To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Pertarungan Akhir XXI



Keempat benang itu rupanya berhasil menghancurkan sebuah penghalang transaparan dan membuat sosok iblis yang bersembunyi disana terlihat. Sang iblis memasang wajah terkejut ketika penghalang transaparannya dihancurkan, ia juga memuntahkan beberapa teguk darah karena terkena serangan balasannya.


“Dapat!” Penjaga Marloc mengambil kesempatan itu untuk terus maju dan menyerang sang iblis selagi ia terluka.


Sang iblis yang melihat penjaga Marloc terus mengejarnya terpaksa menggunakan tekniknya. Tiga ekor ular berwarna ungu melesat keluar dari tubuh sang iblis dan menghadang penjaga Marloc.


Penjaga Marloc sedikit menyerngit ketika melihat ketiga ular tersebut rupanya merupakan teknik spiritual tingkat tinggi. Ia tidak dapat sembarangan menghadapi teknik seperti itu menggunakan serangan fisik. Segera ia melupakan niatnya untuk mengejar sang iblis dan lebih dulu menghancurkan ketiga ular yang menghadangnya.


Untuk menghancurkan serangan spiritual, diperlukan serangan spiritual lainnya. Atau jika seorang tidak memiliki serangan spritual maka mereka harus menggunakan formasi yang dikendalikan dengan energi spiritual. Sangat jarang orang yang menahan serangan spiritual menggunakan tubuh fisiknya saja jika orang itu tidak memiliki pertahanan spiritual yang kuat atau sebanding.


Penjaga Marloc sayangnya hanya memiliki teknik spiritual untuk mengendalikan formasi tingkat tinggi bukan untuk serangan, tapi itu lebih dari cukup untuk menghadapi ular spiritual milik jendral iblis.


Penjaga Marloc mengeluarkan 6 pisau kecil dari kantong penyimpanan miliknya. Pisau itu terlihat sederhana dengan besi hitam dan ganggang berwarna biru cerah. Bedanya di besi dan ganggang pisau telah terdapat berbagai lingkaran formasi.


Ketika hampir mendekati 3 ular spiritual, penjaga Marloc melemparkan 6 pisau kecilnya lalu menggunakan teknik spiritual untuk mengendalikannya. Segera jaringan formasi yang halus terbentuk dan tersambung dari pisau ke jari- jari penjaga Marloc.


Layaknya mengendalikan benang- benang cahaya sebelumnya, penjaga Marloc sangat lihai dan menggunakan ke 6 pisau yang ada untuk menghadapi 3 ular spiritual. Pisau yang dipakai mencapai kelas 6, ditambah dengan formasi yang ada di pisai tersebut membuat 3 ular spiritual sang iblis kesulitan.


Berbagai lingkaran formasi yang ada disana mulai aktif ketika berhadapan dengan ular spiritual. Ketika formasi tersebut berhasil membuat ular kewalahan, Marloc mengendalikan pisaunya untuk memberikan serangan fisik yang kuat menggunakan pisau kelas enam.


Dengan begitu, ketiga ular spiritual sang iblis telah sangat terluka hanya dalam waktu beberapa menit. Ketika Marloc ingin menggunakan serangan pamungkas untuk menghabisi ketiganya, sang iblis yang telah berada di tempat yang aman menarik kembali ketiga ular tersebut dan membuat serangan penjaga Marloc meleset  dan menghancurkan daerah sekitar.


Penjaga Marloc seketika menjadi pucat, ia menghabiskan seluruh kekuatannya untuk serangan tersebut berharap dengan menghancurkan ketiga ular spiritual itu mampu melemahkan jendral iblis ketiga.


Karena terlena dengan pertarungannya, Marloc terkejut ketika ia kembali dan mendapati mentri Yan Jie dan dua penjaga agung lainnya telah tiba. Dengan begitu, kekuatan mereka semakin jauh lebih kuat. Barisan iblis juga dapat dengan mudah dipukul mundur oleh Natsumi dan master Dan Jian menggunakan teknik mereka masing- masing.


“Master Zhen ada urusan sebentar, Saya diperintahkan untuk menahan bangsa iblis disini dan tidak membiarkan satupun dari mereka yang melarikan diri” jawab penjaga Marloc.


Sementara itu master Dan Jian dan Natsumi juga memperhatikan keadaan dan istana iblis yang tinggal separuh masih berdiri kokoh. Dengan nada kaget master Dan Jian bertanya, “Apa yang sudah kalian lakukan sampai membuat istana iblis mereka seperti ini?”


Natsumi juga penasaran dengan jawabannya, sementara penjaga Marloc terlihat malu- malu untuk menjawab. “Sebenarnya saya memiliki perjanjian pertarungan formasi dengan master Zhen Yuan. Lalu master Zhen Yuan menyarankan ide untuk mengadakan pertarungannya disini, diistana iblis sambil membuat serangan pada mereka”


Mentri Yan Jie tidak habis pikir dengan tindakan Zhen Yuan, ia juga terkejut ketika Zhen Yuan sama sekali tidak memiliki rasa takut untuk menyerang istana iblis hanya dengan beberapa anggota. “Apakah ia tidak takut jika kelima jendral iblis atau bahkan kaisar iblis itu datang dan mengepung kalian?”


Penjaga Marloc tersenyum kecut mendengarnya, ia kemudian menceritakan bagaimana Zhen Yuan mampu berhadapan dengan jendral iblis pertama dan kedua sendirian.


“Itu bohongkan?” Natsumi tidak percaya mendengarnya. Ketika ia mengetahui Zhen Yuan bahkan tidak serius menghadapi jendral iblis kedua yang mana dengan kekuatan penuhnya, ia hanya berhasil bertahan belasan menit sebelum akhirnya dikalahkan. Hanya ketika ia dan Marloc bergabung, keduanya dapat bertarung seimbang dengan jendral iblis kedua.


Tidak sampai disana, ketika Marloc menceritakan Zhen Yuan berhadapan dengan jendral iblis pertama yang mana hanya 3 master istana pusat yang dulu dapat bertahan dan mengalahkan jendral iblis tersebut. Dan Jian dan Mentri Yan Jie menggeleng pelan, mereka selama ini terlalu memandang rendah kekuatan Zhen Yuan.


“Jika Zhen Yuan mampu mengalahkan 2 jendral iblis terkuat maka tiga jendral iblis yang tersisa juga mengalami nasib yang sama?”


Kali ini penjaga Marloc tidak menjawab, tetua Bai berinisiatif untuk menjelaskan. “Master Zhen telah lama mengalahkan jendral iblis kelima dan keempat. Hanya tersisa jendral iblis ketiga yang belum dikalahkan oleh master Zhen”


“Lalu bagaimana dengan kaisar iblis? Apakah ia sudah keluar?”


“Belum! Tapi sepertinya tidak akan lama bagi ia akan keluar dan bertarung dengan kita” jawab tetua Bai.


Mendengar hal tersebut, Mentri Yan Jie dan yang lainnya bersiap- siap. Ia juga meminta penjaga Marloc untuk beristirahat dan memulihkan energinya, ketiga tetua dan Badak Bercula juga diminta untuk memulihkan energinya.