To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Tantangan III



“Terimakasih tetua!” Zhen Yuan bersyukur, setidaknya masih ada  beberapa orang yang berpikiran terbuka. Zhen Yuan dengan cepat memberikan beberapa botol pill buatannya kepada sang tetua.


“Sekitar 100 pill Jiwa kualitas atas dan Cedera Emas untuk kultivator Jiwa” ucap Zhen Yuan memberitahukan isi dari botol pill.


Nafas tetua paviliun tercekat, ia buru- buru membuka botol pill dan menghitung sendiri dan kekuatannya. Memang benar ada 100 pill kualitas atas bersama dengan 100 pill cedera emas. Jumlah seperti ini sangat jarang untuk ia terima dalam sekali waktu.


“Master Zhen, kontribusi pill untuk kali ini akan membuat peringkat anda naik 10 angka” Maksud tetua itu membuat Zhen Yuan senang. Setiap hari ia mendapat banyak tetua yang akan berteriak senang jika peringkatnya naik satu hingga dua angka. Menurutnya, Zhen Yuan akan sangat senang mendengar peringkatnya naik begitu pesat.


Tapi yang ia dapatkan hanyalah anggukan kecil seolah Zhen Yuan tidak peduli dengan itu. “Peringkat anda saat ini berada diurutan 70, selamat untuk master Zhen”


Kali ini Zhen Yuanlah yang terkejut. “Putri Embert dan ketiganya telah bekerja keras menaikkan peringkatku hingga 80?” Zhen Yuan ingat jika peringkatnya adalah 98 sebelum pelatihan tertutup, tapi sekarang telah naik begitu jauh.


“Tetua Paviliun, anda sepertinya telah menemui kemacetan selama beberapa tahun. Sebagai hadiah pertemuan kita, saya akan memberimu ini” Karena tetua Paviliun berhasil mendapatkan rasa baik pada Zhen Yuan, pemuda itu memberikannya 2 butir pill Esensi Jiwa.


Semua orang terkejut ketika melihat Zhen Yuan memberikannya dengan santai pada tetua Paviliun. Mereka juga sangat iri dengannya, terutama para Master Alkemis yang ingin mengetahui rahasia pembuatan pill Esensi Jiwa.


Tetua Paviliun sangat terkejut dengan pemberian Zhen Yuan, namun ia tidak menolaknya. Dengan cepat ia meminum satu sementara yang lainnya ia simpan. “Master Zhen, kebaikanmu hari ini tidak akan saya lupakan. Saya akan berusaha sebaik mungkin untuk membalasnya” ucap nya dengan sungguh- sungguh.


Zhen Yuan tersenyum tipis, “Kalau begitu kau bisa menjadi tetua di faksi ku, kebetulan saya hanya memiliki kurang dari 10 orang disana”


Tetua Paviliun secara mengejutkan melepaskan lencananya lalu dengan tegas mengumumkan di depan banyak orang, “Mulai  hari ini saya akan menjadi tetua di dalam faksi master Zhen Yuan!”


Zhen Yuan mengangguk puas, “Baik kalau begitu saya akan pergi dulu, tetua masih dapat menjadi tetua Paviliun disini dan saya tidak akan begitu mengganggu pekerjaan anda”


“Tetua Bai, kalau begitu saya serahkan urusan administrasi dan pengaturan lainnya padamu. Saya akan mengurus beberapa orang rendahan dulu hari ini” Zhen Yuan pergi dari sana sambil membiarkan tatapan sinis dan kejam itu telah berubah menjadi tatapan ketakutan dan iri.


Di dalam Faksi Zhen Yuan kini memiliki 3 yang setara dengan tetua utama, kali ini ia mengambil satu lainnya membuat faksinya semakin kuat.


~~


“Master Zhen, saya akan mengatakan ini sekali lagi. Jika anda bersedia untuk mundur secara terhormat maka kemuliaan anda tidak akan rusak setelah hari ini” Seorang pria hampir seumuran dengan Shu Lian, ia memiliki perawakan yang halus bagai seorang sarjana.


Zhen Yuan tersenyum kecil menghadapi pria itu, “Jika kau memiliki kemampuan maka tidak perlu banyak bicara. Saya telah meluangkan waktu disini untuk menerima tantanganmu jadi jangan sia- siakan waktuku begitu banyak”


Hari ini Zhen Yuan ditantang oleh tetua tetap ke lima, Banyak tetua tinggi yang datang menyaksikannya, atau lebih kepada menyaksikan keruntuhan Zhen Yuan.


“Tetua Zhen, anda lebih baik mendengarkan kata anak saya! Jika kau mundur dari posisimu maka kau bisa kembali menantang tetua tinggi yang lainnya. Itu tidak akan membuatmu terlihat rendah. Tapi saya bertanya- tanya apakah anda mampu mengalahkan mereka” Seorang pria botak dengan pakaian merah menyala berdiri di pinggir. Ia tertawa sambil menghina Zhen Yuan yang kemudian identitas pria botak itu tidak lain adalah tetua ke 30. Tetua Fenglai.


Zhen Yuan tidak peduli dengan tetua Fenglai, “Cepatlah, kau telah membuang banyak waktuku!”


Tyrant sangat tersinggung dengan prilaku Zhen Yuan yang bahkan tidak menghormati ayahnya. “Master Zhen, anda akan menderita dan dikalahkan dengan buruk hari ini. Saya akan memperlihatkan bagaimana alkimia yang sebenarnya kepadamu”


Tetua Fenglai telah meminta seorang tetua utama untuk menjadi wasit dari kompetisi kali ini. Seperti biasa, kompetisi dibagi menjadi 3 ronde. Yang mana ronde pertama adalah membuat pill. Siapapun yang berhasil lebih dulu dalam membuat pill maka akan menjadi pemenangnya.