To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Tantangan Istana Pusat IV



“Saya unggul dalam memurnikan pill ataupun memecahkan teka teki seputar pengobatan” ucap Chu Xingtian.


Pria tua itu mengangguk, “Baiklah kalau begitu kita akan bertarung dalam teka teki pengobatan. Kebetulan saya adalah salah satu tabib terkenal dari Istana Pusat” Meski begitu ia masih menyombongkan diri karena keunggulannya jelas sama dengan Chu Xingtian.


Chu Xingtian mengangguk, “Anda bisa memulai lebih dulu sebagai penantang”


Pria itu mendengus lalu melemparkan gulungan kuno didepan Chu Xingtian. “Jika anda bisa menyelesaikannya maka saya akan mengaku kalah! Anak muda sepertimu sangat sombong sehingga perlu untuk diberi pelajaran sedikit”


Chu Xingtian mengambil gulungan kuno didepannya dan mulai memperhatikan dengan seksama isi didalam gulungan tersebut. Lucunya Chu Xingtian ingin tertawa melihat gulungan kuno didepannya.


“Apa yang kau tertawakan?” Lawannya tersinggung melihat Chu Xingtian menertawakan gulungan kuno yang ia anggap sebagai harta berharga itu.


“Apakah anda yakin jika saya mampu menyelesaikannya maka anda akan mengaku kalah?” ucap Chu Xingtian penuh harap.


Lawannya sedikit ragu melihat Chu Xingtian seolah anak itu mampu menyelesaikan gulungan kuno didepannya. Namun kemudian pikiran besarnya datang dan menganggap jika Chu Xingtian mungkin hanya berbicara besar dan ingin membuatnya mengganti tantangan.


“Anak itu pasti kebingungan melihat isi gulungan itu! Sebab itulah ia membuat tipuan untukku. Hmph! Kau terlalu muda untuk menipu saya, bagaimana mungkin saya ditipu dengan trikmu seperti itu. Yakinlah saya tidak akan berbicara dua kali”


Chu Xingtian mengangguk setelah menerima kepastiannya. “Baik kalau begitu saya akan menyelesaikan bagian yang tidak lengkap dari gulungan ini”


Chu Xingtian membaca sebentar lalu mulai menuliskan dengan lancar di gulungan baru. Ia tahu bahwa tidak mungkin baginya untuk menulis secara langsung diatas gulunguan sebab itu ia menyalin tulisan yang ada di gulungan baru dan mulai melengkapinya.


“Selesai!” Chu Xingtian mengirimkan gulungan baru beserta gulungan kuno pada lawannya yang kini terpengarah tak percaya.


“Sebenarnya gulungan itu saya juga memilikinya! Saya telah menyelesaikannya dan menghapal setiap bagian karena mencoba mengaplikasikannya dalam ilmu pengobatan. Sebab itu anda tidak perlu heran jika saya mampu menambahkan detail yang tidak ada” Chu Xingtian terkekeh melihat reaksi lawannya.


“Baiklah anda menang!” Pria tua itu hanya bisa menyalahkan dirinya karena terlalu percaya diri dengan gulungan kuno yang ia miliki.


“Daoist Zhen, sepertinya kita perlu menentukannya dengan putaran terakhir. Kali ini, penguasa istana Pill sendiri yang akan menantang. Siapa dari anda yang maju kali ini?”


Zhen Yuan tersenyum kecil, “Tidak perlu khawatir, saya sendiri yang akan mewakili Faksi Asal Mula di putaran terakhir ini”


Zhen Yuan dan penguasa istana pill saling berhadapan.


“Master Zhen, karena dua putaran sebelumnya dilalui dengan ilmu pengobatan dan ramuan herbal maka jalan satu- satunya untuk putaran ini adalah memurnikan Pill. Anda bisa memilih untuk memurnikan pill yang menjadi andalan anda, dan saya juga akan memurnikan pill tertinggi yang saya mampu murnikan.


Siapapun yang berhasil memurnikan pill yang lebih tinggi dan lebih banyak maka ia pemenangnya. Tentu saja jika anda mampu mengalahkan saya juga dibidang ini maka istana pusat percaya jika faksi Asal Mula mampu membuat pill Ajaib.”


Zhen Yuan menggeleng pelan, “Bahkan jika saya menciptakan pill yang dapat meningkatkan pemahaman namun jika kelasnya lebih rendah maka saya juga akan kalah.”


Istana Pusat terdiam mendengar balasan Zhen Yuan. “Baiklah kalau begitu apapun pill yang saya hasilkan jika anda mampu menciptakan pill yang sesuai maka Istana Pusat mengakui kekalahan dan meminta maaf atas ketidakpercayaan terhadap faksi Asal Mula”


Baru setelah mendengar pernyataan Istana Pusat, Zhen Yuan mengangguk puas. “Kalau ini kita bisa mulai”