To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Tidak Berdaya



Yang terakhir adalah master alchemy yang memiliki wajah paling ramah dan dikenal paling baik diantara ketiga master kelas 4. Wajahnya mengundang kesejukan dan kenyamanan membuat semua orang tidak tahan untuk tidak berlindung dibawah sayapnya.


“Master Zhen, saya telah mendengar anda sebelumnya. Sungguh pemuda yang berbakat dan bermanfaat. Saya pernah mendengar anda menjual puluhan ribu pill Gathering Mortal untuk membantu para genius muda pusat pulau meningkatkan kultivasi mereka, perbuatan anda sudah menjadi sangat mulia dan memberi keuntungan bagi pusat pulau”


Setiap kata yang keluar dari mulutnya adalah sanjungan dan pujian, orang akan berpikir jika ia rendah hati dan tidak malu untuk memuji seorang pemuda. Namun Zhen Yuan tidak terjebak dengan tipuan seperti itu sekarang setelah ia mengetahui sifat asli dari sang master.


Ia adalah dalang terbesar dan terkuat dari aula hukum dan juga musuh tersembunyi untuk Zhen Yuan. Meski begitu, Zhen Yuan tetap memasang fasad kagum dan hormat seperti yang lainnya agar tidak ada yang curiga.


“Semua tindakan saya tidak bernilai apa- apa dibandingkan dengan tindakan master”


Zhen Yuan duduk dengan tenang di tempat yang telah disediakan untuk para tetua yang berhasil lolos dalam formasi besar. Ia ingin menutup matanya dan berusaha untuk mencerna beberapa informasi ketika niat membunuh yang deras mengarah padanya.


Zhen Yuan tidak perlu membuka matanya untuk melihat, ia telah mengetahui bahwa niat membunuh itu tidak lain berasal dari aula hukum. Ia berusaha untuk mengacuhkannya dan memilih untuk memasang senyum mengejek. “Tuan aula, apakah anda kehilangan seseorang beberapa hari yang lalu?” Zhen Yuan bertanya melalui telepati.


Ketua aula hukum tiba- tiba berdiri dan menatap Zhen Yuan dengan tajam ketika mendengar telepati dari pemuda itu. “Tidak bisakah kau sedikit tenang? Saya bahkan mengetahui siapa pendukung terbesarmu” lanjutnya.


Ketua aula semakin gemetar ketika ia melihat Zhen Yuan menoleh ke arah master Alchemy dan tersenyum kepadanya. Ini saja sudah cukup membuat ketua aula hukum gelisah parah, ia ingin mengirimkan pesan telepati pada master Alchemy namun pesan telepati lainnya datang.


Master Alchemy dapat merasakan perubahan ekspresi dan sikap dari ketua aula hukum. “Apakah ada sesuatu yang terjadi?” Ketua aula menggeleng memberi jawaban.


Zhen Yuan tertawa kecil melihat perilaku ketua aula, “Saya mungkin takut dengan master Alchemy dan pasukan yang berada dibawah kendalinya. Namun saya tidak takut pada aula hukum, apakah kau tahu alasannya?” Ia berhenti sebentar.


“Itu karena seluruh  penghuni aula hukum telah berada dibawah kendali saya! Termasuk anda. Kehidupan kalian berada ditangan saya, bahkan master Alchemy tidak bisa menyelamatkannya”Lanjut Zhen Yuan disertai dengan tawa yang riang.


Wajah aula hukum memburuk setelah mendengarnya, “Lancang sekali! Apa kau pikir sangat hebat bisa mengancam saya seperti ini?! Setelah turnamen ini, saya akan mengatakannya pada master Alchemy. Saat itu kau akan sangat terancam bahkan dalam perlindungan pemimpin pulau sekalipun.”


“Kau tidak percaya? Maka saya hanya perlu memberi satu contoh” Zhen Yuan terkikik pelan. Ia diam- diam mengedarkan teknik Tubuh Racun Surga untuk mengaktifkan jaringan racun yang ada di seluruh tetua aula hukum.


Dalam beberapa detik ribuan tetua dan puluhan tetua inti dibawah panji aula hukum menjerit kesakitan. Bahkan ketua aula memiliki wajah yang sangat buruk ketika ia merasakan sakit yang sangat parah, bahkan tulang- tulangnya terasa melunak dan ototnya terbakar dari dalam.


Semua orang terkejut mendapati peristiwa seperti ini, seluruh aula menderita dan menjerit secara bersamaan! Ini bahkan tidak pernah terjadi.


Pemimpin Pulau, dan ketiga master segera mendekati rombongan aula hukum. “Apa yang terjadi?” Master Alchemy bertanya. Namun tidak ada yang bisa menjawabnya sebab seluruh aula hukum kini menderita rasa sakit yang sangat sehingga bahkan menjawab master pun tidak bisa. Bahkan beberapa tetua yang lemah kini sekarat dan tidak sadarkan diri.