
Keduanya terpental beberapa meter secara bersamaan, yang mengejutkan adalah Li Ahyi kini tidak lagi terluka oleh sobekan ruang raja iblis. Ini karena di telapak tangannya kini terdapat sarung tangan berwarna merah yang merupakan senjata kelas 6.
Raja Iblis mengerutkan keningnya, dia mungkin terkenal sebagai 10 iblis terkuat namun itu karena ketiga jiwa iblisnya. Dihadapan Li Ahyi dan seorang diri, ia tidak berdaya dan bahkan lebih lemah.
Sedikit ia melirik ketiga jiwa bayinya masih menghadapi pertarungan yang sengit dengan 10 sinar laser milik Shen Dao.
“Sial! Kalian bantu saya!” Raja Iblis meraung kesal, ia memerintahkan dua iblis yang ada didekatnya yang berhasil membunuh salah satu kultivator Mortal keluarga Shen dengan bekerja sama.
Masing- masing dari keduanya memiliki kekuatan setara dengan raja Iblis tanpa jiwa bayi. Membuat pertarungan itu seketika berubah dari versus one menjadi one versus three. Namun bukannya takut, Li Ahyi malah semakin bersemangat.
Otot- ototnya semakin membesar bersamaan dengan ia meneriakkan jurusnya, “Kekuatan Evolusi- 1000x lipat!” Setelah itu ia segera mengirimkan belasan tinju kearah tiga iblis yang ada didepannya.
Raja iblis dan dua iblis lainnya tidak meremehkan serangan Li Ahyi. Mereka kemudian bekerja sama dan menggabungkan jurus mortal mereka masing- masing.
Sebuah serangan sihir berwarna merah kini bergabung dengan elemen lumpur yang berwarna coklat lalu sobekan ruang terjadi yang membuat kedua serangan itu dilahap kedalamnya. Tidak sampai sedetik, sobekan itu mengirimkan kembali serangan yang sama namun telah di perkuat dengan energi ruang.
Sekali lagi belasan tinju Li Ahyi bertabrakan dengan gabungan ketiga serangan yang ada membuatnya terpental dua langkah kebelakang, sedikit noda darah menetes di ujung bibirnya. Ia ceroboh karena meremehkan kekuatan gabungan dari mereka bertiga.
“Iblis sialan, mati kalian!” Li Ahyi menyerbu kedepan dengan ganas, otot- otot di kaki dan betisnya membuat kecepatannya jauh meningkat. Seluruh energi mortal ia pusatkan ke dalam cengkaramannya berharap satu atau dua dari mereka terkena serangan tersebut.
Melihat serangan yang super ganas dari Li Ahyi raja iblis ingin mundur, sayang sekali kecepatan Li Ahyi meningkat dengan sangat tajam dan bahkan ia hanya melihat bayanganya. Detik berikutnya ia berada di depan salah satu iblis yang membantunya. Li Ahyi seketika mencengkram kepala sang iblis dan seketika itu juga kepala sang iblis pecah.
Raja Iblis terkejut melihatnya, ia buru- buru menarik tetua lainnya ketika Li Ahyi kembali bergerak kearahnya. Dengan cepat ia menarik iblis tersebut lalu melemparkannya ke arah Li Ahyi. Mantan patriark keluargaa Li itu sangat tidak menduga tindakan raja iblis yang membuatnya tidak siap.
Ia dengan cepat berhenti, memasang kuda- kuda dan mengepalkan tinjunya kearah depan. Tubuh iblis itu seketika meledak dan hancur bertemu dengan serangan Li Ahyi.
Li Ahyi telah memberikannya penghinaan, ia ingin kembali bertarung namun tetua pertama menghentikannya. Baru kali ini tetua pertama melihat Li Ahyi lalu berkata “Kau hebat dalam pemurnian tubuh! Bagaimana jika kau menjadi budak saya dan saya akan berikan teknik pemurnian tubuh yang jauh lebih hebat”
Li Ahyi nampak berpikir, lalu ia menggeleng keras, “Menjadi budak iblis bukan hanya akan melemahkan kekuatan saya tapi juga moral saya!” Li Ahyi dengan jelas menolak tawaran dari tetua pertama.
“Kalau begitu kau hanya bisa mati hari ini!” Tetua Pertama menerjang kearah patriark Li Ahyi, pihak yang pertama bahkan tidak mengerahkan kekuatan penuhnya namun Li Ahyi begitu merasakan tekanan yang kuat.
Tidak ingin mati instan, Li Ahyi juga melepaskan kekuatan terkuatnya, “Peningkatan Maksimal!” Tekana yang keluar dari tubuh Li Ahyi menjadi lebih besar bahkan jauh lebih besar daripada sebelumnya.
Dengan itu, tinjunya juga ikut terkepal dan bersiap menahan serangan tetua pertama. Shen Dao menatap dari kejauhan dengan khawatir, ia ingin ikut campur dan membantu tapi dirinya masih terikat dengan tiga jiwa iblis yang merepotkan.
“Guru tolong bantu Li Ahyi” Shen Dao hanya berharap pada gurunya sekarang.
Orang tua yang menjadi yang mulia keempat melihat serangan tetua pertama kepada Li Ahyi dan merasakan jika Li Ahyi tidak akan bisa menahannya bahkan dengan kekuatan penuh. Sebab itu ia segera melepaskan tiga formasi kelas 6 yang menjadi kartu as miliknya dan menyinari daerah sekitar Li Ahyi.
“Aktifkan!” Tiga bola putih bersinar terang dan berpencar, satu memasuki tubuh Li Ahyi lalu satu berubah menjadi perisai transaparan dan yang lainnya berubah menjadi pedang kearah tetua pertama.
Formasi yang membentuk pedang itu segera menghantam tetua pertama dan berusaha untuk mengurangi momentum lawan. Benar saja, tetua pertama sedikit terhenti karena serangan formasi yang kuat. Tapi kemudian ia meneruskan serangannya karena kekuatan pemahaman orang tua itu tidak setinggi dengan kultivasinya.
Perisai transparan bersinar terang dan melindungi secara langsung Li Ahyi dari tetua pertama. Tapi lagi- lagi perisai tersebut hanya bertahan hingga 5 detik sebelum hancur menjadi ketiadaan. Selanjutnya tinju tetua pertama menghantam tinju Li Ahyi yang kemudian cahaya putih bersinar di tinjunya.
Formasi terakhir itu rupanya berguna meningkatkan kekuatan tinju Li Ahyi, namun bahkan dengan bantuan itu, Li Ahyi masih merasakan sakit yang parah dan membuat seluruh kakinya tertanam di tanah.
“Arrggh!” Li Ahyi berteriak keras ketika cahaya formasi mulai menghilang. Ia merasakan tulang- tulangnya mulai retak secara bersamaan.