
“Perdana Mentri Chun, apakah ada sesuatu yang terjadi?” Zhen Yuan memilih bertanya.
“Maafkan saya karena telah menggaggu kegiatan membaca Master Zhen. Tapi sepertinya kita mendapatkan sedikit masalah di depan” ucap Mentri Chun dengan tenang.
Zhen Yuan mengangkat alisnya, ia segera berdiri dan meletakkan bukunya di meja. “Masalah apa itu?”
“Tidak ada masalah apapun yang terjadi. Saya hanya bosan duduk disini dan ingin berlatih sebentar diluar. Apa master Zhen tertarik?” ucapnya sambil terkekeh kecil.
Zhen Yuan juga sedikit bosan dengan perjalanan ini, sebab itu ia mengikuti perdana mentri Chun Jian.
“Ah... Ini tempat yang pas” ucap perdana mentri Chun ketika ia berhasil memanjat bagian atap kereta. Zhen Yuan tidak jauh dibelakangnya.
Perdana mentri Chun Jian segera memulai latihannya, sedangkan Zhen Yuan memilih untuk duduk bersilah sambil mengamati latihan Chun Jian.
Gerakan yang dibuat Chun Jian memiliki ketajaman namun juga memiliki kenyamanan disaat yang sama. Zhen Yuan merasakan hal tersebut ketika melihat muridnya disayembara. Kali ini perasaan itu puluhan kali lebih kuat dari yang ditunjukkan muridnya.
“Walau teknik ini tidak layak disebutkan di kerajaan Langit Suci, tapi untuk ukuran daratan ini maka teknik Pedang Musim Semi layak menjadi salah satu pedang terkuat. Apalagi jurus ke tiga dan keempat dari teknik ini juga memasukkan sedikit ilusi pada lawan membuat mereka semakin kerepotan” Dalam sekali lihat, Zhen Yuan telah melihat kelemahahan maupun kekuatan dari teknik andalan mentri Chun Jian.
Mentri Chun Jian puas dengan latihannya setelah 3 jam berlatih, ia kemudian menyarungkan kembali pedangnya dan mengambil posisi duduk di dekat Zhen Yuan. “Master Zhen, bisakah saya menanyakan satu hal padamu?” tanya Chun Jian.
Zhen Yuan menoleh, “Silahkan”
Mentri Chun kemudian membuka salah satu lengan bajunya yang panjang. Memperlihatkan goresan pedang yang cukup dalam di lengannya. Zhen Yuan mengerutkan keningnya, “Racun” ucapnya pelan pada mentri Chun.
“Kehebatan master Zhen memang tinggi dalam sekali lihat anda dapat mengetahui penyebab luka ini tidak mengering.” Mentri Chun terkekeh pelan.
Mentri Chun menggeleng pelan, “Saya sudah mengetahuinya dan tahu resiko jika saya mengabaikannya. Tapi saya tidak bisa menyebutkan hal ini pada Ratu, jika ia mengetahuinya maka ia mungkin tidak akan ragu untuk membalaskan dendam pada orang yang telah melukaiku. Ini yang tidak saya inginkan. Selain itu, cukup sulit untuk mendapatkan penawar racun kelas 6, tiga kali lebih sulit daripada mencari racunnya”
Racun kelas 6, racun yang dapat membuat kultivator jiwa yang lemah mati tanpa menunggu waktu yang lama. Untunglah Mentri Chun adalah orang yang kuat membuat racunnya bekerja lebih lambat. Tapi bahkan jika itu kultivator lapisan 9 sekalipun, tidak akan sanggup selamat dari racun kelas 6 jika ia tidak meminum penawarnya.
“Mentri Chun, saya tidak berniat untuk mencampuri urusan kerajaan dan aliansi di wilayah tengah. Tapi mengingat dalam waktu dekat hubungan antara Obat Mujarab dan kerajaan Musim Semi sebentar lagi akan menjadi keluarga maka sebagai master kedua, saya tidak bisa membiarkan kekuatan kerajaan melemah.”
Zhen Yuan mendekati Chun Jian. Ditangannya kini memancarkan cahaya ungu samar, “Ini akan sakit jadi persiapkan diri anda” ucapnya sebelum menempelkan telapak tangannya pada luka racun di lengan Chun Jian.
Perlahan Chun Jian dapat merasakan sebuah energi hangat memasuki lengannya dan mulai mengikat racun- racun yang bersarang disana. Awalnya tidak ada rasa sakit yang ia rasakan tapi tepat ketika Zhen Yuan membuat energi itu mengambil paksa racun yang telah melengket dan mendiami daging dan tulang lengan Chun Jian, perdana mentri itu menjerit sekuat tenaga. Rombongan Zhen Yuan dan kerajaan Musim Semi terkejut mendengar teriakan perdana Mentri.
Rasa sakit itu terus- menerus diraswakan oleh Chun Jian selama 3 jam lamanya membuat pria itu sedikit lagi mengalami mati rasa di lengannya. Meski begitu ia sangat puas sebab bekas racun yang dulu memiliki bekas ditangannya kini telah perlahan menutup sendiri.
Chun Jian benar tidak mengharapkan Zhen Yuan akan menyembuhkannya. Ia hanya ingin mengetes kemampuan dan pemahaman anak itu. Tapi kemudian bukan hanya Zhen Yuan mengetahuinya hanya dalam waktu dekat bahkan tanpa menyentuhnya sekalipun. Hal ini saja telah membuktikan kemampuannya dalam alkemis sangat besar.
Melihat lengannya yang sebelumnya sangat menderita karena memiliki racun bersarang disana kini terasa sangat ringan. Chun Jian menggerakkannya dengan bebas lalu tertawa bahagia. Kekuatannya jauh berkurang karena racun itu, tapi setelah dibersihkan oleh Zhen Yuan, ia dapat menggunakan kekuatannya secara maksimal.
“Master Zhen, hari ini saya mengagumi anda juga berutang budi pada anda karena telah menghilangkan racun ini. Dengan anda mewakili sekte Obat Mujarab akan mendapatkan tempat yang bagus dalam bidang penanganan racun” Chun Jian memuji.
Zhen Yuan melambaikan tangannya, “Tidak usah berlebihan perdana mentri Chun. Saya hanya melakukannya sesuai kekuatan yang saya miliki.” Ia sama sekali tidak menganggap itu besar sebab berurusan dengan racun tidak akan membuat Zhen Yuan kesulitan karena teknik Racun Surgawi telah sangat berkembang sejak terakhir kali.
“Kalau boleh tahu, siapakah yang memberikan racun itu pada mentri Chun? Apakah itu dari pihak aliansi lainnya?” tanya Zhen Yuan.