To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Upacara Dimulai



Mereka mengangguk, itu mungkin saja terjadi. Pembicaraan mereka tidak berlangsung lama setelah itu karena sosok wanita cantik dengan rambut hijau yang selaras dengan bola matanya yang indah datang bersama seorang kultivator bijak puncak.


“Kakak Du, anda semakin cantik!” Putri Embert yang pertama memuji. Orang yang mendapatkan pujian tertawa kecil, “Anda semakin pintar memuji! Saya bahkan tidak mampu menerobos lapisan 8 tanpa kekuatan sendiri tidak seperti saudara Qing”


Kini Du Lian telah berubah 180 derajat, setelah belajar dan berkultivasi di istana bulan, sifatnya telah berubah dan mulai menjadi anggun layaknya wanita bangsawan. Ia mulai bisa menyanjung orang lain seperti sekarang ini.


“Saya kira bukan hanya putri Embert yang memiliki kemampuan untuk memuji disini” Qing Hongyun membalas. Keduanya kemudian saling berpelukan melepas rindu.


Du Lian mengajak mereka semua menuju Paviliun Bulan Purnama, dibawah kepemimpinannya tidak ada seorangpun yang mencegah ataupun menanyakan identitas dari Qing Hongyun dan yang lainnya. Meski belum menjadi pemilik paviliun secara resmi namun ia telah memegang setengah kekuasaan disana.


“Istana Bulan jauh lebih efisien dibandingkan dengan Dewa Api! Kalian semua bersatu tanpa ada kecemburuan dan persaingan dibawah, semuanya terlihat menjadikan tidak adapun perasaan bahaya. Dibandingkan dengan Dewa Api, bahkan setelah menjadi Demigod, saya masih harus menghalau banyak intrik dan plot disana” Qing Hongyun mendesah pelan dengan keteraturan yang ada dalam Istana Bulan, jika tidak mengingat sumber daya kultivasi yang diberikan mungkin Qing Hongyun akan menyesal memilih dewa api.


Du Lian tidak menjawab, persatuan yang dimiliki di istana bulan secara alami karena mereka memiliki satu persamaan yaitu mereka semua perempuan dan wanita berbakat. Mereka tidak merendah untuk mendapatkan perlindungan dari orang lain dan berusaha untuk hidup mandiri.


Tuan Istana dan lima tuan paviliun mendengar Du Lian membawa teman, secara khusus tuan Istana tahu siapa teman yang dimaksud sebab itu ia mengajak kelim tuan paviliun untuk ikut bersama mereka. Tidak ada salahnya untuk berkenalan dengan kelompok genius luar biasa.


Tuan Istana masih cantik seperti terakhir kali mereka melihatnya, Qing Hongyun sendiri masih dapat merasakan tekanan ketika berhadapan dengan tuan Istana membuatnya sedikit yakin jika kekuatannya saat ini masih belum menandingi kekuatan tuan Istana.


Du Lian memperkenalkan kelima tuan paviliun, dua wanita cantik tidak diragukan lagi adalah tuan paviliun bulan baru dan bulan sabit, wanita paruh baya adalah tuan paviliun bulan setengah. Dua wanita keriput tidak lain adalah tuan paviliun bulan Purnama dan Gerhana. Masing- masing dari mereka terkecuali paviliun bulan Gerhana adalah lapisan 9 puncak, sementara yang terakhir berada di ranah Bijak Puncak.


“Apakah tawaran untuk menjadi tuan paviliun bulan Sabit masih berlaku untuk saya?” Qing Hongyun bercanda pada tuan Istana disela pembicaraan mereka. Tentu saja tuan istana tidak berani untuk mengambil Qing Hongyun disisinya sebab ia takut tuan Dewa akan marah dan melampiaskan amarahnya pada Istana Bulan. Selain itu tidak ada yang tidak mengetahui bahwa Qing Hongyun telah diberi gelar Demigod yang artinya dia akan menjadi salah satu calon penerus tuan Dewa.


Persiapan untuk perayaan selesai dimalam hari, sebuah panggung besar telah disiapkan dihadapan semua orang. Ada ribuan jika bukan puluhan ribu kursi berjejer rapi di depan panggung. Seluruh tetua dan kultivator wanita Istana Bulan dikerahkan untuk menjaga setiap sisi panggung.


Sementara itu sebuah kolam yang nampak sangat alami berada tepat dibelakang panggung, itu ditutupi oleh tirai tipis yang agak transparan. Disetiap sisi kolam dijaga oleh tuan paviliun Baru, Sabit, Setengah dan Purnama. Itu membentuk empat arah angin.


“Saya menyampaikan rasa terimakasih pada semua orang yang telah datang dalam perayaan pengangkatan tuan paviliun kali ini. Sebentar lagi kita akan melihat perpaduan antara formasi 4 mata angin untuk membuat kenaikan pada Du Lian di kolam istana.” Tuan Paviliun Bulan Gerhana berdiri didepan panggung, ia menyapa semua tokoh dan penatua yang hadir.


“Kami merasa sangat terhormat karena kedatangan Pulau Utama yang diwakili oleh Komandan Utama Yun Meng serta para jajaran senior dari berbagai pulau besar”


Tuan paviliun gerhana menjelaskan bahwa selama proses perpaduan formasi berlangsung, akan ada pesta tarian dan musik untuk mengiringi para tamu agar tidak jenuh. Serta diberikan beberapa waktu mereka yang memiliki barang dan harta karun dan ingin menjualnya dalam lelang.