To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Menyesal



Ia sangat pahit mengingat jumlah mereka memasuki medan perang adalah dua puluh lima orang namun kini sepuluh orang telah tewas yang mana salah satunya adalah wakil kapten pertama  yang merupakan salah satu dari empat orang terkuat dalam grup.


“Saya akan berkorban kali ini! Kalian harus bisa sampai dan menyampaikan kabar penting ini pada kapten pulau” Master Ye tiba- tiba menyatakan diri siap untuk berkorban.


“Master Ye, apa yang kau lakukan? Kita pasti bisa melewati kepungan ini jika bekerja sama!” Pemimpin pulau menolak, Master Ye adalah kekuatan kedua yang dapat diandalkan setelah dirinya di pulau Kelompok Surga.


Pemimpin pulau telah kehilangan tetua eksekutif yang mengorbankan nyawanya disaat-saat terakhir. Kini hanya tinggal dirinya dan master Ye dari pusat pulau. Adapun dua lainnya, meski mereka termasuk dalam aliansi Kelompok Surga tapi tetap saja  mereka berasal dari kekuatan asing.


Master Ye menggeleng, ia tahu bahwa semua orang telah kelelahan dan tidak ada yang dapat bertarung dengan benar hari ini. “Biarkan saya berkorban untuk kepulauan terbuang, anda tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan saya!”


Usai mengatakan perkataan terakhirnya, master Ye menerjang seluruh penyerang dan mengaktifkan konstitusi tubuh tingkat tertinggi yang ia miliki. Meski konstitusi tubuhnya hanya kurang sedikit dibandingkan dengan bakat bawaan, namun ia merupakan raja diantara konstitusi tubuh.


Kekuatan menakutkan keluar dari tubuh master Ye yang bahkan mampu membuat kedua puluh orang ini keheranan. Ia menyerang tanpa pandang bulu membuat yang paling lemah dari antara mereka tewas ditangannya.


Komandan Starry Night mengangkat mereka yang tersisa lalu pergi dengan kecepatan penuh menuju sebuah pintu kecil yang memancarkan aura kuno. Itu adalah pintu tempat portal mereka berada. Tepat ketika mereka ingin memasukinya sebuah jeritan nyaring terdengar.


Wajah pemimpin pulau mengeras, ia sedikit kenal suara jeritan itu dan berpikir jika itu adalah teriakan Master Ye.


“Cepatlah masuk! Kita tidak bisa tinggal lebih lama disini. Jika penatua itu masih mengejar kita maka akan sangat berbahaya” Komandan Starry Night menarik satu persatu perwakilan pulau utama.


“Tidak ada waktu untuk berduka sekarang, Anda harus siap menyiapkan segalanya! Saya akan melaporkan apa yang kita dapatkan dan juga informasinya” Komandan Starry Night melesat menuju pulau utama.


Pemimpin pulau mengajak rombongannya untuk kembali ke Pulau Kelompok Surga dan menyiapkan persiapan. Entah apa yang akan ia persiapkan kali ini setelah kehilangan master Ye dan seorang eksekutif senior.


“Tuan, anda telah menyelamatkan kami begitupula dengan eksekutif senior dan master Ye. Apapun yang terjadi saya dan kekuatan tertinggi yang saya miliki akan setia tunduk pada pusat pulau” leluhur kekuatan tertinggi menangkupkan tinjunya pada pemimpin pulau, hatinya telah dimenangkan.


Ia tahu bahwa tanpa mereka dirinya akan mati disaa pertama kali menginjakkan kaki di medan perang antar bangsa.


Pemimpin pulau mengangguk, sedikit rasa sedihnya terobati. Walau ia tidak dapat menggantikan seorang master Ye namun kekuatan dari leluhur itu berkat perjuangannya di medan perang telah menggantikan posisi eksekutif senior.


Sementara itu seorang yang berasal dari pulau besar dibawah aliansi kelompok surga tidak mengatakan apa- apa. Ia tidak memiliki keinginan kuat untuk tunduk secara eksplisit di tangan pulau Kelompok Surga. Sebagai perbandingan, pulau yang ia pimpin tidak kalah kuat dari pulau Iri Hati. Kekuatan awalnya juga sebanding dengan pangeran Lucifer ketika pertama kali bertemu dengan Zhen Yuan.


Kini kekuatannya telah meningkat lebih tinggi, itu mampu bersaing untuk mereka yang berada dalam liga para pemimpin aliansi besar, ia kini memiliki ambisi membawa pulaunya menjadi salah satu aliansi besar dimasa depan.


Pemimpin pulau menghela nafas kecewa, ia sadar pilihannya telah salah dimasa lalu. Ia mengingat kejadian ketika Zhen Yuan meminta tempat yang diperoleh Baisheng untuknya namun sayang pemimpin pulau tidak menggubris permintaan pemuda itu dan malah memilih orang lain yang tidak setia. Kini ia kehilangan Zhen Yuan bersama dengan tidak mendapatkan hutang budi dari orang yang telah dipilihnya.


Nasi sudah menjadi bubur, ia tidak bisa menyesal terus menerus dan harus melanjutkan hidupnya. Kekuatannya saat ini telah melampaui para pemimpin aliansi besar. Ia bahkan yakin telah menjadi kultivator Bijak Puncak terkuat di seluruh kepulauan terbuang.