
“Saya akan membereskan semua ini, anda bisa membawa daoist Ma untuk berobat. Pemimpin Suci pasti memiliki beberapa obat yang mampu menyembuhkan dan membuat kondisinya membaik” Kultivator Mistik dari Kuil Sublime berkata.
Dewa Agung Lavana mengangguk, ia menggendong tubuh ringkih dari daoist Ma lalu berjalan menuju portal antar pulau.
Pemimpin Suci baru kembali bersama dengan empat kultivator Mistik Master. Masing- masing mereka membawa tiga hingga empat kultivator Mistik Maju yang terluka akibat ledakan markas hitam penyusup.
Untunglah perwakilan dari Istana Pusat mengirimkan tiga master pemurnian kelas 3 yang ditinggal di pulau utama. Segera ketiganya mulai menjalankan tugasnya dan mengobati kultivator Mistik Maju yang terluka.
Tidak lama seorang wanita berotot datang dengan menggendong seorang pria dipunggungnya. Ia menggendong pria itu tanpa kesulitan berarti dan mulai menyampaikan sesuatu pada Pemimpin Suci.
Pemimpin Suci segera meminta seorang diantara ketiga master pemurnian untuk datang dan mengobati daoist Ma terlebih dahulu. Akan sangat memalukan jika seorang kultivator Mistik Master harus tewas dalam misi pertama yang ia pimpin.
Untunglah daoist Ma dengan cepat sadarkan diri dan mulai menanyakan akhir dari pertarungan.
“Tenanglah, Dewa Agung Lavana tiba tepat waktu. Ia telah menceritakan semuanya pada saya” Pemimpin Suci berkata menenangkan daoist Ma.
Daoist Ma mengangguk lalu memutuskan untuk kembali beristirahat hingga kondisinya prima. Sementara pemimpin suci dan kultivator Mistik lainnya sedang menunggu kultivator Mistik dari Kuil Sublime tiba membawa informasi lengkap.
Satu jam kemudian barulah kultivator Kuil Sublime datang dan membawa sepuluh mayat kultivator Mistik Maju dan pemimpin mereka. Ditambah dengan dua kultivator Mistik Maju yang menjaga markas hitam dan meledakkan diri, total ada dua belas kultivator Mistik Maju.
Kekuatan seperti ini jelas tidak mampu ditandingi oleh kepulauan menengah yang hanya memiliki paling banyak dua hingga tiga kultivator Mistik Maju. Untuk tidak mengatakan mereka bahkan tidak sanggup menghadapi seorang kultivator Mistik Master yang kekuatannya dapat menghadapi selusin kultivator Mistik Maju dalam sekali waktu.
Mereka kemudian mulai membahas hal ini dan diakhir mereka sepakat untuk bersama- sama memberitahukan leluhur tertinggi mereka untuk tetap waspada. Mungkin saja akan lebih banyak penyusup ataupun gesekan yang terjadi dimasa depan.
Meski tidak sekalipun pernah terjadi perang besar antara contingen diwilayah barat namun tidak pernah kekurangan gesekan ataupun perang kecil diantara mereka. Meski terbilang kecil itu mungkin akan menewaskan dua hingga tiga kultivator Mistik Awal sekalipun ketika itu terjadi maka kekuatan contingen akan semakin melemah.
“Saya akan berjanji akan mengirimkan hadiah kontribusi untuk seluruh kepulauan yang telah mengirimkan perwakilan mereka dengan adil! Selain itu untuk mengganti kerugian karena beberapa kultivator yang tewas maka faksi Asal Mula akan berjanji untuk menggantinya dengan sumber daya yang senilai”
Pemimpin suci memberikan janjinya pada semua orang, dimasa depan seluruh kepulauan akan tetap menuruti keinginan dan perintah dari faksi Asal Mula karena mengira mereka akan mendapatkan hadiah dan imbalan yang sesuai.
Sementara mayat para penyusup akan dibawa oleh pemimpin suci untuk diperiksa, tidak ada yang keberatan dengan hal tersebut sebab mereka juga tidak memiliki hal yang dapat mereka lakukan dengan mayat.
Jika mereka tahu bahwa mayat- mayat tersebut akan digunakan sebagai esensi yang dapat meningkatkan kekuatan kultivator maka mereka mungkin akan berebut dan membayar mahal faksi Asal Mula untuk melakukannya.