To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Pertemuan Tetua V



Wajahnya kini sangat marah dan menatap Zhen Yuan dengan sangat tajam. “Nak, apa maksudmu memberikan separuh resep padaku? Dimana separuh resep lainnya?” Energi mortal keluar dari tubuh sang tetua lalu mulai menyelimuti ruangan pertemuan.


Pemimpin tetua utama adalah seorang kultivator mortal dengan master kelas 7. Jika ia berhasil menjadi master kelas 6 maka ia akan diangkat menjadi yang mulia.


“Tetua, anda tidak boleh marah padaku. Saya tidak pernah mengatakan untuk menjual resepnya secara utuh dari awal” Zhen Yuan mengelak.


“Lalu mengapa kau tidak menjelaskannya lebih awal?!” tetua itu semakin marah karena merasa dibohongi oleh Zhen Yuan.


“Saya ingin mengatakannya di awal tapi tetua itu telah lebih dulu menawar dan memotong penjelasanku.” Zhen Yuan dengan wajah bersalah menunjuk tetua ke 80, ia adalah orang pertama mengajukan penawaran.


“Tapi tetua tenang saja, sebab gulungan kedua adalah lanjutan dari resep yang ada padamu. Tetua bisa mengambilnya dengan harga sedikit lebih rendah dari sebelumnya” Zhen Yuan tersenyum tipis.


Pemimpin tetua utama tersedak, ia hampir saja terjatuh mendengar perkataan Zhen Yuan.


“Nak kau tidak boleh terlalu serakah! Cepat serahkan separuh resepnya dan saya akan memaafkanmu” Pemimpin tetua utama berkata.


Namun Zhen Yuan menggeleng pelan, “Kalian semua yang memaksa saya melakukan ini! Ingin mengambil keuntungan dari saya? Jangan pikir karena saya jauh lebih muda dari kalian membuat kalian bisa semena- mena dan ingin mengambil keuntungan. Humph! menawarlah untuk gulungan ini sebelum saya berubah pikiran untuk tidak menjualnya”


Pada akhirnya tetua utama memberikan nota pembayaran pada Zhen Yuan dengan harga yang sama untuk lanjutan resep pill Esensi Jiwa. Ia tidak mungkin melewatkan separuh resepnya yang akan membuat hartanya terbuang sia- sia.


“Tetua sangat kaya! Besok- besok saya akan menjual resep pill langka seperti ini lagi. Para tetua dapat mengumpulkan harta yang banyak untuk saat itu!” Zhen Yuan tertawa ketika ia melangkah keluar dari pertemuan tetua. Ia tidak lagi berniat untuk melanjutkan pertemuan tersebut.


Zhen Yuan segera membawa nota pembayaran kepada paviliun penyimpanan istana pusat. Sesuai dengan jumlah yang diberikan, sebanyak 40 milyar, 20 teknik mortal dan lebih dari 30 senjata kelas 6 dikumpulkan Zhen Yuan hari ini.


Zhen Yuan tersenyum puas menyimpan mereka semua di dalam tas penyimpanannya. Jika terknik jiwa tidak menarik baginya maka teknik Mortal adalah hal yang lain. Kekuatannya saat ini paling banyak hanya bisa menanding kultivator jiwa lapisan 6 dan 7, sedangkan untuk di atasnya ia tidak mungkin menang melawan mereka.


Namun jika ia mempelajari teknik Mortal dan menguasainya maka kekuatannya mungkin akan seimbang dengan kultivator jiwa lapisan 8 ataupun lapisan 9 yang belum mengelola tekniknya hingga tahap mortal.


Dari 20 teknik yang ada, terdapat beberapa teknik yang membuatnya tertarik. Mereka tidak lain adalah teknik Nafas Api yang merupakan salah satu teknik mortal keluarga Shen. Lalu ada Boneka Tanah dan Bayangan Menyatu dari keluarga Zhen, Terakhir ada Sayap Petir dan Badai Kilat dari istana Pusat.


“Teknik Nafas Api sebenarnya cocok dalam pertarungan dan juga alkemis, lalu Boneka Tanah dan Bayangan Menyatu sepertinya saya telah melihat mereka ketika keluarga Zhen datang. Ketiga tetua yang dikalahkan oleh Chun Jian menggunakan teknik itu.


Sementara teknik Sayap Petir adalah teknik gerakkan, ia menggunakan elemen petir untuk membentuk sayap di sekitarnya dan menggunakan itu untuk mendorong batas kecepatan maksimal. Yang terakhir adalah yang paling menarik, Badai kilat yang memiliki kekuatan menyerang dan pertahanan. Saya akan memilih Badai Kilat dan Sayap Petir untuk diolah.” Zhen Yuan telah memutuskan.


Ia memilih keduanya selain karena unik juga karena ia akan lebih mudah menguasai mereka. Sebab Thunder Wrath memiliki elemen utama petir yang cocok dengan keduanya. Ia mungkin bisa menggabungkan Thunder Wrath dengan keduanya dan membuat teknik baru.


Dengan begitu ia memasuki pelatihan tertutup, tapi sebelum itu ia memberikan beberapa arahan pada Baisheng jika tetua Huang dan tetua kedua lebih dulu keluar dari pelatihan tertutupnya untuk mencari adiknya, Liu yang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.


~~