
“Empedu ini mengandung inti racun ular, saya yakin dapat menerobos dan membuat Tubuh Beracun menjadi Bakat Bawaan yang murni!” Zhen Yuan sangat senang melihat Empedu berada di tangannya.
Tubuh Zhen Yuan awalnya tidak memiliki bakat bawaan, sebab itu ia mengola teknik Pagoda Surgawi dan Tubuh Racun Surgawi. Keduanya adalah teknik yang dapat membuat bakat bawaan pada seorang kultivator dan keduanya berasal dari catatan surgawi sebab itu Zhen Yuan mengolahnya dengan harapan dapat membuat teknik ini menjadi miliknya dengan benar.
Namun sampai sekarang, keduanya masih menjadi teknik walau Tubuh Beracun telah mencapai tahap dimana tidak lagi mendapat perkembangan dan menunggu menjadi Bakat Bawaan Sejati. Hanya setelah menjadi Dewa, Zhen Yuan mungkin dapat mewujudkan impiannya tapi kali ini dengan empedu ular besar ia mungkin dapat memiliki salah satu dari Bakat Bawaan Tertinggi.
Ia meletakkannya dengan hati- hati didalam kantong penyimpanan, setelah itu ia memasukkan bangkai ular kedalam dunia kecil untuk menjadi makanan Kepik Surgawi.
Ia ingin melihat keadaan 4 hewan buas lainnya, seperti dugaannya kekuatan dari para iblis itu sangatlah mengerikan. Untunglah Zhen Yuan dapat menundukkan mereka ketika masih lemah, jika tidak mereka mungkin akan menjadi rintangan terbesarnya.
Kaisar Iblis yang menangani Burung Hantu bahkan tidak perlu bergerak dari tempatnya. Ia dengan serangan petirnya yang kini berwarna Kuning mampu menghanguskan Burung Hantu dan menjadikannya hidangan Burung Bakar.
Kemudian jendral iblis kedua dan keempat yang menyerang tikus tanah berhasil menghabisi lawannya. Hanya tersisa 2 hewan buas, Monyet Berbulu Coklat dan Macan Tutul Hitam Putih. Keduanya melihat 3 hewan buas itu mati dengan mengenaskan menjadi ketakutan.
Monyet Berbulu itu berubah menjadi kera raksasa dan mulai berlari cepat dan merusak pohon dan tanaman yang ia lewati. Ia tidak peduli lagi dengan Zhen Yuan dan ingin cepat melarikan diri. Begitupula dengan Macan Tutul Hitam Putih, ia berlari seperti kucing ketakutan.
Zhen Yuan tidak menyuruh mereka untuk menghabisi keduanya sebab ia merasakan kedatangan bahaya yang lebih besar dari dasar danau.
“Ikuti saya!” Zhen Yuan segera melompat ke dasar dalam danau dan diikuti oleh kelima iblis bawahannya. Pemuda itu dapat merasakan kesegaran alami dari danau ketika ia berenang kedasar. Namun di danau itu tidak terdapat satupun hewan yang hidup disana dan membuatnya sangat tenang.
Zhen Yuan menelan ludahnya ketika ia melihat bayangan hitam itu begitu besar. Bahkan mungkin sebesar gunung- gunung di Kerajaan Batu Pecah.
“Semuanya bentuk formasi!” teriak Zhen Yuan. Kelima iblis yang mendengarnya segera menyelam lebih cepat dan mengepung Zhen Yuan dari segala sisi.
Selama di dunia kecil, selain berkultivasi, mereka juga berlatih untuk bertarung dalam formasi. Zhen Yuan telah menciptakan formasi pertarungan untuk kelimanya yang masing- masing sesuai dengan kekuatan mereka.
Dalam formasi itu, Kaisar Iblis berada di depan sementara jendral keempat berada di paling belakang. Keduanya sama- sama pengendali Petir dan kekuatan mereka mengandung cahaya sehingga mereka ditempatkan di depan dan belakang.
Sementara Iblis Pertama yang menggunakan pedang dua tangan berada di belakang kaisar iblis sejajar dengan Zhen Yuan yang berada di tengah. Sementara yang memiliki pertahanan paling kuat, iblis kelima dan kedua berada di kiri dan kanan.
Mereka terus menyelam sambil mempertahankan formasi. Sampai ketika mereka mencapai dasar dari danau tersebut, Zhen Yuan mulai merasa tenang. Ia mulai berpikir jika itu semua hanya perasaannya saja sebab ketika mencapai dasar semua tekanan maupun rasa bahaya telah menghilang sepenuhnya.
“Danau ini sangat luas, ada baiknya jika kita berpencar” Zhen Yuan membagi 3 rombongan yaitu Dia, Kaisar Iblis, dan Empat Iblis. Setidaknya jika mereka menemukan kultivator Mortal Puncak, mereka dapat mengatasinya.
“Pastikan tidak ada satupun yang terlewat dari pengamatan kalian” ucap Zhen Yuan sebelum ia menuju kearah barat. Dua lainnya menuju arah Timur dan Utara sebab mereka berada di ujung salah satu sisi danau.
~~