To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Pertarungan Akhir XIV



Siluet menara emas itu mulai mengeluarkan tekanan yang kuat pada jendral iblis kedua, membuatnya terjatuh  dengan keras menghantam ketanah.


“Humph! Saya hanya mengeluarkan setengah dari kekuatan aura yang saya miliki tapi kau bahkan tidak dapat mempertahankannya!” Zhen Yuan mendengus, “Jika kau sedikit lebih kuat saya akan melawanmu secara pribadi, tapi melihat kekuatanmu kurasa saya tidak perlu campur tangan!”


Zhen Yuan mengeluarkan ribuan serangga Kepik Surgawi yang ia miliki, dipimpin oleh Ratu Kepik, mereka mulai mengelilingi Jendral Iblis kedua dan melawannya.


Jendral Iblis kedua, baru saja ingin bangkit ketika ribuan serangga menyerangnya dengan ganas. Ia mungkin mampu menghadapi mereka jika dalam kondisi prima, tapi setelah menerima kekuatan aura Zhen Yuan, ia sepertinya mendapatkan sedikit luka dalam sehingga tidak dapat bertarung dengan sempurna.


Meski begitu, ia tetaplah iblis kedua, kekuatannya tidak dapat dianggap remeh. Ia segera bangkit dan melawan ribuan serangga Kepik yang menyerangnya.


Jendral Iblis keduanya rupanya adalah petarung jarak dekat seperti iblis kelima. Ia memiliki teknik terkuat yang diberi nama Cakar Langit yang mampu mengoyakkan tubuh seorang kultivator Mortal dengan mudah.


Beberapa kali ia menggunakan Cakar Langit dan teknik lainnya yang ia kuasai dan membuat banyak Kepik Surgawi tewas ditangannya. Meski begitu, sang Ratu Kepik nampak tidak peduli dengan kematian bangsanya. Ia terus saja menyuruh mereka untuk tetap menyerang tidak peduli berapa yang telah meninggal.


Bangsa yang memiliki darah binatang Surgawi mengalir di dalam tubuhnya tidak akan sama seperti hewan buas lainnya. Mereka sama sekali tidak peduli dengan kematian, jika mereka mati itu artinya mereka lemah dan tidak pantas untuk hidup. Setiap hari akan ada persaingan dan itulah yang membuat mereka semakin kuat setiap saat.


Zhen Yuan menyadari ini ketika populasi Naga, Phoenix, Kura- Kura Hitam, Macan Putih, Singa Emas, Qilin dan bangsa surgawi lainnya memiliki populasi yang tidak banyak. Tapi setiap dari mereka setara dengan para master terkemuka yang ada di kerajaan Langit Suci.


Bangsa Kepik Surgawi bukan hanya memiliki darah binatang surgawi namun juga mereka adalah keturunan langsung dari Kepik Surgawi yang agung, salah satu dari 3 penguasa dunia Serangga. Hal inilah yang menjadikannya sangat kuat dan persaingan diantara mereka juga sangat hebat.


Ketika pertama kali bertemu dengan mereka, Zhen Yuan memperkirakan ada sekitar lebih dari Lima juta kepik Surgawi yang hidup dalam alam kecil. Tapi kini yang tersisa tidak lebih dari lima ratus ribu, hanya tersisa 10% dari jumlah mereka. Namun dibandingkan yang sebelumnya, lima ratus kepik surgawi jika bergabung menjadi sebuah pasukan, mereka tidak akan kalah dengan Jendral Iblis kedua.


Hal ini terbukti ketika mereka berhasil membuat jendral iblis terpojok, jendral iblis mengira jika kepik surgawi akan ketakutan melihat ratusan kawanan mereka tewas. Namun dugaannya salah, ketika ia telah menghabiskan banyak energinya untuk menggunakan Cakar Langit dan teknik lainnya.


Tiga Jiwa Bayi dengan kekuatan lapisan 4 Mortal muncul dan membantu jendral iblis disaat yang kritis. Jendral Iblis membuat ketiga jiwa bayi yang memiliki fisik super kuat menjadi tamengnya ketika ia menggunakan kekuatan yang tersisa untuk berusaha mundur dari kepungan Kepik Surgawi.


Sayang sekali sang ratu kepik mengenali rencananya, “Pasukanku, bersiap untuk melakukan teknik terkuat kita! Jangan biarkan iblis ini lolos!” sang ratu kepik memberi perintah dalam bahasa serangga.


Segera Kepik Surgawi bercahaya terang, mereka mengepakkan sayap mereka dengan cepat sebelum kabut racun mulai menutupi sekitar. Jendral Iblis baru saja ingin pergi ketika jalannya telah tertutup kabut racun yang tebal. “Arrgh sialan!” Jendral Iblis mengumpat sebelum mengincar sang ratu kepik.


“Untuk keluar dari sini saya harus membunuh sang ratu lebih dulu!” Jendral Iblis menyadari jika pasukan itu seutuhnya di miliki oleh Zhen Yuan namun diatur dan memiliki pusat perintah dari sang ratu. Sebab itu jika sang ratu terbunuh maka pasukan itu akan kehilangan pusat perintah dan membunuh mereka akan menjadi mudah.


“Cakar Langit!” Ketika jendral iblis berhasil mendekat kearah sang ratu, ia segera berbalik dan membuat serangan telak. Ratu Kepik Surgawi tidak mengharapkan sang jendral iblis akan mengetahuinya dan menargetkannya.


“$%&&*&&^” Ratu kepik berteriak dengan bahasa aneh yang tidak diketahui oleh jendral iblis. Jendral iblis mengira jika teriakan itu memiliki arti memohon belas kasihan karena melihat sang ratu tidak bergerak menghindari atau berusaha melawan serangannya.


Tepat saat itu juga, ratusan kepik surgawi meledak dan berubah menjadi butiran cahaya hijau. Cahaya- cahaya itu segera menutupi jarak serangan Cakar Langit yang ingin membunuh sang ratu.


“%*^$^%&!@* (Manusia kau pikir saya mendapatkan kedudukan sebagai ratu adalah lelucon?! Melakukan serangan tersembunyi ?)”


Jendral Iblis sekali lagi tidak mengetahui arti dari perkataan kepik surgawi. Ia saat ini menyusun rencana melarikan diri setelah upaya terakhirnya digagalkan. Ia sangat heran ketika ratusan kepik seketika meledakkan diri mereka dan menjadi cahaya hijau yang menutup serangannya. Teknik itu harus dikuasai oleh sang ratu untuk melindungi dirinya.


“*&(*^%$!!@$%%$&?}}{^$$ (Selama masih ada kepik surgawi berada disekitarku, kau tidak akan bisa membunuhku! Selain itu, ratusan bawahanku telah tiada akibat menahan seranganmu kali ini)” Sang ratu kepik mengejek jendral iblis.