To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Tekad Shu Lian



“Sepertinya anak itu memiliki insting yang kuat dalam mengenali bakat! Sayang sekali para penatua dalam yang mengelolah keterampilan genius muda buta dan hanya melihat kepentingan pribadi mereka! Mungkin saya harus merubah stuktur pulau sekali lagi!”


Pemimpin Pulau sedikit menyayangkan, jika saja para penatua itu tidak egois dan membina semua genius muda dengan adil maka mungkin keempatnya tidak akan jatuh kedalam faksi Zhen Yuan. Meski mereka masih menjadi genius muda pulau Kelompok Surga tapi kesetiaan mereka telah berpindah kepada Zhen Yuan. Sangat disayangkan pulau Kelompok Surga kehilangan keempat genius yang dapat menjadi pilar pulau dimasa depan.


“Setelah ini, pastikan anda memeriksa seluruh genius muda yang tidak memiliki koneksi di pusat pulau! Pastikan tidak ada satupun bakat yang  baik terlewatkan. Saya akan memberikan anda masing- masing 1 pill Rosy Down untuk sepuluh bakat baru!” ucap pemimpin pulau pada 10 eksektif senior.


Wajah seluruh eksekutif senior menjadi lebih bersemangat, mereka tidak sabar untuk kembali ke pulau dan memeriksa seluruh murid yang ada.


Sementara pemimpin pulau dan Eksekutif senior berbicara, Putri Embert, Feng Li dan Nanqing De ketiganya telah berhasil mengambil alih tahta pertama dalam formasi masing- masing. Kini hanya tersisa Shu Lian yang masih terjebak dengan lawannya.


Dalam hal kekuatan Shu Lian sebanding dengan Botak Kun, jika Botak Kun memiliki Teknik Budha Suci maka Shu Lian memiliki pengendalian Yin dan Yang Air dan Api. Pengendalian Shu Lian terhadap dua elemen ini membuatnya sangat kuat. Bahkan Lotus Air dan Api milik Zhen Yuan cukup kerepotan melawan Shu Lian jika ia mengeluarkan teknik terkuatnya.


Dengan pedang merah dan biru di kedua tangannya, Shu Lian bergerak membakar sekaligus membekukan lawannya sekali jalan. Bahkan genius muda dari Jeritan Neraka dan Pulau Utama tidak dapat mengatasinya.


Keduanya berbenturan, ilusi yang kuat dipatahkan dengan perpaduan cantik antara api dan air yang saling mengalahkan namun saling menguatkan. Shu Lian hampir frustasi menghadapi kebuntuannya kali ini begitu pula dengan sang wanita.


“Bahkan dengan teknik terkuat yang saya miliki, anda tidak terjatuh! Sepertinya kita terikat dalam pertarungan ini”


“Sepertinya begitu.. Jika saya tidak bisa melangkah lebih jauh dari ini maka si botak itu dan Zhen Yuan akan meremehkan saya dimasa depan!” Shu Lian akhirnya bertekad untuk menang. Ia ingin menyimpan pemahamannya tentang hukum untuk menghadapi tantangan di babak ketiga. Namun buat apa menyimpan kekuatannya jika tidak dapat melanjutkan pertandingan?


Shu Lian tiba- tiba melemparkan pedangnya menuju sang wanita lalu mundur beberapa langkah. Mereka yang menyaksikan pertarungan berpikir jika Shu Lian akan mengalah, sayangnya aura Shu Lian tumbuh semakin kuat dan melemparkan kedalaman hukum yang ia kuasai. Kali ini ia satukan dengan teknik Ying Yang Api dan Airnya.


Sekilas itu hanyalah teknik Bijak seperti yang sebelumnya ia lemparkan namun kemudian daya hancurnya semakin meningkat dan akhirnya menyamai teknik Semi Mistik. Wanita yang menjadi lawan Shu Lian tidak memiliki kekuatan untuk menghadapi serangan seperti itu, dengan kecewa ia melompat keluar dari arena pertandingan sekaligus mengaku menyerah pada tahta pertama.


Shu Lian segera meniadakan serangannya, serangan yang menakutkan itu tiba- tiba menghilang di udara yang kosong. “Terimakasih!” Shu Lian tersenyum senang akhirnya dapat memenangkan pertarungan itu.