To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
22/45



“Apakah sesuatu terjadi di dataran Asal Mula? Saya merasakan sesuatu yang buruk sehingga dengan cepat melakukan perjalanan kemari”


Keduanya saling menatap satu sama lain sebelum menceritakan apa yang terjadi. Mulai dari pembantaian kerajaan Pasir Besi, sampai kedatangan pasangan suami istri.


Zhen Yuan menghela nafas legah  ketika mengetahui semuanya telah terkendali. Ia cukup terkejut mendengar perkembangan Du Lian yang telah menjadi kultivator Bijak Sejati. Ia kini meremehkan potensi penuh dari Bakat Bawaan Teratai Hijau


“Karena semuaya telah selesai, maka saya akan kembali. Kalian berdua benar- benar bekerja keras, ambil ini ketika telah mencapai Mortal Puncak. Saat itu tidak peduli apa, kalian akan mencapai ranah Bijak dalam sekali jalan. Tapi ingatlah mencapai ranah Bijak artinya mengalami petir kesengsaraan surgawi kecil, jika kalian telah yakin maka lakukan tapi jika tidak maka bersikaplah bijak dan tahu batasan”


Zhen Yuan memberikan dua pill Esensi Mortal yang tersisa pada keduanya. Bagaimanapun keduanya adalah sosok pilar dari dataran Asal Mula. Akan menguntungkan jika keduanya mencapai ranah Bijak dimasa depan.


Zhen Yuan dan kaisar iblis kembali masuk kedalam formasi besar dan menghilang begitu saja meninggalkan kedua leluhur dengan wajah yang penuh semangat.


Tujuan Zhen Yuan adalah dataran Gurun Bandit. Sebelumnya Zhen Yuan menolong Zheng Choi dan membuatnya menjadi kultivator Bijak adalah karena dapat melindungi dataran Asal Mula. Tapi dataran itu atau bahkan 3 dataran lainnya tidak datang membantu membuat Zhen Yuan sedikit kecewa.


Ketika ia tiba di dataran Gurun Bandit, Zhen Yuan sama sekali tidak menahan dan membuat gelombang besar menyapu dataran. Orang- orang selain kultivator Mortal Puncak tidak dapat menahan kekuatan dan jatuh pingsan.


Zheng Choi yang duduk di singgasananya merasakan getaran dan ketakutan ketika merasakan gelombang besar. Hatinya tenggelam namun tetap bergegas membawa 10 kultivator Mortal Puncak yang dipimpin oleh Frander.


Merea tiba dengan kecepatan penuh disebuah gunung yang menjadi asal gelombang suara itu keluar.


“Zheng Choi, apakah kau telah menjadi pikun setelah memerintahkan dataran Gurun Bandit dan mencapai ranah Bijak Sejati sehingga melupakan janjimu padaku?” Sebuah suara yang kini mengancam dan menggetarkan jiwa datang.


Kini suara itu mampu membuat seluruh kultivator Mortal Puncak terjatuh dan memuntahkan darah kental, Frander sedikit kuat dan hanya terjatuh. Adapun Zheng Choi, ia yang menjadi fokus dari serangan itu membuatnya tidak kalah sakit seperti yang lainnya.


“Tapi bisakah saya tahu janji apa yang telah saya lupakan tuan?” Zheng Choi memohon.


Suara itu datang lagi didahului dengusan dingin. “Saya membantumu menyingkirkan tirani dengan tujuan untuk menjadi bantuan dataran Asal Mula. Tapi kemana kau pergi ketika dataran Asal Mula membutuhkanmu?”


Zheng Choi mengerti, wajahnya menunjukkan penyesalan dan juga ketidakberdayaan. “Master Zhen,  maafkan saya. Letnan itu memanggil kami semua dalam waktu terbatas dan bersamaan membuat saya tidak punya pilihan lain.”


Keheningan beberapa saat terjadi, yang kemudian suara itu datang dan menyuruh Zheng Choi untuk membiarkan pasukannya kembali. Frander yang sedikit paham segera mengambil alih pasukan untuk kembali.


Kini tinggal Zheng Choi di luar pegunungan dengan wajah tertunduk. Tidak lama dua sosok datang di hadapannya. Zheng Choi sedikit terkejut mendapati Zhen Yuan telah mencapai ranah Bijak Awal setelah merasakan aurnaya.


“Apakah letnan itu mencari masalah?” tanya Zhen Yuan.


Ia bukanlah orang yang tidak masuk akal. Ia tahu bahwa letnan itu mencari mereka karena ada hubungan dengannya, ia adalah orang yang membunuh murid tersayangnya dan membuat 4 dataran bersatu dan membentuk aliansi dalam pengaruhnya.


Zheng Choi mengangguk. “Hari ini, Letnan berhasil menerobos dan melangkah ke lapisan dua. Dua hari lagi ia akan menjadi sosok di ketinggian yang lebih tinggi. Kami berempat walau telah bersatu telah mendapatkan intimidasi darinya dan mengancam untuk memberikan kami waktu selama 1 minggu untuk memberikan anda padanya atau setidaknya memberitahukan informasi keberadaan anda”


“Jika saya tidak salah ia akan naik dan menjadi Mayor bukan? Kalau begitu ia tidak akan begitu luang dan memperhatikan kalian berempat.” kata Zhen Yuan.


Ia sedikit tahu setelah membaca banyak buku bahwa seorang letnan menjadi Mayor maka ia tidak lagi ditugaskan untuk menjaga kelompok dataran yang lemah. Seorang Mayor setidaknya akan memimpin selusin hingga dua lusin letnan dibawah pengaruhnya sehingga ia tidak mungkin lagi mengurusi 4 dataran itu.


Zheng Choi mengangguk dan membenarkan ucapan Zhen Yuan.