To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Gemuruh



Di pangkalan golden how, sekali lagi keributan terjadi. Bagaimana tidak? kali ini salah satu pemimpin sejati mereka serta puluhan kelompok elit Kehilangan seperti itu sudah cukup membuat salah satu kekuatan yang ada di kepulauan Goldenhow menyalahkan pangkalan di medan perang.


“Saya tidak mau tau, mereka harus mati dan membayar semuanya”  ucap salah satu leluhur Mistik pada empat pemimpin sejati lainnya melalui sebuah formasi komunikasi.


“Betapa sialnya! Jika kita tidak bisa melakukan apapun saya yakin iblis itu akan menyudutkan kekuatan kita di kepulauan!” Seorang pemimpin sejati lainnya meraung kesal, iblis yang ia maksudkan tidak lain adalah leluhur yang mengancam mereka.


“Bagaimanapun juga kita harus mengambil kembali inti formasi, tanpa itu kita akan jatuh dan merunun serta menjadi ejekan dari kepulauan lainnya.”


Keempat pemimpin sejati saling bergantian mengutuk, selain tidak berdaya mereka juga sangat marah karena para leluhur mistik mencoba mendorong mereka kearah kematian. Siapapun yang berhasil membunuh salah satu dari mereka dan juga puluhan elit kepulauan tidak diragukan lagi sangat kuat. Mereka tidak yakin apakah nyawa mereka masih dapat dipertahankan saat itu.


“Saya tidak tahan lagi! Ini sudah terlalu menekan saya.” Seorang pemimpin lainnya berkata. Ia nampak frustasi dan tidak berdaya.


“Apa yang akan kau lakukan?”


“Apa lagi? Saya akan menyerah dan membuat pernyataan, siapapun para penyintas itu saya akan bergabung dengan mereka!” ucapnya sambil keluar dari pangkalan.


Keputusan dari orang itu perlahan- lahan menyebabkan banyak dari bawahannya mengikuti tuan untuk keluar dari pangkalan. Ketiga pemimpin sejati yang tersisa saling bertatapan, mereka tersenyum masam lalu menggeleng pelan. Dua dari mereka juga akhirnya setuju untuk bergabung sementara yang tersisa memiliki keluarga besar dan tidak ingin para leluhur itu menyakiti mereka karena kesalahannya.


Gemuruh melanda bagian dalam medan perang antar bangsa, semua orang menyaksikan dengan antusias, iri dan cemburu pada tanda alam yang terjadi. Ini karena gemuruh datang yang artinya seseorang telah berhasil menerobos ranah Mistik di medan perang antar bangsa.


Namun kali ini keanehan terjadi sebab gemuruh tidak berhenti bahkan setelah seharian. Para kultivator bijak puncak bingung dengan keanehan ini, mereka segera mengirimkan pesan pada masing- masing pangkalan yang kemudian diteruskan ke kepulauan mereka masing- masing.


Setiap leluhur Mistik terkejut mendengarkan berita tersebut, mereka yang pernah menciptakan gemuruh di medan perang tahu betul bahwa itu hanya berlangsung selama satu jam paling lama. Bahkan ratusan ribu tahun yang lalu gemuruh paling lama berlangsung hanya satu jam lebih lima belas menit.


Tidak ada yang akan mengira jika gemuruh itu tidak disebabkan oleh satu orang melainkan oleh lima orang sekaligus. Mereka tidak lain adalah Zhen Yuan, Master Ye, Old Kasya, Pangeran Lucifer dan seorang kultivator Bijak Puncak lainnya yang berasal dari salah satu kepulauan tertinggi.


Di kepulauan tertinggi semua orang bersyukur atas kelahiran kultivator mistik yang baru. Selain itu mereka berpikir jika gemuruh yang berlangsung selama sehari penuh adalah pertanda yang dibuat oleh genius mereka.


Mereka segera mengirimkan undangan perayaan dan kesombongan mereka naik menjadi satu. Mereka bahkan berpikir untuk naik menjadi penguasa Wildcard Contingen. Berita itu segera menyebar keseluruh kontingen kartu liar, mereka tidak sabar untuk melihat seorang yang mampu membangkitkan gemuruh yang bertahan selama sehari penuh.


Adapun Zhen Yuan dan yang lainnya, mereka menyelesaikan terobosannya dalam waktu 10 hari dan menstabilkan posisi mereka di ranah Mistik Sejati. Karena mereka menerobos di medan perang antar bangsa maka mereka mendapatkan keistimewaan untuk tetap tinggal selama satu bulan lamanya disana sebelum akhirnya mereka diangkut keluar dengan paksa.


Tujuan Zhen Yuan akhirnya tercapai, ia berniat meninggalkan medan perang antar bangsa. Namun ada beberapa hal yang harus ia lakukan sebelum pergi. Salah satunya adalah melenyapkan pangkalan 9 kepulauan.