
Awalnya Zhen Yuan berpikir jika Li Jingtian adalah sosok yang bertubuh besar seperti anggota keluarga Li lainnya. Tapi sosok Li Jingtian yang sebenarnya jauh berbeda dari bayangannya, patriark dari keluarga Li itu memiliki tubuh yang ramping dengan rambut putih panjang yang tergeraike belakang.
Tubuhnya terlihat kuat namun tidak terlalu berotot serta wajahnya yang masih muda, jika saja Li Gomu tidak memanggilnya kakek maka mungkin Zhen Yuan akan berpikir jika Li Jingtian memang masih muda.
“Saya sangat berterimakasih dan bersyukur atas kebaikan hati master Zhen.” Li Jingtian ingin membungkuk hormat pada Zhen Yuan, namun pemuda itu segera menahan bahunya tidak membiarkannya membungkuk.
“Ini sudah kewajiban saya, lagipula kami memiliki sedikit hubungan dengan grand Elder Li.” Balas Zhen Yuan. Li Jingtian mengangguk, ia kini sangat menghargai hubungan mereka dengan Zhen Yuan.
“Patriark Li, apakah saya bisa mengetahui kondisi saat ini dimedan perang utama?” Zhen Yuan mengubah topik pembicaraan.
Wajah Patriark Li tiba- tiba menjadi kusam, “Bangsa iblis rupanya telah memiliki kekuatan yang hampir sama dengan kita saat ini di medan perang utama. Sayangnya jumlah mereka jauh lebih banyak ditambah mereka melakukan ekspansi yang luas di seluruh wilayah Pusat membuat kami semakin terdesak!”
“Lalu bagaimana dengan 3 kerajaan besar?” tanya Zhen Yuan lagi. Karena medan perang utama hanya dimainkan oleh istana pusat maka 3 kerajaan besar hanya bisa mempertahankan wilayah mereka masing- masing dari serangan bangsa iblis.
“Dari 3 kerajaan besar, hanya kerajaan Zhen yang mengalami keunggulan sedangkan kerajaan Shen dan Pasir Besi mengalami situasi yang mengkhawatirkan.” Li Jingtian kemudian menatap Zhen Yuan dengan tatapan memohon.
Tanpa mengatakan apapun, Zhen Yuan sudah tahu permohonan Li Jingtian. Bagaimanapun juga kerajaan Shen dibangun oleh keluarga Shen, Duan dan Li yang mana ketiganya memiliki hubungan yang baik dengannya.
“Baiklah saya akan membantu! Patriark Li, Tuan muda Li, saya pamit pergi!” Zhen Yuan menangkupkan tinjunya. Bersamaan dengan 3 pengikutnya, Zhen Yuan menghilang dalam kelebat angin sejuk.
Wajah patriark Li terkejut ketika ia tidak melihat dengan jelas kecepatan Zhen Yuan yang menandakan kecepatan Zhen Yuan jauh lebih cepat darinya.
~~
Sejak perang besar terjadi, wilayah pusat telah menjadi medan perang antara 2 bangsa, iblis dan manusia. Tidak terhitung jumlahnya korban dipihak manusia yang tidak memiliki kultivasi untuk melarikan diri atau sekedar melawan balik.
Tidak jauh dari wilayah lembah Seribu Serangga, lima sosok iblis dengan kekuatan Mortal memimpin ribuan iblis jiwa. Tujuan mereka tentu saja sekte Serangga Beracun. Selama peperangan berlangsung, setidaknya peran dari sekte ini sangat besar dan mengundang perhatian dari bangsa iblis.
Patriark Duchong menatap dingin pada pasukan iblis yang mendekati sekte mereka. Segera kelima tetua serangga membungkuk kearah Duchong, mereka siap menerima perintah.
“Apakah serangga penjaga telah berevolusi?” Patriark Duchong bertanya dengan sedikit khawatir.
“Kelima serangga penjaga telah berevolusi dan menjadi Beast Mortal!” Tetua Semut Batu menjawab.
Patriark Duchong mengangguk puas, wajahnya tidak lagi terlihat khawatir. “Mungkin saatnya kita kembali!”
Kelima tetua bersemangat mendengar keputusan patriark Duchong, mereka mengangguk patuh dan kembali menghilang bagai tak berjejak. Patriark Duchong kembali melihat rombongan iblis yang kini semakin dekat dengan sekte Serangga Beracun.
Tidak lama, terompet- terompet perang yang terbuat dari sayap- sayap serangga raksasa dibunyikan, bersamaan dengan kemunculan 5 tetua serangga bersama dengan masing- masing serangga penjaga mereka.
Tidak ketinggalan, seluruh anggota sekte Serangga Beracun yang dipimpin oleh guru Xi dan Du Lian. Guru Xi memimpin para tetua dan guru sementara Du Lian memimpin para generasi muda dan anggota sekte lainnya. Kali ini kekuatan sekte Serangga Beracun dikerahkan secara penuh.
Kelima iblis Mortal itu bahkan tidak berdaya dihadapan serangga penjaga sekte. Mereka dengan mudah dikalahkan, begitupula dengan pasukan iblis yang dibantai habis- habisan oleh Du Lian.
Jika Zhen Yuan melihatnya, ia akan terkejut sebab saat ini Du Lian mungkin satu- satunya diantara mantan tetua muda yang telah mencapai ranah Mortal. Ia juga menjadi kultivator Mortal pertama di sekte Serangga Beracun setelah 100 tahun.
Tentu saja perkembangannya di dorong oleh tubuh Racun Lotus yang telah berhasil ia kendalikan. Kini kultivator Mortal lapisan awal kebawah tidak akan berani untuk bertarung secara sembarangan dengan Du Lian karena efek racun lotusnya dapat melumpuhkan kultivator Mortal.