
Zhen Yuan hampir saja mengumpat mendengar keluhan Botak Kun. Ia awalnya berpikir ada serangan, tapi nyatanya itu hanyalah masalah dari Botak Kun. Tapi ia juga tidak tega melihat Botak Kun yang terlihat ketakutan sebab itu Zhen Yuan menyuruhnya masuk dan menjelaskan semuanya,
“Waktu saya pertama kali memeriksa kondisimu, di dalam jiwa terdapat segel- segel budha yang sangat suci. Saya berpikir bahwa kau memiliki takdir dengan sang Budha dan memberikanmu teknik kultivasi yang cocok.
Saya sungguh tidak menyangka jika segel itu akan berubah menjadi sosok aura yang sangat suci. Saya tidak mampu untuk mendekatinya lebih dekat. Tapi kau tidak usah khawatir dengannya, ia adalah sosok suci yang mungkin diutus oleh sang budha untuk menjaga dan melatihmu.”
Botak Kun berbinar mendengarnya, “Apakah ini artinya saya memiliki peluang untuk menembus ranah Mortal di masa depan?” Botak Kun menyangka karena sosok suci itu ingin melatihnya maka dapat dipastikan ia akan memiliki peluang dibawah penjagaan sang suci.
“Sebenarnya tanpa sosok itu, kau dapat menjadi kultivator mortal. Tapi karena keberadaan sosok itu maka bisa dipastikan kebangkitanmu akan jauh 2 kali lipat dari yang lainnya.” balas Zhen Yuan.
Botak Kun sangat bersemangat mendengarnya, ia bahkan tidak sadar melompat bahagia di depan Zhen Yuan. Ia memiliki harapan menjadi kultivator Mortal, ini hanya menjadi mimpi di masa lalu. Tapi wajah Botak Kun tiba- tiba berubah menjadi sedih, tangannya secara refleks memegang kepalanya.
“Apakah ini artinya saya akan terus botak dan tidak memiliki rambut?” Botak Kun kini berteriak marah dan iri.
“Jalani saja menjadi seorang biksu. Mungkin setelah ini kau harus mengunjungi sekte Budha Suci untuk belajar disana.” Zhen Yuan tertawa. Ia meninggalkan Botak Kun yang masih memegang kepalanya dengan ekspresi tidak terima.
Zhen Yuan terganggu dengan Botak Kun kini tidak lagi memiliki keinginan untuk bermeditasi. Ia sedikit terkejut mendapati Baiseng duduk bersama Perdana Mentri Chun Jian. Ekspresi Baiseng begitu khusuk mendengarkan ajaran dan arahan yang dijelaskan oleh Perdana Mentri.
Ia berhenti mendengarkan Chun Jian ketika melihat Zhen Yuan ada disana. “Tuan” Baiseng menyapa Zhen Yuan dengan penuh sopan dan hormat.
“Eh Master Zhen, anda telah selesai melakukan latihan tertutup?” sementara itu Chun Jian juga sedikit terkejut dalam sapaannya.
“Huh.. Jika bukan karena Botak Kun maka saya tidak akan berhenti berlatih hingga kita tiba diistana pusat.” Zhen Yuan sedikit menggerutu.
Selepas berbincang sebentar dengan Chun Jian, Zhen Yuan mengajak Baiseng untuk ikut bersamanya. Mereka berdua menemukan ruangan kecil lalu Zhen Yuan menyuruh Baiseng untuk duduk.
“Apa kau sudah meminum semua pill yang saya berikan padamu?” tanya Zhen Yuan.
Baiseng mengangguk, “Ya tuan.” ia kemudian berdiri dan mencoba untuk mematahkan meja besar yang ada diruangan itu dengan kepalan kosong.
Zhen Yuan mengangguk puas dengan perkembangan Baiseng. “Sekarang lakukan seperti yang saya katakan!”
“Gunakan kekuatan yang kau rasakan dalam tubuhmu lalu mulailah mencoba mengumpulkan energi yang ada diudara. Jika kau berhasil maka sesuatu terasa nyaman terbentuk di bagian bawah perutmu.”
Baiseng melakukan sesuai dengan yang diperintahkan Zhen Yuan padanya. Ia mencoba menggiring kekuatan yang besar di dalam tubuhnya itu. Anehnya kekuatan itu segera berkumpul menjadi satu. Baiseng melakukan langkah kedua, awalnya ia merasa bingung karena tidak melihat apapun diudara.
Tapi ketika ia menggunakan kekuatan yang ada dalam tubuhnya, semuanya menjadi jelas. Baiseng dapat merasakan tekanan yang begitu murni mengelilingi dirinya dan sekitarnya. Tidak berselang lama tekanan itu mulai memasuki tubuhnya dan tanpa arahannya, itu membentuk sebuah lingkaran dua sisi tepat dibagian yang disebutkan oleh Zhen Yuan.
Perlahan, Baiseng mulai merasakan kenyamanan dan kehangatan membanjiri seluruh tubuhnya. Tepat lima belas menit kemudian, ia merasakan lingkaran itu telah sempurna. Tekanan dan kekuatan yang ada ditubuhnya mulai bergerak cepat dan terhisap masuk kedalam lingkaran.
Bersamaan dengan itu, Baiseng merasakan tubuhnya semakin menguat, visinya semakin cerah. Apalagi ia dapat melihat di dalam lingkaran itu tercipta banyak gumpalan energi. Zhen Yuan segera menjelaskan bahwa itu adalah energi Qi yang digunakan para kultivator untuk bertarung dan mengumpulkannya jika ingin menjadi lebih kuat.
Sejak awal, Zhen Yuan mengirimkan energi spiritualnya untuk melihat perkembangan Baiseng. Ia juga terkejut mendapati usaha Baiseng menjadi kultivator begitu mudah bahkan tubuhnya sendiri yang bekerja menjadikannya kultivator.
Bersamaan dengan itu energi Baiseng mulai memancarkan aura Qi Sejati lalu mulai naik dengan pesat hingga menyentuh Aura Qi Master. Baiseng ternyata berhenti tepat di ranah Qi Maju Tinggi, tepat selangkah lagi menjadi Qi Master.