To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Mengalahkan Genius Terkuat Pulau Utama



Namun lawannya berpikir jika ia bisa menghindari serangan Baisheng. Ia tidak tahu bahwa langkah itu hanyalah langkah tipuan demi menutupi rencananya yang asli.


Diam- diam Baisheng menumpahkan botol yang berisi serbuk Awan Transparan. lalu mulai menciptakan gelombang udara yang membawa serbuk itu ke seluruh arena pertandingan. Untuk tidak membuat kecurigaan lainnya, Baisheng melesat menghimpun segala kekuatan yang berada dalam tinjunya.


Meski ia bukanlah kultivator tempering tubuh namun ia dilatih oleh Zhen Yuan dilembah yang tandus dan penuh tekanan membuat tubuhnya jauh lebih kuat dari manusia biasa.


Didalam cahaya hitam, ia sekalipun tidak mengendur dan terus waspadan atas tindakan Baisheng. Tepat ketika sebuah tinju menerjang dirinya, ia sepenuhnya siap. Sebuah tombak dikeluarkan dan menghantam tinju Baisheng.


Getaran dengan cepat diterima, tangannya merasakan mati rasa menahan tombak dan daya pantulnya. Sementara Baisheng juga ikut terdorong kebelakang beberapa langkah.


“Sial” pemuda itu tidak menyangka jika kekuatan Baisheng akan sekuat ini. Ia sedikit menarik nafas setelah merasakan kedalaman hukum yang dipahami Baisheng belum dipakai sama sekali.


“Saya harus menyerang lebih dulu” pemuda itu sampai pada kesimpulannya.


Baisheng tersenyum kecil, ia melihat tinjunya sedikit terluka oleh tombak lawan. “Anda pandai bermain tombak, saya juga seperti itu” Baisheng mengeluarkan tombak andalannya.


Dalam sekejap ia melemparkan teknik Tombak Kaisar yang kali ini disertai dengan kedalaman hukum Tombak. Pemuda itu cemas karena kesempatannya untuk menyerang lebih dulu sirna ketika Baisheng juga ikut menyerang.


Pertandingan berubah menjadi adu tombak. Meski dipihak lawan kekuatannya jauh lebih kuat namun Baisheng mampu bertarung imbang karena kedalaman hukumnya yang tinggi. Ia hampir menguasai seluruh kedalaman hukum dan sedikit lagi menjadi sempurna.


Bunyi besi mata tombak dan ganggang kayu beradu, tidak terasa mereka telah bertarung lebih dari puluhan menit. Awalnya Baisheng setara dengannya tapi kemudian semakin lama bertarung lawannya menjadi semakin lemah dan terlihat jelas bahwa ia kebingungan.


“Ada apa ini? Kenapa saya merasakan kekuatan saya terhisap oleh Baisheng?” Ia panik merasakan kekuatannya perlahan berkurang. Ia menatap Baisheng dan mendapatkan senyuman kecil membuat hatinya menegang.


“Kau memainkan trik kecil ini! Baiklah lihat bagaimana trikmu hancur dihadapan teknik terkuat yang saya miliki. Ingatlah untuk bertahan sebab teknik ini bahkan dapat membunuh kultivator bijak lapisan 2!”


“Tombak Hitam Raja Ular!” Baisheng dapat merasakan tekanan yang kuat dari tombak lawannya. Serangan tombaknya juga menjadi lebih ganas dan menyerang Baisheng tanpa ampun. Ia sekali lagi jatuh keposisi yang tidak menguntungkan.


Banyak penonton menggeleng pelan atas kemalangan Baisheng. Ia sebenarnya lawan yang kuat dan mampu mengalahkan genius terkuat dari pulau utama. Sayangnya Baisheng kalah karena kurang dalam tingkatan kultivasi.


“Menyerahlah Baisheng, anda mungkin masih sempat keluar tanpa cedera kali ini. Tapi jika kau terus memaksa maka teknik ini mungkin akan memberimu luka yang serius”


“Kau begitu yakin atas kemenanganmu bahkan saya belum keluar semua!” Usai berkata seperti itu Baisheng melepaskan tekanan yang kuat. Auranya tiba- tiba meningkat drastis.


Para penonton dan mereka yang menyaksikan pertarungan tidak tahan untuk tidak kaget sebab mereka melihat Baisheng menerobos keranah yang lebih tinggi, Bijak Master. Terobosan itu membawa Baisheng ke tingkatan yang sama dengan lawannya.


“Sial!” Lawannya menggigit bibir, ia panik karena Baisheng menjadi sangat kuat sementara ia semakin melemah. Ia tidak bisa menerima kekalahan! Jika tidak maka pulau utama akan menghukumnya.


Namun sayang terobosan Baisheng telah membuatnya tidak lagi mendapatkan keuntungan. Baisheng tersenyum kecil, “Saat ini saya bisa mengalahkanmu! Tapi saya ingin mengalahkanmu dengan kekuatan penuh!”


Semua orang kembali tercengang ketika Baisheng menggunakan kedalaman hukum lainnya untuk memperkuat serangannya. Itu berbentuk  sinar kecil berwarna emas yang tidak lain adalah pemahamannya terhadap Hukum Cahaya.


Bang!


Ledakan terjadi ketika tombak Baisheng berhasil menghancurkan tombak lawannya menjadi berkeping- keping. Sementara itu lawannya terlempar belasan meter dengan memuntahkan beberapa teguk darah.


Kalah! Genius terkuat pulau utama telah dikalahkan! Sejarah kembali terukir ditangan Baisheng. Ia berhasil menjadi genius terkuat di turnamen kepulauan terbuang kali ini.


Komandan Starry Nght menggeleng kecewa, ia mengumumkan kemenangan Baisheng dengan pelan. Kini anak itu berada diperingkat pertama.


Sorak sorai terdengar, banyak tetua dan pemimpin pulau lainnya memberi selamat pada pemimpin pulau.


“Selamat pemimpin pulau” Wanita bercadar ungun menjadi yang pertama diantara penguasa pulau teratas.


“Terimakasih tuan istana”


“Daoist, saya ucapkan selamat!” Kini Tuan Dewa juga memberikan selamat.


Raja Hitam dan Grand Elder Lin Xi menjadi yang terakhir. Keduanya jelas memiliki kecemburuan yang mendalam ketika memberikan selamat.