To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Skema II



Zhen Yuan melanjutkan, “Hari ini takdir grand elder Li telah tertulis, entah itu mati ataupun hidup kita tidak dapat mengubahnya. Toh, jika kita menyelamatkannya hari ini apakah berarti besok tidak akan ada serangan yang sama?”


Ketiga tetua itu terdiam, melihat itu Zhen Yuan semakin melanjutkan penjelasannya. “Jika  grand elder Li dapat bertahan maka ia akan tumbuh semakin kuat dan melangkah ke langit, itu juga hal yang baik baginya. Sekali lagi, kita tidak dapat menentang takdir ataupun kemauan surga” Jelas kali ini tangan Zhen Yuan terkepal tanpa sebab.


Ketiga tetua itu akhirnya mengerti mengapa Zhen Yuan tidak berniat menyelamatkan grand elder Li. Toh, mereka telah menyelamatkan Li Gomu dan seluruh pasukannya. Ketiganya merasa penjelasan Zhen Yuan telah berakhir, tapi kemudian Zhen Yuan kembali bertanya yang membuat ketiganya terhenti.


“Tapi apakah kalian tidak merasa ini sedikit aneh? Mengapa bangsa iblis hanya memulai serangannya ketika kita tiba disini? Faktanya, ada banyak waktu untuk menyerang kota Tubuh Besi ini sebelum kita tiba. Tapi mereka hanya menyerang sekarang, ini membuktikan beberapa hal untukku” Zhen Yuan tersenyum misterius. Ketiganya sedikit bingung, tapi Zhen Yuan meninggalkan mereka tanpa penjelasan apapun.


Zhen Yuan meninggalkan mereka dan memasuki dunia kecilnya. Saat ia tiba, ia mendapati sang iblis tengah berlutut dihadapan iblis lainnya. Tentu saja iblis yang dimaksud adalah jendral iblis yang ditangkap oleh Zhen Yuan.


Ketika melihat kedatangan Zhen Yuan, sang iblis itu berseru dengan kemarahan terlihat dimatanya, “Manusia sialan! Apa yang kau lakukan terhadap jendral iblis yang mulia?!”


Iblis itu ketakutan setengah mati menyaksikan Zhen Yuan mengirimnya disebuah wilayah yang asing baginya. Namun ketakutannya berubah menjadi kelegaan ketika melihat salah satu dari jendral iblis ada dihadapannya.


Ia kemudian menceritakan semua yang terjadi pada jendral iblis itu, berharap yang terakhir dapat membantunya membunuh Zhen Yuan. Tapi diluar dugaannya, jendral iblis itu malah memukulnya dan membuat kondisinya semakin parah. Kemudian iblis itu sadar jika ada sesuatu yang aneh pada jendral iblis itu.


“Tuan!” wajah iblis itu semakin terkejut mendapati jendral iblis agung yang terkenal diseluruh bangsa iblis wilayah  Asal Mula menunduk hormat pada Zhen Yuan, bahkan Raja Iblis tidak pernah mendapatkan kehormatan seperti itu dari para jendral.


“Buat dia bicara! Saya ingin informasi darinya” perintah Zhen Yuan dengan santai.


Jendral iblis itu mengangguk lalu menatap iblis yang kini ketakutan. Pemukulan dan siksaan kembali didapatkannya, ia tidak melakukan perlawanan karena kedua tangan dan kakinya telah dipotong oleh Zhen Yuan bahkan jika itu tidak dilakukan, ia masih bukan tandingan dari jendral iblis agung.


Setelah itu, Zhen Yuan meninggalkan dunia kecilnya dan kembali ke dunia nyata. Saat ia kembali, upacara kremasi sedang dilakukan. Ia berdiri tegap sambil berharap pengampunan surga untuk Li Pinggo dan yang lainnya.


Setengah jam kemudian, upacara kremasi selesai dilakukan. Tetua Bai membantu Li Gomu menemui Zhen Yuan.


“Master Zhen, terimakasih atas kebaikan hati anda! Jika bukan karena anda mungkin kami semua akan tewas dan keluarga Li tidak akan ada lagi di kerajaan Shen dan menjadi sejarah di dataran Asal Mula” Li Gomu membungkuk hormat.


“Anak ini selain bijaksana, ia juga memiliki kecerdasan. Ia pasti  berpikir jika saya memiliki kekuatan untuk mencegah kematian dari Li Pinggo namun ia tidak menyinggungnya sama sekali bahkan bertindak seolah saya adalah penyelamat mereka.” Zhen Yuan berbicara dengan Singa Kecil.


Singa kecil ikut memuji, “Sepertinya keluarga Li akan mendapatkan pemimpin yang baik dimasa depan, sayang sekali saat itu kita tidak dapat menyaksikan kemajuan keluarga Li ditangan anak ini!”


“Oh jadi kau telah menghitung hari kematianmu?”


Singa kecil bertariak, “Bodoh! Singa perkasa ini tidak akan mati sebelum semuanya mati!”


Zhen Yuan mendecih, “Kau begitu yakin akan hidupmu, bahkan sampai sekarang kau belum menemukan tubuh yang kuat! Kau seperti parasit ditubuhku!”


Singa kecil itu berteriak lagi dan pertengkaran antara Zhen Yuan dan Singa Kecil terjadi. Pertengkaran itu terus berlanjut hingga tetua Bai menyadarkan Zhen Yuan.