
“Kau tidak takut jika saya berniat menyerangmu dan membunuh kalian disini?” goda Shinye.
“Anda bisa membunuh saya tepat ketika perkenalan kita diawal jika benar anda ingin membunuh. Selain itu kekuatan anda jauh lebih besar dibandingkan kami berempat walau bergabung. Jadi percuma saja jika takut.” ucap Zhen Yuan tenang.
Shinye terkejut mendengar jawaban Zhen Yuan, “Tampaknya rumor yang beredar jauh lebih kecil daripada yang sebenarnya. Jujur saja saya tertarik untuk merekrut orang sepertimu menjadi bawahan saya, apa kau setuju?”
Zhen Yuan tidak mengharapkan Shinye akan begitu terus terang dengan tujuannya. Namun ia menggeleng pelan, “Saya tidak tertarik”
Shinye masih tersenyum tipis, “ Saya akan menjadikanmu wakil istana formasi! Kau hanya lebih rendah dari saya di istana formasi”
Tapi Zhen Yuan lagi- lagi menggeleng, “Tidak tertarik!”
Tidak menyerah, Shinye mengajukan penawarannya sekali lagi. “Atau mungkin saya bisa meminta 2 master setuju untuk mengangkatmu menggantikan Leiying menjadi pemimpin dari penjaga agung. Saya melihat kau memiliki hubungan yang akrab dengan beberapa penjaga agung”
Sayangnya sampai penawaran terakhirpun Zhen Yuan tidak menerimanya. “Saya tidak memiliki niat untuk saat ini bergabung dengan pasukan manapun. Jadi lebih baik master Shinye tidak memaksakan diri.”
“Kau memiliki potensi yang bagus, dalam bidang alkemis maupun formasi. Sangat disayangkan jika kau tidak bergabung dengan istana pusat. Apalagi istana pusat masih sangat membutuhkan pill Esensi Jiwa buatanmu.”
“Tuan istana tidak perlu mempertanyakan keputusan saya. Adapun bakat dan keterampilanku, mereka akan berkembang atau sia- sia adalah kerugian saya bukan anda” karena master Shinye adalah orang yang lugas, maka Zhen Yuan juga berbicara lugas padanya.
“Anda bisa mencobanya, tapi saya akan mengatakan jika anda memaksa maka hasilnya tidak akan baik!”
Selepas itu formasi yang menyelimuti mereka menghilang, Zhen Yuan tersenyum simpul lalu mengucapkan terimakasih pada Shinye. Para pengikut Zhen Yuan hanya bisa menurut sebab mereka sangat syok atas kejadian itu.
“Berapa banyak master yang sanggup menolak tawaran dari tuan istana? Bahkan ketiga tawaran itu sangat menggoda bagi para tetua utama.” Tetua kedua berbicara setengah berbisik pada tetua Huang dan Bai. Zhen Yuan secara tidak sengaja mendengar ucapannya.
“Bukan berapa banyak, tapi tidak ada! hanya sosok besar seperti tuan Zhen Yuan lah yang mampu menolak semua tawaran yang begitu menggiurkan itu.” Balas tetua Huang.
“Saya pikir tuan istana Shinye pasti kesal karena Zhen Yuan menolaknya. Untunglah ia tidak mengambil tindakan dan menyerang kita” Tetua Bai malah mencemaskan hal lainnya.
Zhen Yuan pura- pura tidak mendengar mereka dan terus berjalan kedepan. Ia memikirkan kembali ketiga tawaran dari tuan istana Shinye. Bahkan tawaran ketiganya sungguh menggiurkan, tapi untuk saat ini menerima tawaran tersebut akan membawa banyak masalah untuknya.
Belum lagi Leiying, bahkan Zhen Yuan mungkin tidak sekuat dengan beberapa bawahan acak dari para Penjaga Agung. Ia akan menjadi olok- olokan karna hal itu dan posisinya mungkin akan jauh lebih mengerikan dari Leiying.
Zhen Yuan dan pengikutnya meninggalkan istana pusat dengan menggunakan kereta roh kelas 6 yang diberikan Dan Jian padanya sebagai kenang- kenangan. Huang Shinye hanya hanya bisa menghela nafas panjang, baru kali ini ia menemukan orang seperti Zhen Yuan. Sambil tersenyum simpul, ia menghilang dari sana dengan sisa jejak formasi transportasi di tempatnya berdiri.