To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Putri Embert Kembali Menantang



Turnamen kepulauan terbuang kembali dimulai untuk putaran ketiga. Kali ini komandan Starry Night memisahkan mereka yang berada di peringkat 1 hingga 50 dan peringkat 51 hingga peringkat 174.


“Mereka yang berada diperingkat 51 kebawah akan bertarung lebih dulu dengan puluhan putaran pertarungan. Mereka yang berhasil mendapatkan peringkat 51 hingga 64 akan melanjutkan putaran untuk peringkat 1 hingga 50. Selain itu mereka akan menjadi genius muda yang lolos ditahap ketiga ini!”


Dengan dibawah komandan Starry Night, puluhan dari mereka berjuang untuk memperebutkan tempat. Kali ini berlangsung hingga 10 hari lamanya untuk mendapatkan peringkat 64 hingga 51. Putri Ember dan Nanqing De berhasil mengamankan tempat di peringkat 57 dan 51. Nanqing De menjadi yang terkuat untuk ini.


Kemudian komandan Starry Night memulai putaran lainnya untuk peringkat 1 hingga 64. Sayangnya untuk posisi 51 hingga 64 hanya beberapa yang kembali menantang, yang lainnya hanya bisa pasrah karena telah berada di kekuatan penuhnya, mereka tidak lagi yakin untuk memenangkan pertarungan.


Kali ini turnamen ketiga ditutup dengan 13 hari tambahan. Hasilnya sedikit mencengangkan sebab Botak Kun berhasil keluar sebagai juara pertama untuk turnamen ketiga tanpa adanya kultivator Bijak Maju. Ia mengalahkan 2 genius muda dari pulau utama begitupula dengan Shu Lian yang berada di posisi ketiga setelah mengalahkan salah satu dari dua genius muda. Yang mencengangkan adalah posisi 1, 3 dan 5 sebenarnya diisi oleh aliansi Kelompok Surga. Bahkan pulau utama hanya mendapatkan tempat kedua dan keempat.


Adapun aliansi Jeritan Neraka, mereka bahkan yang paling kuat berada di peringkat ke 12, kekuatannya mungkin setara dengan peringkat keenam tapi sayang tangannya dipatahkan dan mendapatkan luka dalam akibat pertarungannya dengan Shu Lian.


Pemimpin pulau memiliki senyum diwajahnya, sejarah baru tercipta setelah mereka berhasil mendapatkan dominasi di babak ketiga. Meski itu bukanlah dominasi yang besar, itu sudah cukup membuatnya terbang dan tertawa lebar.


Sementara itu komandan Starry Night memanggil para genius muda yang sebelumnya telah dipisahkan.  Mereka yang berada di ranah Bijak Maju dan Bijak Master kini diperiksa ulang olehnya dan kemudian sama seperti sebelumnya peringkat mereka ditentukan.


Dalam peringkat tersebut mereka yang berada di ranah Bijak Master berada di peringkat 1 hingga 6 lalu disusul oleh Baisheng diperingkat ke tujuh. Lagi- lagi urutan pertama diwakili oleh genius muda terkuat pulau utama disusul oleh 2 orang lainnya. Sosok yang menyambut rombongan aliansi Kelompok Surga rupanya berada diperingkat ketiga lalu disusul oleh genius muda aliansi Jeritan Neraka, Kelompok Surga dan Dewa Api.


“Tidak seperti putaran sebelumnya, peraturan babak kali ini adalah setiap orang hanya akan mendapatkan 3 kali kesempatan untuk menantang, baik itu kalah ataupun menang semuanya dihitung. Namun jarak untuk menantang tidak lagi ditentukan, mereka yang berada diperingkat akhir dapat menanantang mereka yang berada diperingkat 11. Hanya mereka yang berada dalam 10 besar memiliki aturan sendiri, mereka hanya bisa menantang 3 peringkat diatas mereka.” Dengan peraturan seperti itu, semuanya akan terjadi dalam 1 putaran saja.


Zhen Yuan telah memberikan beberapa saran untuk Biasheng dan yang lainnya. “Kalian telah mencapai 100 besar, tidak peduli peringkat apa kalian semua. Sebab itu saya harap anda hanya bergerak ketika yakin dan mereka yang mendapatkan tantangan harus mempertahankan tempat sebaik mungkin”


Komandan Starry Night kemudian memanggil mereka yang berada diperingkat 100, orang itu dulunya adalah peringkat 64 di babak ketiga. Namun orang itu menggeleng pelan, “Komandan, saya menyerah!”


Komandan Starry Night mengangguk, ia kembali memanggil peringkat 99 hingga 89, sayangnya mereka semua menyerah. Kali ini komandan Starry Night memanggil peringkat 88 yang tidak lain adalah putri Embet.


Ia berdiri ditengah arena sambil menatap semua genius muda peringkat 50 hingga 100. Kemudian tatapannya jatuh pada kultivator wanita dari pulau Jeritan Neraka yang berada diperingkat 73. Wanita itu dibabak ketiga berada di urutan 39 namun kini harus bertengker diurutan 73.


Mendapat tantangan dari putri Embert, wanita itu mendengus sebelum memasuki arena pertandingan. “Berani sekali wanita sepertimu ingin menantangku!”


“Salahkan dirimu karena berasal dari pulau Jeritan Neraka!” Sama seperti yang lainnya dari dataran Asal Mula, putri Embert memiliki keluarga disana. Ibunya, ratu Musim Semi, jendral besar dan rakyat kerajaan, ia memiliki rasa memiliki disana. Tapi orang orang dari pulau Jeritan Neraka berani membunuh dan menghancurkan dataran Asal Mula tanpa hati.