
Zhen Yuan terdiam, itu sebenarnya sangat sederhana. Ia kemudian teringat bahwa salah satu hal yang buruk mengenai kultivator pengendali serangga adalah karena emosi mereka yang buruk, “Mungkin saja karakter mereka dipengaruhi oleh jenis serangga yang mereka kendalikan.” gumam Zhen Yuan sambil melirik ratu kepik.
Zhen Yuan menyetujui semua syarat yang diajukan ratu kepik padanya. Ratu kepik mengeluarkan sebuah piringan berwarna hijau diatasnya terdapat sebuah lingkaran formasi yang rumit.
“Berikan setetes darahmu keatas formasi ini, walau kau telah berjanji pada kami hari ini tapi mungkin saja kau akan melupakannya besok atau dimasa depan.”
Pemuda melongo tidak percaya, tapi ia tidak membantah dan memberikan setetes darah setelah ia melukai sedikit jari telunjuk kirinya. Tepat ketika darah itu menetes, formasi itu segera menyerap darah Zhen Yuan dan menghilang bersama dengan formasi diatasnya.
“Bagus! Sekarang kau telah menjadi bagian dari alam kecil ini dan kau bisa mengendalikan sejumlah serangga Kepik Hijau sesuai dengan jumlah pemahaman teknik pengendalian serangga yang kau miliki”
Ratu kepik itu mengajak Zhen Yuan memasuki istananya, ia tidak lagi menaruh kewaspadaan padanya. Zhen Yuan mengikuti ratu kepik sebab ingin mengetahui tentang alam kecil itu lebih jauh.
Ratu Kepik itu senantiasa menjawab pertanyaan Zhen Yuan mengenai alam kecil, mulai dari jumlah kepik hijau surgawi yang mencapai 500 ribu, sungguh jumlah yang terbilang sedikit untuk sekumpulan serangga.
“Kau tidak mengetahuinya! karena sekte Serangga Beracun telah melemah maka kita juga akan semakin melemah. Terdapat banyak batasan yang muncul setelah itu dan membuat jumlah kami semakin sedikit. Dulu kami memiliki lebih dari 3 juta anggota membuat kami menjadi salah satu ras serangga paling banyak.”
“Sekarang kau yang akan menjadi pemilik kami, jika kau tidak memiliki banyak peningkatan selama beberapa waktu kedepan maka batasan- batasan baru akan kembali muncul dan mengurangi jumlah serta kekuatan kami.” lanjutnya.
Akhirnya Zhen Yuan mengerti kecemasan ratu kepik, “Yakinlah, tidak akan lama bagi kalian akan mengalami peningkatan jumlah dibawah kendaliku” ucap Zhen Yuan dengan penuh percaya diri.
Ratu kepik memberikan piringan hijau yang sebelumnya menjadi tempat formasi kepada Zhen Yuan, “Ini akan menjadi pintu masuk alam kecil kami setelah anda menjadi pemilik resmi dimasa depan dan altar yang ada di sekte Serangga Beracun akan menjadi altar biasa setelah itu”
Zhen Yuan mengambilnya dan segera menyimpan piringan itu pada tas penyimpanannya. Setelah itu ia memutuskan untuk kembali takut jika sekte Serangga Beracun akan khawatir dan cemas.
~~
“Bagaimana? Apakah kau berhasil mendapatkan teknik itu?” tanya patriark Duchong.
Du Lian melihat gurunya sebentar lalu bersujud hingga dahinya menempel ditanah. “Maafkan saya guru! Saya belum bisa mendapatkannya, muridmu tidak kompeten” Du Lian dipenuhi dengan rasa bersalah.
Kekecewaan terlihat diwajah Duchong dan guru Xi, teknik itu adalah harapan satu- satunya agar sekte mereka dapat kembali kepuncak dunia. Tapi mereka berdua sadar bahwa mendapatkannya dibutuhkan kemampuan dan keberuntungan, sebab itu mereka tidak begitu mempermasalahkannya.
Guru Xi kemudian melirik kearah altar namun setelah beberapa saat, tidak sesosokpun muncul dari portal. Ia melirik Du Lian yang juga menatap altar dengan penuh harapan.
“Dimana master Zhen? kenapa ia belum keluar?” tanya guru Xi pada Du Lian.
“Apa kalian tidak bersama?” kali ini patriark Duchong juga ikut bertanya.
Du Lian menggeleng pelan, ia sedikit ragu untuk menceritakan semuanya. Tapi Patriark Duchong menyadari ada sesuatu yang salah segera memaksa Du Lian bercerita. Gadis itu tidak bisa menolak gurunya akhirnya menceritakan kejadian di alam kecil.
“Master Zhen tidak salah! Saya melihatnya sendiri jika ia juga terkejut ketika mengetahui bahwa teknik itu hanya dapat dipelajari oleh satu orang saja!” ucap Du Lian menutup ceritanya.
Guru Xi terdiam, lebih tepatnya menunggu reaksi dan jawaban dari patriark Duchong.
“Yah... Sepertinya kita memang tidak lagi berjodoh dengan teknik Pengendalian Serangga Surgawi itu.” ucap patriark Duchong sambil menghela nafas berkali- kali lalu pandangannya menuju altar dan melanjutkan ucapannya.
“Saya harap anak itu bisa selamat, hanya dia satu- satunya harapan untuk kita bisa bertahan dimasa depan”
Patriark Duchong mengetahui dengan jelas bahwa dengan keterampilan alkemis yang dimiliki oleh sektenya, ia mungkin hanya bisa memasuki barisan 100 besar di turnamen nanti. Tapi dengan alkemis Zhen Yuan, ia bisa bersaing dengan para alkemis hebat dari 10 klan utama.