
“Sekitar 3 hari atau mungkin 5 hari, tergantung tingkatan kereta yang digunakan. Kebetulan saya memiliki kereta kelas 2 dan mampu membuat kita sampai disana dalam waktu 1 bulan.” ucapnya dengan percaya diri.
“Tidak usah! Kita akan naik ke kereta roh saya saja” Zhen Yuan melambaikan kereta roh berwarna hitam dan dipenuhi dengan corak serangga di dinding tengah pertahanan musuh.
Xi Xian ingin mengatakan sesuatu sebelum Zhen Yuan menarik dirinya untuk segera masuk ke kereta kelas 6 yang kini mulai terlihat bahkan dari jauh.
Keduanya berangkat hari itu juga, Zhen Yuan menyuruh Xi Xian untuk membantunya mengurus kapal sementara ia akan melakukan kultivasinya lagi. Karena memakai kapal kelas 6 membuat kecepatan dan perkiraan Xi Xian hanya berlangsung beberapa jam saja sebelum tiba di Sekte Serangga Beracun.
Sekte Serangga Beracun dulunya menguasai hampir separuh dari wilayah dataran, membuatnya menjadi sekte super kuat dengan kekayaan yang tidak dapat dibayangkan. Namun alasan mereka dapat jatuh seperti sekarang ini adalah persaingan mereka di dalam sekte yang kemudian membentuk sekte- sekte baru dan mulai mengambil alih satu persatu wilayah mereka membuat sekte Serangga Beracun terpecah belah.
Yang kemudian pecahan- pecahan paling kuat mereka berdiri menjadi klan- klan besar dan sekte baru dan bersama- sama menurunkan sekte Serangga Beracun dari kekuatannya.
Akhirnya, tiga ratus tahun yang lalu, sekte Serangga Beracun berhasil dikalahkan dan mengalami kemunduran yang pesat. Mungkin jika beberapa tetua yang masih setia dengan sekte Serangga Beracun telah tewas maka sekte itu juga akan kehilangan kekuatannya dan hilang ditelan bumi.
Zhen Yuan dan Xi Xian memasuki wilayah kerajaan Pasir Emas, salah satu dari 3 kerajaan besar. Disanalah tempat sekte Serangga Beracun, di daerah yang disebut sebagai salah satu tempat paling berbahaya didunia.
“Walau pamor dan kekuatan sekte Serangga Beracun kami telah jauh menurun, tapi kami masih merupakan kekuatan yang diperhitungkan, tidak seorangpun yang berani merebut markas kami yang ada di tengah lembah Seribu Serangga.” ucap Xi Xian dengan penuh kebanggaan.
Adapun Zhen Yuan, ia menaikkan alisnya melihat lembah penuh serangga itu. “Terdapat lebih dari 10 juta serangga beracun disini, kalian benar- benar sesuai seperti cerita yang beredar.” Zhen Yuan menemukan bahwa tidak jarang terdapat serangga berkekuatan jiwa disana.
“Itulah yang membuat semua orang dan sekte Seribu Pill takut untuk menyerang kami secara langsung, mereka mungkin tidak memiliki masalah untuk melenyapkan kami tapi sebagai gantinya, kekuatan mereka akan sangat berkurang drastis” Xi Xian dengan penuh bangga menjelaskan.
Lembah Seribu Serangga, seperti namanya terdapat banyak serangga yang menghuni lembah tersebut. Terlebih mereka semua adalah hewan buas yang berbahaya bagi manusia biasa dan kultivator sekalipun.
Xi Xian turun dari keretanya, ia lalu berjalan mendekati pintu masuk lembah yang kemudian ketika Xi Xian berada sekitar 1 meter dari mulut lembah, seorang tetua datang dan menghalanginya. Melihat tetua tersebut, Xi Xian mengeluarkan medalinya dan memberikannya pada tetua tersebut untuk diperiksa.
Tetua luar sempat terkejut mendapati medali Xi Xian merupakan medali murid pelataran dalam. Segera sikap dari sang tetua agak sedikit berubah menjadi lebih sopan.
“Terimakasih” Xi Xian tersenyum tipis mengucapkan terimakasihnya ketika mengambil kembali medali pada tetua tersebut. Dengan Xi Xian memasukkan keretanya ke dalam sekte Serangga Beracun lalu melesat dengan cepat menuju pelataran dalam.
“Kita akan menemui guru terlebih dahulu sebab hanya para tetua yang dapat memiliki kesempatan untuk bertemu dengan Patriark Sekte.” Xi Xian menuntun Zhen Yuan menuju salah satu kediaman tetua dalam yang menjadi guru Xi Xian.
Tidak terlalu mengherankan jika Xi Xian memiliki guru di pelataran dalam sebab bakatnya yang sedikit diatas rata- rata. Seorang Wanita dengan peringai galak menjadi guru Xi Xian. Kekuatan wanita itu adalah kultivator jiwa lapisan 4, salah satu tetua paling kuat di kalangan pelataran dalam.
“Darimana saja kau dan siapa dia?” tanya guru Xi Xian dengan galak.
Xi Xian segera menjelaskan bahwa dia baru saja kembali dari kota Bintang Merah dan memperkenalkan Zhen Yuan sebagai Master dari sekte Obat Mujarab.
Guru Xi Xian terkejut mendengar Zhen Yuan telah menjadi master dari sebuah sekte dengan umurnya yang masih sangat muda, ia kemudian memindai Zhen Yuan dengan teliti membuat pemuda itu tidak nyaman.
“Memeriksa seperti ini akan membuat orang lain tidak nyaman! Jika bukan karena beberapa hal, saya tidak akan membiarkan hal ini” ucap Zhen Yuan pelan.
Guru Xi Xian menghentikan pemeriksaannya lalu Xi Xian mulai menjelaskan akar permasalahannya pada gurunya tersebut.
“Aduh! Siapa yang menyangka kau begitu sial untuk bertemu dengan murid- murid 4 sekte itu.” guru Xi Xian menyadari bahwa masalah ini sangat besar, sebab itu ia tidak menunda waktu lagi lalu pergi menemui Patriark sekte. Zhen Yuan dan Xi Xian mengikuti dari belakang.