
Zhen Yuan ingin terbang dan menghentikan ketiganya namun sayang ketiganya adalah hewan buas yang memiliki mulut besar. Ketika mereka merasa Zhen Yuan ingin menghentikannya, ketiganya mengedarkan energi yang besar dan menarik bait surgawi tanpa tersisa. Zhen Yuan hanya bisa menelan kepahitan dimulutnya dan membuat ketiganya memasuki dunia kecilnya segera.
“Untunglah penguasa pulau hanyalah seorang kultivator Bijak Puncak, energinya tidak terlalu bagus untuk segera mengetahui ketiga hewan ini.” Zhen Yuan bersyukur tidak ada kultivator Mistik disana, jika tidak maka ia mungkin akan segera menyadari hal ini.
Zhen Yuan menyadari jika pegunungannya kini memancarkan sedikit petir emas dari waktu kewaktu. Hal ini sangat wajar untuk kedatangan petir abadi dan membuat tanda. Ia sedikit tidak peduli dan mulai membangun kembali beberapa bangunan yang rusak parah.
Yang membuat Zhen Yuan cukup bahagia adalah kultivasinya bukanlah Bijak Sejati namun telah melangkah menjadi Bijak lapisan awal. Hal ini mungkin dorongan akibat 9 petir surgawi yang menghantam tubuhnya dan membuat mereka mendapatkan terobosan. Meski begitu terobosan hingga 3 kali membuat Zhen Yuan hampir tidak bernafas.
Untuk kekuatan dan kemampuannya, tidak diragukan lagi ia tidak terkalahkan diantara kultivator Bijak lapisan 5 kebawah. Ia bahkan dapat bertarung imbang dengan kultivator Bijak lapisan 6, dan membawa sedikit perlawanan dengan kultivator lapisan 7.
“Jika sesuai dengan aturan Pulau Utama, kekuatan saya setara dengan Mayor papan atas. Keberadaan seperti ini sudah sangat berarti bagi Pulau Kelompok Surga dan bahkan Pulau Utama. Bahkan Wang Jian hanyalah kultivator Bijak lapisan 5 yang kekuatannya sedikit lebih lemah dari Mayor papan atas.”
Zhen Yuan sama sekali tidak membandingkan dirinya dengan kelompok para Komandan yang kekuatan mereka dimulai dari Bijak lapisan 5 hingga puncak. Sebab mereka memiliki kondisi khusus yang sulit mengalahkan mereka hanya dengan kultivasi.
“Sepertinya saya harus menyelesaikan 2 misi lainnya sebelum mendapatkan izin memasuki perpustakaan terbaik!” Zhen Yuan bergegas menuju aula Master. Karena dua misinya berhubungan dengan aula master membuat Zhen Yuan berencana untuk menyelesaikannya dalam sekali gerak.
Sama seperti para tetua dan pelindung pulau, aula master juga dibagi menjadi beberapa. Dimulai dari master bawah, menengah hingga atas. Tentu saja urutan itu juga menandakan kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh para master. Untuk mereka yang berada di urutan bawah adalah para master kelas 7 sedangkan urutan menengah adalah master kelas 6 dan terakhir untuk master tingkat atas adalah para master kelas 5.
Dalam Pusat Pulau, Zhen Yuan telah bertemu setidaknya salah satu dari mereka ketika ia mengambil ujian dasar pelindung. Menurut pengamatan Zhen Yuan, orang itu setidaknya adalah master formasi kelas 5 teratas.
Aula master memiliki pegunungannya sendiri, itu meliputi 10 pegunungan yang mana 9 diantaranya terletak mengelilingi sebuah pegunungan utama. Namun sebuah pelindung memisahkan 9 pegunungan dengan pegunungan di dalam seolah itu adalah pegunungan suci yang tidak boleh dimasuki oleh manusia biasa.
Seorang tetua keamanan melihat Zhen Yuan dengan pandangan tidak suka. Ia kebetulan bertugas disana untuk menjaga orang- orang memasuki kawasan aula master. Ini karena setiap master memiliki watak yang unik sehingga sangat mudah bagi mereka dibuat tersinggung bahkan untuk masalah sepele sekalipun.
“Selain para master, orang luar dilarang memasuki aula master!” ucap penjaga dengan nada ketus.
Zhen Yuan mengerutkan dahinya, ia sedikit tidak senang dengan perlakuan penjaga keamanan. Meski begitu ia berusaha untuk tetap sabar dan memperlihatkan token pelindung pulau dan gulungan misinya, seharusnya kedua itu sudah cukup untuk membuat Zhen Yuan mendapatkan hak masuk ke dalam aula master.
Namun sepertinya penjaga itu ingin melakukan hal- hal yang sulit bagi Zhen Yuan. Ia mengatakan jika gulungan yang diperlihatkan palsu dan hanya mereka yang memiliki keterampilan dapat memasuki aula master.
Pemuda itu berusaha untuk menyelesaikannya dengan baik- baik, tapi penjaga itu sepertinya tidak menghargai niat baiknya. Sebab itu Zhen Yuan melemparkan sebuah medali master kelas 5 miliknya ke wajah penjaga dengan kasar.