
Yiqian lagi- lagi terkejut, ia tidak menduga sekte Serangga Beracun akan begitu menyembunyikan kekuatannya. Ia memiliki beberapa pengetahuan tentang warisan yang dimiliki oleh Serangga Beracun, salah satunya adalah 10 Beast Penjaga yang masing- masing memiliki kekuatan setara dengan Kultivator Mortal lapisan 5. Namun diketahui bahwa 10 beast penjaga itu telah tewas jauh dimasa lalu.
“Kau pasti terkejut karena kemunculan 5 beast ini bukan? Mereka adalah keturunan paling murni dari 100 beast penjaga sekte Serangga Beracun! Walau kami belum berhasil mendapatkan 5 lainnya tapi itu sudah cukup untuk saat ini” Patriark Duchong tersenyum kecil.
Yiqian tidak menjawab namun merasa khawatir, berbeda dengan para kultivator yang harus mendalami teknik Mortal dan beberapa syarat sebelum menjadi kultivator Mortal namun 10 Beast Penjaga tidak memerlukan hal itu. Jika sudah saatnya mereka menjadi kultivator Mortal maka mereka akan memasukinya dengan mudah dan tingkat mereka menjadi kultivator Mortal mencapai 100% yang mana jika dipikir, sekte Serangga Beracun sudah memiliki kepastian mendapatkan 5 Beast Penjaganya lagi seperti dimasa lalu ketika kelimanya telah mencapai kultivator Mortal.
“Kau menyembunyikannya karena tidak ingin istana Pusat mengetahui mengenai kekuatan kalian dan membuat tekanan pada kalian seperti dulu! Hmph, hari ini menang atau tidak kalian akan menyesal telah mengeluarkannya.” Patriark Yiqian masihlah orang yang cerdik, tidak mungkin akan akan segera ditakuti oleh hal seperti itu.
“Saya ingin melihat siapa yang berani mengatakan itu pada istana Pusat jika kalian semua tewas disini!” Zhen Yuan tiba- tiba muncul disamping patriark Duchong. Wajahnya kini dipenuhi dengan senyum kemenangan.
“Hmph! saya tidak tahu apa yang kau lakukan sehingga kultivator Mortal keluarga Zhen pergi dari sini!” Patriark Yiqian sangat kesal melihat Zhen Yuan.
Zhen Yuan tersenyum tipis. “Pergi? Maksudmu pergi ke neraka?!” ucap Zhen Yuan dengan nada mengejek.
Yiqian dan Duchong tercengang, “Apaa?!”
“Bagaimana mungkin?!” Yiqian sangat tidak percaya bahkan tidak ingin percaya pada perkataan Zhen Yuan.
“Saya tidak butuh kau untuk mempercayainya, sebab kau akan segera mati hari ini!” Zhen Yuan melepaskan sulur- sulurnya kearah patriark Yiqian.
Patriark Yiqian mendengus, ia mengerahkan kekuatannya juga untuk menghancurkan sulur yang dimiliki Zhen Yuan. Namun ia tercengang pasalnya, sulur yang dimiliki oleh Zhen Yuan kini mencapai 40 buah, sangat meningkat sejak terakhir kali ia melawan iblis.
“Saya harus berterimakasih pada anda sebab tanpa semua ini, saya tidak akan memiliki kemajuan secepat ini dengan mudah” Zhen Yuan tertawa ketika patriark Yiqian mulai terpojok oleh sulur Lotus Api dan Airnya.
Perlu diketahui bahwa semakin banyak energi yang diserap oleh sulur tersebut maka bukan hanya jumlahnya yang meningkat tapi juga kekuatan dan fleksibelitasnya. Kini patriark Yiqian tidak lagi dapat dengan mudah menghancurkannya setelah berhasil menyerap kultivator Mortal dan banyak kultivator Jiwa sebagai nutrisi.
Patriark Yiqian panik ketika salah satu kakinya berhasil dijerat oleh tiga buah sulur Zhen Yuan. Ia dengan cepat mengeluarkan senjatanya berupa gunting besar dan merupakan satu- satunya senjata kelas 6 milik sekte Seribu Pill.
“Saya tidak akan membiarkanmu!” Patriark Duchong datang dan mengeluarkan senjatanya juga. Senjata Patriark Duchong berupa sebuah suling berwarna hitam legam. Suling itu memiliki kelebihan dapat mengendalikan serangga dan menjadikan mereka lebih kuat hingga dua kali lipat.
Patriark Duchong merapatkan bibirnya ke dalam suling lalu mulai memainkan nada- nada pelan sebelum terus meningkat menjadi nada cepat dan tajam. Yiqian yang masih mencoba untuk memotong sulur yang melilit kakinya terhenti ketika mendengar suara suling.
Terkejut, patriark Yiqian segera mundur dari sana. Sayang sekali, langkahnya sudah terlambat ketika seluruh serangga yang ada disana baik yang dikendalikan oleh Patriark Ducong dan anggota sekte Serangga Beracun lainnya mulai bereaksi dan bertambah kuat secara tiba- tiba.
Patriark Duchong mengarahkan seluruh serangga tersebut untuk menutup ruang agar patriark Yiqian tidak dapat melarikan diri. Dengan putus asa, patriark Yiqian harus mengerahkan kekuatan penuhnya untuk membuat dirinya selamat untuk sementara waktu.
Tentu saja diantara serangga tersebut, tidak sedikit yang memiliki racun dan menggunakannya untuk menyerang. Sebab itu patriark Yiqian harus menyiksa dirinya untuk tidak bernafas dan menutupi kedua lubang hidung dan telinganya menggunakan energi agar racunnya tidak memasuki tubuh.
Bertambah kuatnya serangga- serangga itu membuat Yiqian harus melepaskan kekuatannya setiap kali membunuh serangga milik patriark Duchong. Kekuatan dari Patriark Yiqian semakin menurun hingga pada ia tidak lagi bisa menghindari serangan sulur- sulur Zhen Yuan yang terus berdatangan.