To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Tantangan Istana Pusat II



Kali ini bukan Lucifer yang menjawab melainkan Zhen Yuan. Pemuda itu menatap lurus kedepan ketika berbicara, ia sama sekali tidak menoleh pada orang yang ia tanggapi.


“Faksi Asal Mula hanya menghormati mereka yang kuat, jika kau cukup kuat maka dewa pun bisa bantah. Jika kau lemah maka bahkan pelayan di sisi kami sudah cukup untuk membuat pemimpin dari sebuah kekuatan berlutut”


Monster telinga enam tercengang mendengar tanggapan Zhen Yuan. Ia ingin menjawab sesaat lalu setelah memikirkan beberapa hal ia memilih untuk tutup mulut.


Zhen Yuan mencibir, ia tahu bahwa monster telinga enam ingin menantang Pangeran Lucifer namun setelah beberapa pertimbangan ia memilih untuk mundur. Jelas bahwa ia tidak percaya diri dengan kekuatan yang dimiliki oleh Lucifer.


Setelah beberapa saat rombongan dari Istana Pusat tiba. Kali ini Leluhur tertinggi pemimpin dari tiga istana ditemani oleh dua orang pria dan seorang wanita serta beberapa kultivator Mistik Maju. Zhen Yuan dapat merasakan bau dan aroma obat- obatan tercium dengan kuat dari pria dan wanita itu. Jelas bagi mereka adalah master pemurnian pill dari Istana Pusat yang akan mereka hadapi.


Pemimpin istana pusat melirik kelompok Zhen Yuan, sama seperti yang lainnya ia juga terkejut dengan perkembangan kekuatan yang dimiliki oleh Zhen Yuan dan pasukannya.


“Sepertinya dipertemuan kita sebelumnya anda semua telah menyembunyikan kekuatan asli yang kalian miliki tapi itu tidak cukup untuk membuat anda berbicara sembarangan mengenai pill ajaib yang mampu meningkatkan pemahaman seorang kultivator” Pemimpin istana berkata.


“Daoist Zhen, apakah anda benar- benar ingin bertarung dalam keterampilan pemurnian pill dengan Istana Pusat? Apa kau yakin?” Pendeta Suci Emerald berkata dengan penasaran.


Zhen Yuan tahu bahwa sang pendeta hanya mencoba untuk mengorek informasi darinya, tentu saja ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi.


“Pendeta Suci Emerald akan mengetahuinya tidak lama lagi, tolong bersabarlah”


Zhen Yuan kemudian menoleh kearah barisan istana pusat, “Waktu sangat berharga bagi kami, karena kalian adalah pihak penantang maka kalian bisa memilih untuk mengajukan pertandingan lebih dulu”


Pangeran Lucifer membisikkan sesuatu pada Zhen Yuan ketika melihat wanita muda itu.


“Pantas saja saya merasa ia terlihat familiar! Ternyata wanita itu adalah Master Istana Pusat di wilayah kepulauan terbuang. Orang yang meminta resep pill Esensi Mortal dan Rosy Down pada pemimpin pulau dan membuat permusuhan terjadi.”


Zhen Yuan mengangguk mengerti, ia melirik wanita itu sekilas lalu mulai menyelidikinya menggunakan Hati Dao dan Mata Dewa miliknya.


“Wanita ini adalah master alchemy kelas 4! Ia mungkin adalah genius yang dimiliki oleh Istana Pusat di generasi sebelumnya mengingat umurnya masih berada di antara 100 hingga 200 tahun.”


Kemudian Zhen Yuan menyuruh Putri Embert utnuk menghadapi wanita itu. Meski Putri Embert baru saja menjadi master alchemy kelas 4 namun pemahamannya terhadap pill tidak kalah jauh dengan master kelas 4 lainnya.


“Anda bebas untuk memilih cara bertanding kita” Putri Embert yang ditunjuk tidak menunjukkan rasa gugup ataupun takut terhadap lawannya yang telah mencapai ranah Mistik, ia justru menjadi lebih semangat untuk memenangkan pertandingan ini yang artinya ia telah berhasil mengalahkan kultivator Mistik meski hanya di bidang Alchemy.


Wanita muda dari Istana Pusat terlihat berpikir sejenak lalu berkata, “Salah satu kemampuan dari master alchemy adalah menganalisis ramuan herbal dengan cepat. Sebab itu saya menantang anda untuk menganalisis ramuan herbal yang saya miliki lalu anda memberikan saya ramuan herbal yang anda miliki untuk dianalisis. Singkatnya kita saling bertukar ramuan herbal untuk dianalisis oleh lawan”


Putri Embert tersenyum kecil, ia tahu mengapa wanita itu memilih pertandingan seperti ini karena baginya yang telah mencapai ranah Mistik akan jauh lebih mudah dalam menganalisis barang seolah seluruh indera yang dimiliki meningkat dua hingga tiga kali lipat. Namun Putri Embert tidak menolak ataupun mengatakan hal yang tidak adil baginya sebab ia juga telah menguasai Mata Dewa dan Hati Dao sebelum pergi hari ini.


Meski Mata Dewanya hanya mencapai tahap kedua dan Hati Daonya masih berada didasar menerobos tahap pertama, namun itu sudah cukup untuk membantunya menganalisis bahan lebih cepat.