To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
4/30



Nona Seven mendorong pedangnya kedepan, membuat Ling Huier lengah dan terdorong menjauh. “Ambil ini! Itu adalah token tertinggi yang dimiliki oleh aula hukum, bukan?” nona Seven melemparkan token istimewa yang diberikan aula hukum padanya.


Ling Huier menatapnya sejenak, ia sangat pintar sehingga sadar bahwa ketua aula hukum memiliki hubungan misterius dengan nona Seven. “Apakah kau salah satu anak baptis dari ketua aula hukum?”


Nona Seven terkejut mendengar Ling Huier menebaknya dengan benar. Mendapatkan reaksi wajah, Ling Huier memastikan kebenaran tebakannya. Senyumannya semakin mengembang ketika ia menghancurkan token itu di udara menggunakan tekanan es.


“Kami tidak membutuhkannya!” ucap Ling Huier sebelum mundur kebelakang. Ia sepertinya tidak berniat untuk melanjutkan pertarungannya.


Semuanya telah sangat jelas. Aula Hukum yang ada di balik ini semua. “Sebenarnya dengan kekuatanmu, ketiga penjaga itu jelas bukanlah tandinganmu bahkan jika mereka bersatu. Kau mengajak kami hanyalah dengan tujuan untuk memberikan kesempatan aula hukum membasmi orang- orang yang berpotensi menjadi gelombang besar dari rencana kalian”


“Saya dan Wang Jian berpotensi menjadi pelindung pulau puncak dimasa depan. Apalagi adik saya adalah seorang master berbakat di aula master membuat posisi saya menjadi sangat kuat dimasa depan. Apalagi Wang Jian, kenaikannya yang cepat tidak diragukan lagi menjadi kekhawatiran setelah berteman dengan salah satu wakil penatua dalam yang bukan dari faksi aula hukum” Ling Huier memaparkan semuanya.


Nona Seven hanya tersenyum kecut, ia menyadari bahwa itu semua adalah kesalahan tapi apa yang bisa ia perbuat? Ia adalah anak baptis dari ketua aula hukum. Ia telah dibesarkan dan diberi kehidupan yang sangat baik, sebab itu nona Seven hanya bisa membuat ketua aula senang untuk membalas budi. Baik atau buruk, itu tidak lagi ada dimata nona Seven.


“Adapun Zhen Yuan, meski dia masih jauh dari pelindung pulau puncak, namun ia seorang master kelas 5. Masih sangat muda dan berbakat. Ia memiliki potensi dan batu sandungan yang jauh lebih besar dari saya maupun Wang Jian.”  


Kemudian Ling Huier mengingat beberapa kejadian lainnya. “Saya ingat beberapa misi sulit secara serentak muncul dan memicu banyaknya peserta dari misi tersebut. Anehnya, misi sulit dikeluarkan 90 persen oleh aula hukum. Sayang sekali, misi itu dicabut setelah kematian sejumlah besar pelindung pulau. Mereka semua adalah orang- orang seperti kami dan menolak untuk tunduk pada faksi aula hukum.”


Nona Seven sedikit bergetar ketika mendengarnya. Ia jauh lebih mengetahui detailnya. Seluruh misi itu palsu, aula hukum hanya mengeluarkan sebagai pancingan untuk mereka. Ketika tiba dilokasi, nona Seven dan dua lainnya yang juga merupakan anak baptis aula hukum ditugaskan untuk menghabisi semua orang disana.


Nona Seven berhasil menyelesaikannya namun dua anak baptis lainnya tewas. Ketua aula merespon datar, seolah tidak bersedih dengan kematian keduanya.


“Kau tidak perlu memasang wajah sedih dan menyesal disana! Lagipula kau juga akan menyusul mereka” Suara nyaring terdengar dari belakang nona Seven.


Nona Seven mengenal suara itu, ia berbalik dan mendapati Zhen Yuan tersenyum sinis menatapnya. “Nona Seven, apakah ada kata- kata terakhir? Kami bisa memberikannya pada aula hukum setelah kembali ke pulau”


“Kau terkena racun kelas 4 milikku. Racun ini tersebar dengan cepat ketika seorang mengalirkan energi mereka.” Zhen Yuan tersenyum kemenangan.


Nona Seven segera mengambil beberapa pill penawar yang ia simpan di dalam kantong penyimpanan. Berharap pilnya dapat menyembuhkan. Sayang sekali, ia semakin lemas ketika meminum pill penawar.


“Racun ini sangat unik, itu bukanlah racun yang bisa dengan mudah dihancurkan oleh pill penawar biasa. Dibuat dari bahan yang hanya saya yang bisa mendapatkannya, bahkan ketika kau meminum penawar racun biasa, racun tersebut akan memakan penawar dan menjadikannya semakin kuat”


Memang ketika nona Seven mengamati dantiannya, efek dari penawar itu sama sekali tidak membantu malah membuat racunnya semakin banyak dan menyebar. Ia tersenyum pahit, tahu bahwa kali ini misinya akan gagal.


“Bunuh saya! Bagaimanapun saya telah mencoba membunuh kalian menggunakan racun. Mungkin ini adalah karma dari surga setelah perbuatan jahat yang selama ini saya lakukan” Nona Seven tersenyum sedih.


Zhen Yuan, Wang Jian dan Ling Huier tidak mengharapkan perubahan reaksi dari nona Seven. Mereka awalnya mengira jika nona Seven akan mencoba segala macam cara untuk menekan ketiganya dan memaksa memberikan pill penawar.


Zhen Yuan bahkan telah menyiapkan teknik Pedang Terbangnya yang diilhami oleh sedikit kedalaman tentang hukum dan dao.


Melihat nona Seven yang tidak lagi menunjukkan ketulusannya dan menyadari perbuatannya, Ling Huier dan Wang Jian sepakat untuk memberinya pengampunan.


“Terlepas dari kesalahannya, nona Seven adalah salah satu pelindung pulau terkuat dari pulau kelompok surga. Kematiannya akan sangat merugikan bagi pulau, selain itu kita juga berhasil menyelesaikan misinya dan selamat tanpa luka apapun.”


Ling Huier yang sebelumnya paling marah dan ngotot menjadi yang pertama maju memberi maaf pada nona Seven. Kemudian Wang Jian juga mengatakan kematian nona Seven akan memberi dampak negatif kedepannya.


Zhen Yuan merenung sebentar. Ia teringat masalahnya dan membutuhkan lencana pelindung pulau puncak segera untuk menghentikan invansi seorang Mayor di dataran Gurun Bandit. Nona Seven mungkin dapat membantunya juga.


“Baiklah saya akan memberinya penawar racun, tapi dengan syarat ia harus menerima simbol budak dan menjadi pengikut saya” Zhen Yuan menyebutkan garis bawahnya.