
“Saya tidak akan berlama- lama disini, kekuatan dan keseimbangan disini begitu rapuh bahkan hanya mampu mempertahankan 1 persen dari kekuatan yang saya miliki.” Ia kemudian melirik Zhen Yuan
“Karena kau telah memujiku dan keluarga Paus maka saya akan memberimu hadiah! Dan ingatlah untuk menyelesaikan tugasmu dari Surgawi!” ucapnya sambil melemparkan sebuah cincin putih kearah Zhen Yuan. Sebelum pemuda itu menanyakan hal lainnya, wanita itu telah menghilang menjadi butiran cahaya.
Zhen Yuan tersenyum kecut, “Saya tidak menyangka jika perjalanan saya kemari akan mempertemukan dengan seorang wanita sepertinya” Zhen Yuan sadar bahwa kekuatan sejati dari wanita itu mungkin tidak dapat ia capai untuk saat ini. Ia menggelengkan kepalanya melihat perbedaan kekuatan antara dirinya.
Zhen Yuan kemudian memeriksa cincin putih ditangannya. Ia bersemangat pasalnya cincin itu memiliki formasi penyimpanan kelas 1 yang membuat luasnya mungkin sama dengan kepulauan Terbuang.
Ia memeriksa di dalam cincin putih dan melihat tumpukan kristal surgawi berbagai warna disana. Mulai dari warna putih, merah hingga kuning. Zhen Yuan menghitung mungkin kristal itu cukup untuk membuatnya menjadi orang terkaya di kepulauan Terbuang. Dengan kristal sebanyak itu, Zhen Yuan tidak perlu khawatir untuk menembus ranah Bijak dalam lima tahun.
Selain itu ada beberapa ramuan tingkat tinggi dan pusaka yang tidak lebih murah dari kelas 1 dan 2. Dengan begitu banyak ramuan, Zhen Yuan akan mampu membuatkan masing- masing dari kepulauan terbuang pill kelas 4.
“Harta sebanyak ini bahkan ia hanya menganggapnya sebagai ucapan terimakasih atas kekagumanku? Nampaknya gadis itu memiliki banyak harta bersamanya” Zhen Yuan sedikit kecewa tidak mampu memerasnya lebih banyak.
Jika gadis itu mendengar apa yang dikeluhkan oleh Zhen Yuan saat ini, ia mungkin akan muntah darah dan ingin segera mengambil hadiahnya kembali. Harta sebanyak itu memang tidak menguras banyak miliknya tapi itu sudah cukup membuat hatinya berdarah. Tapi Zhen Yuan masih ingin mengambil lebih banyak daripada itu.
Karena ia tidak lagi menemukan apapun disana, Zhen Yuan memutuskan untuk kembali ke kota Persatuan Damai. Disana ia menunggu Zheng Cho mencapai ranah Bijak sebelum pergi ke tempat lainnya.
Ia juga membagikan harta yang diberikan gadis paus pada semua orang di dalam dunia kecil dan mulai berkultivasi. Hanya ketika Zhen Yuan merasa waktu 6 bulan telah berlalu begitu saja, ia memutuskan untuk keluar dan melihat apakah Zheng Cho telah berhasil menjadi kultivator Bijak Sejati.
Benar saja, Zheng Cho berhasil menjadi kultivator Bijak Sejati dalam waktu 4 bulan. Ia juga berhasil melewati petir kesengsaraan surgawi pada bulan kelima dan kini sedang mengadakan acara selama 7 hari 7 malam untuk merayakannya.
Ia mengundang seluruh kekuatan yang ada di dataran Gurun Bandit dan juga dataran lain yang memiliki hubungan dengan mereka. Dengan adanya Zheng Cho, dataran Gurun Bandit telah resmi untuk melepaskan diri dari tetua pulau utama untuk mendapatkan perlindungan.
“Saya mengucapkan selamat pada ketua Cho karena berhasil menjadi kultivator Bijak Sejati!” Seorang pria tua yang memiliki rambut putih memberi selamat. Sama seperti Zheng Cho, ia juga seorang kultivator Bijak Sejati dari dataran lain.
“Selamat!” kata seorang pria paruh baya
“Selamat ketua Zheng!” seorang wanita tua lainnya juga ikut memberi selamat.
“Saudara Zheng, akhirnya kau menjadi kultivator Bijak Sejati setelah bertahun- tahun lamanya”
Sebanyak 4 pemimpin dari dataran lainnya hadir dalam acara tersebut. Mereka masing- masing adalah pemimpin dari dataran mereka sekaligus kekuatan utama dari dataran yang mereka pimpin. Diantara keempatnya hanya pria muda yang memanggil Zheng Cho sebagai sodara yang memiliki kekuatan Bijak Maju selain dari itu semuanya hanyalah Bijak Sejati seperti Zheng Cho.