To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
S3 - Jubah Ajaib



Zheng Cho tiba terakhir, ia tiba dengan menggunakan pakaian khas pencuri dengan jubah hitam dan wajah yang ditutup. “Kalian tidak boleh menyebarkan cara masuk kemari sebab itu hanya rahasia diantara para petinggi, semua orang yang ada disini adalah keluarga atau teman dari para petinggi pencuri bayangan”


Mendengar penjelasan Zheng Cho, ketiga tetua dapat bernafas legah. Pantas saja banyak kultivator Mortal dengan lapisan yang tinggi disini, mereka rupanya adalah petinggi dari Pencuri Bayangan.


Zheng Cho membawa mereka menuju sebuah menara yang terletak tidak jauh darisana. Menara itu memiliki tinggi sekitar 10 lantai yang dikelilingi oleh sungai yang memiliki air yang sangat jernih bahkan mereka dapat melihat dasar dari sungai itu.


Menara itu juga dilindungi oleh sebuah formasi kelas 5 sehingga tidak membutuhkan penjaga. Ketika Zheng Cho mengalirkan energinya yang juga menjadi kunci untuk memasuki menara, formasi itu segera berhenti dan mereka dapat memasuki menara dengan bebas.


“Kita langsung menuju lantai 10 untuk berbicara” Setelahnya ia menekan tombol dengan angka 10 yang tertulis disana. Sebuah piringan kaca muncul dari bawah dan mereka semua menaiki piringan kaca tersebut yang membawa mereka menuju lantai 10 dimenara.


Melihat kecanggihan dari dataran Gurun Bandit membuat mereka tidak bisa untuk tidak membandingkannya dengan dataran Asal Mula.


Dilihat dari segi manapun, dataran Asal Mula sangat tertinggal dan jauh lebih lemah dibandingkan dataran Gurun Bandit mulai dari kekuatan maupun infrastuktur. Tentu saja ini adalah perbandingan sekarang sebab dimasa lalu dataran Asal Mula merupakan dataran yang hampir menjadi pulau jika tidak di serang oleh bangsa iblis.


Tentu saja perkembangan Gurun Bandit juga karena mereka mendapatkan perlindungan dari pulau utama, tidak seperti dataran Asal Mula yang menolak perlindungan tersebut, Gurun Bandit aman dan damai selama bertahun- tahun dan membuat mereka berkembang jauh lebih cepat.


Tapi mereka yakin dengan kekuatan dan perlindungan dari Pulau Utama saat ini, dataran Asal Mula akan berkembang lebih cepat. Apalagi mereka memiliki sumber daya yang besar dan tempat kultivasi yang dapat membuat mereka berkembang lebih cepat daripada kultivator lainnya.


Ketika mereka tiba di lantai 10, seorang tetua dengan pakaian yang sama datang menghampiri Zheng Cho. Ia membungkuk hormat dan mengucapkan penghormatan sebelum Zheng Cho menyuruhnya untuk berhenti.


“Saya memiliki tamu dan membutuhkan semua petinggi Pencuri Bayangan untuk datang dalam waktu 10 menit. Ini sangat penting sebab itu saya tidak bisa mentolerir keterlambatan atau ketidakhadiran mereka” Tetua itu mengangguk hormat lalu melesat bagai bayangan hitam.


Zheng Cho mempersilahkan Zhen Yuan dan yang lainnya untuk beristirahat di ruangan lantai 10. Ruangan itu bernuansa putih dengan beberapa senjata maupun kita yang terpajang rapi disana bagai sedang dipamer.


“Senjata ajaib kelas 6!” Ucap Zhen Yuan pelan. Meski begitu mereka semua dapat mendengar ucapannya.


Ketiga tetua dan Baisheng melirik dan menatap kagum jubah tersebut. Mereka yakin bahwa itu adalah senjata andalan dari Zheng Cho. Melihat orang lain kagum pada barang koleksinya, Zheng Cho maju dan menjelaskan tentang jubah tersebut.


“Jubah ini merupakan koleksi yang paling berharga di menara ini. Bahkan nilai seluruh menara dan isinya tidak mampu menebus dari Jubah Ajaib ini!” ucapnya dengan Sombong.


Senjata ajaib tidak sama dengan senjata lainnya, sebab mereka dilengkapi oleh formasi roh yang dapat memberikan efek dan kekuatan tambahan. Nilai dari senjata ajaib juga setara dengan 2 senjata satu tingkat diatasnya. Yang berarti nilai dari koleksi Jubah Zheng Cho setara dengan 2 senjata kelas 5. Dan itu hanyalah harga minimal, mereka akan semakin mahal jika formasi yang ada disana juga semakin banyak dan tinggi.


“Saya mendapatkan Jubah ini dari kultivator Bijak Suci di pulau utama dengan harga yang sangat mahal. Bahkan saya merelakan dua senjata kelas 5 milik Pencuri Bayangan dan ratusan ribu Kristal merah” Zheng Cho meringis ketika memikirkan kerugiannya.


“Kau mendapatkannya dengan harga begitu mahal hanya untuk jubah yang rusak?” Namun penjelasan Zheng Cho seketika di patahkan oleh Singa Kecil.


Zheng Cho tersinggung dan tidak terima jika orang mengatakan jubahnya rusak. “Apa maksud anda? Bagaimana mungkin jubah ini rusak?!” balasnya ketus.


Singa Kecil tersenyum sinis, ia mengirimkan energi spiritual dalam jumlah besar lalu menciptakan sebuah formasi kelas 7 dengan beberapa motif emas yang indah. “Lihatlah baik- baik!”


Setelah itu energi spiritual milik Singa Kecil memasuki jubah ajaib milik Zheng Cho. Seketika itu juga jubah itu berubah warna menjadi hijau tua dan memperlihat 2 formasi di dalamnya.


“Jubah ini memiliki 2 formasi yaitu formasi Tembus Pandang dan Pertahanan. Ini sudah sangat bagus untuk harga seperti itu!” Zheng Cho berkata sambil menunjuk dua lingkaran formasi kelas 7