To Be Celestial's Emperor II

To Be Celestial's Emperor II
Final III



“Jika mereka berdua dapat mengalahkannya maka tidak diragukan lagi sekte Obat Mujarab akan semakin kuat dimasa depan” Zhen Yuan menaruh sedikit harapan pada keduanya.


Pertandingan kemudian dimulai, sebagai sesama sekte, Botak Kun dan Shu Lian memiliki keunggulan dalam jumlah. Keduanya segera menggabungkan kekuatan mereka. Satu mengendalikan air dan yang lainnya mengendalikan api.


Komposisi yang begitu menakjubkan, sayangnya lawan mereka juga tidak kalah mengejutkan. Dengan pedangnya yang tipis bagaikan sayap dan panjang bagaikan samurai tidak membuat langkahnya berantakan melainkan menjadi lebih sempurna dalam menghadapi kepungan 2 elemen yang berlawanan.


Para penonton dan tetua sejenak terkagum dan terbius menyaksikan pertandingan ketiganya. Dalam hal kekuatan dan keterampilan, Botak Kun dan Shu Lian memiliki kelemahan tapi itu ditutupi dengan kerja sama antara keduanya.


Bunga api, gelombang air berhadapan dengan ratusan bilah pedang membuat panggung sayembara mengalami kerusakan. Beberapa lantai terlihat bekas goresan pedang yang panjang dan dalam sementara bagian lainnya dipenuhi dengan genangan air ataupun sisa pembakaran.


Semakin lama, pertempuran mereka semakin menakjubkan. Shu Lian kali ini telah mengeluarkan semua jurus dan teknik yang ia miliki berkaitan dengan unsur api, sementara Botak Kun tidak terhitung jumlah teknik yang ia keluarkan semuanya berhasil ditahan oleh lawan.


“Pedang Seribu Tebasan!” Teriaknya ketika dua bola api yang sangat besar menerjang. Dari pedangnya yang tipis itu bergerak bagaikan kilatan cahaya menghasilkan seribu pedang tidak lebih dan tidak kurang.


Ketika bola api itu telah menyentuh titik serang, seribu pedang itu merobek udara mengirimkan tebasan yang mengerikan dan berhasil menghancurkan bola api yang datang. Ia baru saja ingin bernafas legah tapi kemudian dikejutkan dengan puluhan bola air yang datang mengikuti bola api.


Untuk pertama kalinya, lawan Botak Kun dan Shu Lian terkena serangan. Ia terlempar jauh ketika seribu bola air itu tiba secara tiba- tiba dan membuatnya tidak siap melakukan perlawanan. Tidak membiarkan lawannya kembali bersiap, Botak Kun mengirimkan tapak berwarna hijau tepat ketika lawannya ingin menyentuh tanah.


Tapak hijau itu adalah teknik yang muncul dari pikirannya, membuatnya misterius dan juga kuat. Lawannya yang masih merasakan sakit ketika terkena ribuan bola air tidak mengharapkan dirinya sekali lagi terkena serangan dari Botak Kun.


Kali ini bukan hanya ia kembali terpental beberapa belas meter juga mengeluarkan darah segar disudut mulut dan hidungnya. Menatap Botak Kun dengan penuh amarah, ia melambaikan pedangnya, seribu bayangan pedang kembali terbentuk.


Keduanya segera membentuk lingkaran keseimbangan dan menjadi perisai pertama bagi Botak Kun. Tidak sampai disana, ia bergerak maju dengan masing- masing 3 bola air dan api di belakangnya mencoba mencari keuntungan menyerang.


Botak Kun melihat seribu pedang itu menghantam perisai dua elemen Shu Lian. Awalnya itu bisa bertahan tapi sedetik kemudian terlihat retakan kecil dan disusul retakan itu mulai membesar. Botak Kun menyadari ia tidak bisa bertumpu pada perisai Shu Lian.


Tiba- tiba muncul perintah meditasi dikepalanya, hatinya entah mengapa langsung tergerak tanpa diperintahkan. Botak Kun tiba- tiba melayang beberapa centimeter dari tanah dengan membentuk posisi lotus sempurna.


Awalnya mereka semua mengira perwakilan dari kerajaan Musim Semi yang akan mengendalikan pertarungan. Tapi tepat ketika ia terkecoh dengan trik kerja sama Botak Kun, mereka semua mulai merasa ragu.


Ditambah lagi Botak Kun berhasil membuat jagoan mereka terluka. Semua orang merasa mereka telah kembali merendahkan orang- orang dari wilayah tengah. Raja Shang dan raja lainnya tercengang melihat kemampuan kedua orang rendah itu menyaingi jenius kerajaan mereka.


Sementara Zhen Yuan tertawa kecil, “Tidak sia- sia saya mengajarkan mereka trik- trik menipu. Dimasa depan saya akan mengajarkan mereka trik lainnya”


Raja Shang melotot kearah Zhen Yuan, ia mendengar ucapannya. “Raja Shang, anda benar- benar berbohong. Saya hampir saja tertipu dengan ucapanmu.” ucap Zhen Yuan sambil membalas tatapan Raja Shang.


“Lihatlah bagaimana ia sangat mudah kehilangan kendali dan marah. Jika karakternya terus seperti itu maka ia tidak akan bisa menjadi kultivator puncak dimasa depan” Zhen Yuan menunjuk kearah jagoan semua orang.


Senyuman Zhen Yuan semakin lebar ketika ia merasakan aura budha kembali hadir disana. Kali ini jauh lebih kuat bersamaan dengan posisi Botak Kun yang kini telah memasuki meditasi yang luas. Kebanyak orang merasa heran dan bingung menyaksikan tindakan Botak Kun yang masih sempat untuk meditasi ditengah- tengah serangan lawan. Tapi mereka semua sadar ketika aura hijau ditubuh Botak Kun kini meresap diudara dan bergerak menuju perisai.  Ajaibnya, setelah itu perisai Shu Lian kembali normal, retakan kecil pun tidak lagi terlihat dimukanya.


Lawannya tidak mengharapkan Botak Kun mampu mengatasi serangannya. Ia terlalu fokus ketika melakukan serangan membuat kehadiran Shu Lian yang telah berada dibelakangnya dan siap menyerang tidak ia perhatikan.