
“Kalian tidak perlu menatapku seperti itu! Dari awal saya tidak mengatakan jika hubungan saya dan keluarga Zhen sangat baik” Zhen Yuan menarik napas panjang lalu menceritakan secara ringkas pada mereka. Sementara Yiqian juga bertanya- tanya siapa yang begitu berani mengejek keluarga Zhen.
“Beraninya kalian mengejek keluarga Zhen saya dengan begitu rendah! Saya akan hidup sia- sia jika tidak bisa membalas penghinaan ini dan membantai seluruh keluarga kalian hingga tak bersisa!” Kultivator Mortal itu kini menggunakan kekuatan Mortalnya untuk mengguncang dunia. Sekte Serangga Beracun sempat bergetar sesaat karenanya.
“Huh! Cobalah kalau kau bisa! Kalian hanya bisa berbicara tanpa melakukan apapun. Saya ingat tuan muda kalian yang lemah itu, Zhen Tian dan Zhen Rou mendapatkan penghinaan ketika menghadap pada ku! Itu karena mereka bodoh seperti anda!” Tidak puas dengan hinaannya yang pertama, Zhen Yuan kembali menambahkan hinaan yang semakin membuat kultivator Mortal itu berguncang.
“Kau!! Kau adalah master Zhen!” Kultivator Mortal itu tersadar, ia terkejut mendapati Zhen Yuan berada di sekte Serangga Beracun. Ia melirik Patriark Yiqian yang juga nampak sama terkejutnya.
“Mengapa Zhen Yuan ada disini? Bukannya Leng Wuchang telah menahan semua tetua istana agar tidak meninggalkan istana pusat? Bagaimana ia bisa lolos?!” Yiqian terkejut.
“Kalian tidak perlu terkejut, istana pusat tidak akan bisa menahanku jika ingin pergi!” Zhen Yuan berkata dengan sombong.
Patriark Yiqian akhirnya menyadari jika serangan formasi yang membuat pasukannya menderita tidak lain adalah campur tangan Zhen Yuan. Sebab itu kemarahan Yiqian semakin nyata.
“Hancurkan formasi Seribu Serangga! Saya akan melindungi anda dari belakang!” Patriark Yiqian menggertakkan giginya. Karena Zhen Yuan ada disini, maka ia harus menangkapnya dan membuat pemuda itu memberikan resep Esensi Jiwa yang sebenarnya.
“Itu tidak perlu!” Zhen Yuan berbicara. Ia meminta Patriark Duchong untuk membuka formasinya. Menurut Zhen Yuan, mereka tidak perlu bertaruh untuk formasi yang menjadi landasan utama sekte Serangga Beracun.
Akan baik jika formasi itu masih mampu menahan serangan tetua Mortal namun jika tidak? Maka salah satu peninggalan sekte Serangga Beracun akan hancur hari itu juga. Lembah Seribu Serangga Juga akan menghilang dari dataran Asal Mula.
Samar- samar mereka melihat 7 siluet berdiri paling depan di depan pintu masuk. Dua dari mereka berjalan di depan beriringan.
Yiqian segera mengenali keduanya yang tidak lain adalah Zhen Yuan dan Patriark Duchong. Sementara dibelakang mereka, kelima sosok itu sedikit asing bagi Yiqian. Namun diantara mereka bertujuh, semuanya adalah kultivator Jiwa Puncak kecuali Zhen Yuan.
Hal ini membuat orang- orang dari 3 sekte dan keluarga Zhen tercengang. Sekte Serangga Beracun sebenarnya masih sangat kuat hingga mampu memiliki 7 orang kultivator Jiwa Puncak termasuk Duyao yang kini dipenjara di istana pusat.
“Sekte Muara Dalam dan Pedang Petir hanya memiliki 2 kultivator Puncak dan sekte Seribu Pill hanya memiliki 4. Gabungan dari ketiga sekte itu hanya akan sedikit unggul dari Serangga Beracun.” seorang tetua keluarga Zhen berkata.
“Tentu saja, bahkan keluarga Bai dan Feng tidak sekuat Serangga Beracun! Patriark Duchong benar- benar menyembunyikan kekuatan nya sejauh ini!” celutuk tetua lainnya.
Patriark Yiqian tersenyum sinis, bahkan jika Serangga Beracun memiliki 10 kultivator Jiwa Puncak sekalipun, mereka tidak akan selamat hari ini. Seorang kultivator Mortal akan mudah menghancurkan mereka bersepuluh jika tidak menguasai teknik Mortal.
“Duchong, saya tidak berharap kau akan menyembunyikan kekuatan sebanyak ini! Saya berubah pikiran, jika kau dapat menyerahkan Zhen Yuan dan resep Pill Esensi Jiwa hari ini maka sekte Serangga Beracun akan hidup tenang dimasa depan. Saya tidak akan mengganggu kalian lagi”
Duchong terkejut, ia tidak mengharapkan Yiqian akan berkata seperti itu. Namun bukan hanya ia tidak menerima tawaran itu, Duchong bahkan berkata dengan tegas, “Yiqian jika anda ingin bertarung hari ini maka silahkan saja! Kami siap untuk meladeni kalian”
Zhen Yuan tersenyum kecil melihat Yiqian, lalu pandangannya menuju tetua Mortal yang juga menatapnya dengan penuh permusuhan. “Kau tidak usah menatapku seperti itu!”