia menunggu para tetua tinggi lainnya tiba.
“Terimakasih karena telah datang dipertemuan tetua kali ini. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kali ini kita akan membahas mengenai resep Pill Esensi Jiwa.” ucap pemimpin dari tetua utama.
“Seperti yang kita ketahui bahwa resep pill Esensi Jiwa telah dibuktikan oleh Master Dan Jian kebenarannya juga telah dibuat secara langsung oleh master Zhen Yuan. Namun ketika semua orang mencoba untuk memurnikannya, tidak satupun yang dapat berhasil membuat pill Esensi Jiwa kecuali master Zhen Yuan.”
“Karena master Zhen Yuan ada disini, maka kita harus menanyakan secara langsung apakah resep dari pill Esensi Jiwa itu benar atau ada beberapa bagian yang kurang lengkap dan menyebabkan kegagalan kami memurnikannya!”
Berkat ucapan tetua Utama, semua pandangan kini tertuju pada sosok pemuda berjubah ungu. Mendapatkan pandangan seperti itu, Zhen Yuan tersenyum tipis lalu berkata “Itu benar, resepnya sama sekali tidak salah”
“Tapi mengapa kami tidak dapat memurnikan pill Esensi Jiwa sementara kau bisa?” balas salah satu tetua utama.
Zhen Yuan mengangkat bahunya tak acuh, “Pill Esensi Jiwa bukanlah pill sembarangan yang dapat dibuat oleh sembarangan orang apalagi yang tidak memiliki kompetensi dalam bidang alkemis. Mungkin saja kegagalan anda dalam memurnikan pill itu disebabkan karena kesalahan anda sendiri atau memang anda tidak memiliki kemampuan untuk melakukannya.”
Tetua itu marah mendengar perkataan Zhen Yuan. “Kau mengatakan dirimu lebih memiliki keahlian dalam alkemis dibandingkan saya? Omong kosong!”
Pemimpin tetua utama kembali berbicara, “Master Zhen, anda saat ini adalah tetua tinggi istana pill. Alangkah baiknya jika anda membagikan beberapa informasi mengenai pill Esensi Jiwa pada kami sekarang. Ini demi istana pill yang kau layani!”