To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Kemenangan Kecil



Pertandingan demi pertandingan berlalu hingga hanya tersisa pertarungan antara Baisheng dan genius muda aliansi Jeritan Neraka. Dalam hal ini aliansi Kelompok Surga telah kalah sebanyak 5 kali dan menang sebanyak 4 kali.


Partandingan kali ini cukup menentukan untuk aliansi Kelompok Surga. Baisheng  cukup tenang, ia dan lawannya memiliki kultivasi ranah Bijak Maju.


“Saya mendengar anda tidak terkalahkan di ranah Mortal ketika seleksi berlangsung! Sekarang anda telah menjadi kultivator Bijak, saya penasaran apakah anda masih bisa mempertahankan prestise seperti itu atau tidak”


“Tidak perlu banyak bicara, anda akan melihatnya sendiri” Baisheng tidak membuang nafas lebih lama.  Ia menerjang dan menggunakan bakat bawaannya diawal pertarungan, nampak sekali jika ia menjadi serius.


Lawannya benar- benar terkejut mendapati kekuatan Baisheng sebenarnya sebanding dengan kultivator Bijak Master. Ia menyesal mengatakan hal seperti itu sebelumnya. Sayang sekali, tidak ada waktu baginya untuk menyesal.


Ia segera melepaskan serangan. Sebuah tongkat sihir muncul ditangannya dan mulai memancarkan cahaya merah gelap. Rupanya ia seorang penyihir yang ahli dalam teknik kutukan.


Kutukan demi kutukan dilemparkan kearah Baisheng, Kutukan yang kuat disertai dengan jeritan jiwa- jiwa yang menderita.


“Saya jarang melihat kultivator yang ahli dalam menyihir. Jika saya tidak salah, salah satu aliansi yang memiliki penyihir terbanyak adalah aliansi Dewa Api. Namun mereka sebagian besar berspesialisasi pada sihir elemen Api dan Cahaya.” Nona Seven begitu terkesima melihat kemampuan dari lawan Baisheng.


“Malangnya penyihir yang kurang dalam fisik dan stamina akan kalah dengan seorang kultivator yang memiliki kecepatan. Baisheng akan menang dengan mudah dari lawannya”


Zhen Yuan begitu tenang dan percaya dengan kemenangan Baisheng. Lagipula lawan yang dihadapinya bukanlah lawan terkuat aliansi Jeritan Neraka selain itu jelas terlihat penyihir itu awalnya meremehkan Baisheng.


Perkataan Zhen Yuan dengan cepat terkabul. Meski Baisheng sedikit kesulitan menghindari kutukan yang menimpa dirinya, Baisheng berhasil mendekatkan jaraknya. Penyihir itu tidak lagi tinggal diam ketika melihat serangan Baisheng hampir mengenai dirinya.


“Jangan senang dulu karna kau menang hari ini! Saya mungkin tidak berkutik dihadapanmu tapi belum tentu dengan genius muda lainnya. Saya bahkan hanya berada di peringkat 10 besar genius terkuat aliansi Jeritan Neraka, saya yakin mereka yang berada di peringkat 5 teratas akan mempu mengalahkanmu”


Penyihir itu nampak tidak rela dengan kekalahannya, sayang sekali ia sial mendapatkan papan undian yang sama dengan Baisheng.


Dengan kemenangan Baisheng, aliansi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5. Hal ni tentu diluar dugaan Raja Hitam dan Grand Elder.


Pemimpin pulau memiliki senyum lebar diwajahnya, “Sepertinya semua orang telah lelah, saya akan mengantar anda semua keluar” Ia tidak lagi memiliki ketakutan untuk mengusir mereka semua. Tentu saja karena ia dalam suasana hati yang baik, ia segera memberikan hadiah pada masing- masing pemenang pertarungan.


~~


Turnamen Kepulauan Terbuang akhirnya dimulai, sepuluh aliansi besar telah tiba tepat waktu ditempat mereka masing- masing. Dimulai dari pulau Jeritan Neraka, Kelompok Surga, Dewa Api, Budak Raja dan Istana Bulan. Kemudian dibarisan kedua ada aliansi peringkat 6 hingga 10 besar.


Disisi lainnya, juga berjejer 10 barisan lainnya yang jumlahnya tidak sampai setengah dari sebuah aliansi. Mereka tidak lain adalah 10 kekuatan besar yang berada di pulau utama dan merupakan bawahan dari pulau utama yang paling setia. Masing- masing dari mereka dipimpin oleh seorang kultivator Bijak Puncak. Dari segi kekuatan, jika mereka bergabung itu hampir membentuk satu aliansi besar lainnya.


Di antara kedua sisi, terdapat barisan lainnya. Mereka tidak lain adalah barisan pulau utama, tuan rumah dari kepulauan terbuang. Ada sebuah tandu berwarna emas ditengah yang dikelilingi oleh 3 orang.


Zhen Yuan yang berada dibarisan depan aliansi mengenali salah satu dari 3 orang yang berada di dekat tandu emas yang merupakan wakil kapten ditemuinya kemarin. Kini ia menyadari bahwa dua lainnya mungkin adalah wakil kapten lainnya.


Adapun yang berada dalam tandu, mungkin saja itu adalah kapten dari pulau utama. Zhen Yuan bisa saja menyelidikinya namun ia khawatir jika kesadarannya akan ditemukan oleh kapten pulau yang misterius.